Robot Humanoid China Pecahkan Rekor Lari 100 Meter Usain Bolt

Last Updated: 24 August 2026, 04:55

Bagikan:

Robot Humanoid China Lari
Robot humanoid tampil dalam kompetisi World Humanoid Robot Games 2026 di Beijing. Sumber gambar: ANTARA FOTO/Desca Lidya Natalia.
Table of Contents

Robot humanoid China Tiangong Ultra mencatat waktu 9,39 detik dalam nomor lari 100 meter pada World Humanoid Robot Games 2026 di Beijing. Catatan tersebut melampaui rekor dunia Usain Bolt sebesar 9,58 detik yang bertahan sejak 2009.

Robot Humanoid China Tiangong Ultra Catat Waktu 9,39 Detik

Tiangong Ultra menempuh jarak 100 meter dalam 9,39 detik pada babak kualifikasi World Humanoid Robot Games. Robot tersebut dikembangkan oleh Beijing Humanoid Robot Innovation Center dan tampil dalam kompetisi yang berlangsung di Beijing.

Catatan Tiangong Ultra unggul 0,19 detik dari rekor 9,58 detik milik Usain Bolt. Bolt mencatat rekor tersebut pada Kejuaraan Dunia Atletik 2009 di Berlin dan mempertahankan posisi sebagai pemegang rekor dunia lari 100 meter putra hingga pencapaian robot tersebut. (Reuters, 2026)

Performa Tiangong Ultra menunjukkan peningkatan besar dibandingkan kompetisi tahun sebelumnya. Robot tersebut mencatat waktu 21,50 detik pada nomor 100 meter dalam edisi pertama World Humanoid Robot Games.

Lightning Honor Juga Lampaui Rekor Usain Bolt

Robot humanoid Lightning buatan Honor juga mencatat performa di bawah rekor Bolt. Lightning menyelesaikan lomba dengan waktu 9,47 detik dan menempati posisi di belakang Tiangong Ultra.

Catatan Lightning bahkan menunjukkan kemampuan yang lebih tinggi dalam sesi uji coba sebelum kompetisi. Robot tersebut mencatat waktu 9,32 detik dan mencapai kecepatan puncak 14,5 meter per detik dalam pengujian.

Beberapa pencapaian robot humanoid China dalam ajang tersebut meliputi:

  • Tiangong Ultra mencatat waktu 9,39 detik pada lomba 100 meter.
  • Lightning mencatat waktu 9,47 detik dalam perlombaan.
  • Lightning mencatat 9,32 detik dalam sesi uji coba.
  • Lightning mencapai kecepatan puncak 14,5 meter per detik.
  • Tiangong Ultra memperbaiki catatan 21,50 detik dari kompetisi 2025.

World Humanoid Robot Games 2026 Uji Kemampuan Robot Secara Mandiri

World Humanoid Robot Games 2026 berlangsung di Beijing pada 22–26 Agustus. Penyelenggara menyiapkan kompetisi olahraga sekaligus berbagai skenario yang menguji kemampuan robot dalam kondisi yang lebih dekat dengan kehidupan nyata.

Pemerintah Beijing menyebut penyelenggara meningkatkan aspek otonomi robot pada edisi kedua. Nomor lari 100 meter bahkan menggunakan robot yang beroperasi secara penuh tanpa kendali langsung manusia.

Kompetisi tahun ini juga menguji kemampuan robot dalam sejumlah bidang, seperti:

  • Atletik dan lari.
  • Sepak bola.
  • Tenis meja.
  • Street dance.
  • Pemadaman kebakaran.
  • Pekerjaan rumah tangga.
  • Bantuan di sektor ritel.
  • Tugas operasional dalam lingkungan nyata.

Lebih dari 2.000 robot dari berbagai tim ikut ambil bagian dalam ajang tersebut. Reuters melaporkan kompetisi mencakup 51 nomor dengan lebih dari 1.000 pertandingan atau perlombaan.

Kecepatan Robot Humanoid Masih Diikuti Tantangan Kendali

Kecepatan tinggi belum otomatis menunjukkan bahwa robot humanoid telah menyamai kemampuan manusia dalam seluruh aspek. Tiangong Ultra dan Lightning menunjukkan kesulitan ketika harus menghentikan gerakan setelah mencapai garis finis.

Sejumlah robot bahkan kehilangan kendali setelah menyelesaikan lomba. Robot tersebut menabrak pembatas yang disiapkan untuk menghentikan laju mereka sebelum akhirnya terjatuh. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan robot masih membutuhkan peningkatan pada keseimbangan, pengereman, dan koordinasi gerak.

Kemampuan operasional menjadi ukuran penting selain kecepatan. Reuters mencatat bahwa ajang tersebut juga menguji robot dalam tugas seperti menghubungkan kabel, mengisi kendaraan listrik, memindahkan barang, serta menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian.

China Dorong Robot Humanoid Menuju Penggunaan Dunia Nyata

China terus mendorong pengembangan robot humanoid sebagai bagian dari perkembangan industri teknologi. Pemerintah Beijing menempatkan robot humanoid sebagai salah satu bidang prioritas dan mendorong penerapannya dalam berbagai sektor.

World Humanoid Robot Games juga memperluas pengujian dari arena kompetisi menuju lingkungan yang menyerupai kondisi kerja sebenarnya. Robot harus menyelesaikan tugas dalam lingkungan seperti pabrik, hotel, dan rumah model dengan tingkat otonomi yang lebih tinggi.

Pencapaian Tiangong Ultra memperlihatkan kemajuan signifikan pada kemampuan mekanis robot humanoid. Namun, penerapan teknologi tersebut masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut agar robot mampu bekerja secara aman, stabil, dan mandiri dalam berbagai kondisi.

Perkembangan tersebut menarik untuk terus diikuti karena persaingan teknologi robot humanoid semakin berkembang. Pembaca juga dapat mengikuti artikel teknologi lainnya di Garap Media untuk mendapatkan informasi mengenai inovasi kecerdasan buatan, robotika, dan perkembangan teknologi terbaru.

Informasi mengenai kompetisi dan kemampuan robot juga dapat menjadi referensi untuk memahami arah industri robot humanoid. Pembaca dapat membaca artikel terkait lainnya di Garap Media agar tidak tertinggal dari perkembangan teknologi global.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /