PT MRT Jakarta resmi menyelesaikan pembangunan terowongan MRT Jakarta jalur arah utara (northbound tunnel) yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta hingga Stasiun Kota. Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya jalur bawah tanah fase 1 dan fase 2A tersambung secara fisik, meski belum dapat digunakan penumpang karena pembangunan fase 2A masih terus berlanjut (ANTARA News, 2026).
Terowongan MRT Jakarta Fase 2A Berhasil Tersambung dari Bundaran HI hingga Kota
Penyelesaian terowongan ditandai dengan momen breakthrough, yaitu saat mesin bor terowongan atau Tunnel Boring Machine (TBM) 1 berhasil menembus sisi selatan Stasiun Mangga Besar. Keberhasilan tersebut menandai tersambungnya jalur bawah tanah sepanjang sekitar 5,8 kilometer yang menghubungkan Bundaran HI Bank Jakarta dengan Stasiun Kota pada lintas utara–selatan fase 2A (ANTARA News, 2026).
Momen breakthrough menjadi salah satu tahapan paling krusial dalam proyek konstruksi bawah tanah. Pada tahap ini, mesin bor berhasil mencapai titik akhir penggalian sesuai desain sehingga seluruh lintasan terowongan arah utara dapat terhubung secara utuh. Keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa proses penggalian berjalan sesuai target konstruksi yang telah ditetapkan (Berita Jakarta, 2026).
Terowongan arah utara ini berada pada kedalaman hingga sekitar 28 meter di bawah permukaan tanah dan menjadi bagian dari jaringan MRT bawah tanah terdalam yang sedang dibangun di Indonesia. Proyek tersebut merupakan bagian dari pengembangan MRT Jakarta Fase 2A yang akan memperpanjang layanan dari Bundaran HI menuju Kota (ANTARA News, 2026).
Breakthrough Tunnel Boring Machine Menjadi Tonggak Penting Proyek MRT
Tunnel Boring Machine (TBM) merupakan mesin khusus yang digunakan untuk menggali terowongan bawah tanah secara presisi tanpa mengganggu aktivitas di permukaan. Teknologi ini memungkinkan pembangunan jalur MRT tetap berlangsung di bawah kawasan padat aktivitas seperti pusat bisnis dan kawasan bersejarah Jakarta (ANTARA News, 2026).
Keberhasilan breakthrough memberikan sejumlah manfaat bagi kelanjutan pembangunan fase 2A, antara lain:
- Jalur bawah tanah fase 1 dan fase 2A kini telah tersambung secara fisik.
- Proses konstruksi memasuki tahapan pemasangan rel dan sistem pendukung.
- Risiko keterlambatan akibat pekerjaan penggalian dapat diminimalkan.
- Pembangunan stasiun dan sistem operasional dapat dipercepat secara bertahap.
- Proyek semakin mendekati target operasional sesuai jadwal (Berita Jakarta, 2026).
Jalur MRT Belum Beroperasi Meski Terowongan Sudah Tersambung
Meskipun jalur bawah tanah arah utara telah tersambung, masyarakat belum dapat menggunakan lintasan tersebut dalam waktu dekat. Tim konstruksi masih harus menyelesaikan sejumlah pekerjaan penting sebelum fase 2A dapat dioperasikan untuk layanan penumpang (ANTARA News, 2026).
Beberapa pekerjaan yang masih berlangsung meliputi:
- Penyelesaian terowongan arah selatan (southbound tunnel) dari Kota menuju Bundaran HI.
- Pemasangan rel kereta di sepanjang lintasan.
- Instalasi sistem persinyalan dan telekomunikasi.
- Pemasangan sistem kelistrikan serta catu daya.
- Penyelesaian pekerjaan arsitektur dan fasilitas stasiun.
- Pengujian (testing) dan commissioning sebelum operasional komersial dimulai (Berita Jakarta, 2026).
Progres MRT Jakarta Fase 2A Capai 61,8 Persen
Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga 25 Juni 2026, progres keseluruhan proyek telah mencapai 61,8 persen, mencakup pekerjaan konstruksi terowongan, pembangunan stasiun, hingga persiapan instalasi berbagai sistem operasional. Capaian tersebut dinilai sesuai dengan target yang telah ditetapkan untuk memperluas layanan MRT menuju kawasan Kota Tua Jakarta. (ANTARA News, 2026).
Fase 2A akan menambah tujuh stasiun bawah tanah yang menghubungkan pusat bisnis hingga kawasan bersejarah Jakarta. Jalur tersebut diharapkan meningkatkan konektivitas antarkawasan sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi. (ANTARA News, 2026).
Stasiun yang dibangun pada MRT Jakarta Fase 2A meliputi:
- Thamrin
- Monas
- Harmoni
- Sawah Besar
- Mangga Besar
- Glodok
- Kota
Target Operasional MRT Jakarta Hingga Stasiun Kota
PT MRT Jakarta menargetkan segmen Bundaran HI–Monas mulai melayani penumpang pada akhir 2027 setelah seluruh pekerjaan konstruksi, instalasi sistem, serta pengujian selesai dilaksanakan. Setelah segmen pertama beroperasi, pembangunan akan berlanjut hingga seluruh lintasan menuju Stasiun Kota dapat difungsikan secara penuh. (ANTARA News, 2026).
Segmen Bundaran HI-Kota ditargetkan rampung pada akhir 2029. Kehadiran lintasan baru tersebut diharapkan memperluas jangkauan layanan MRT Jakarta ke pusat kegiatan ekonomi, kawasan wisata sejarah, serta berbagai simpul transportasi umum di Jakarta.
Beberapa manfaat yang diharapkan setelah Fase 2A beroperasi antara lain:
- Memperluas jaringan MRT hingga kawasan Kota Tua.
- Mempermudah integrasi dengan moda transportasi lainnya.
- Mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat Jakarta.
- Meningkatkan mobilitas masyarakat secara lebih cepat dan efisien.
- Mendukung pengembangan kawasan berorientasi transportasi publik (Transit Oriented Development/TOD). (ANTARA News, 2026).
Terowongan MRT Menjadi Langkah Besar Modernisasi Transportasi Jakarta
Keberhasilan menyambungkan terowongan bawah tanah dari Bundaran HI hingga Kota menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam pembangunan MRT Jakarta sejak fase pertama mulai beroperasi pada 2019. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi massal di Jakarta terus bergerak sesuai tahapan yang telah direncanakan meskipun masih menyisakan sejumlah pekerjaan sebelum layanan dapat dibuka untuk masyarakat. (ANTARA News, 2026).
Ke depan, penyelesaian MRT Jakarta Fase 2A diharapkan mampu meningkatkan kualitas transportasi publik, mempercepat waktu perjalanan, serta mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum yang lebih ramah lingkungan. Pengembangan jaringan MRT juga menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Ikuti berbagai informasi terbaru seputar pembangunan infrastruktur, transportasi publik, dan perkembangan Jakarta hanya di Garap Media. Kami akan terus menghadirkan berita yang akurat, mendalam, dan berdasarkan sumber tepercaya.
Jangan lewatkan artikel menarik lainnya di Garap Media untuk memperoleh informasi terkini mengenai proyek strategis nasional, kebijakan transportasi, dan inovasi pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Referensi
