Harga Biosolar B50 Resmi Berlaku, Simak Harga dan Cakupan SPBU Pertamina

Last Updated: 10 July 2026, 16:03

Bagikan:

Biosolar B50 Berlaku
Peluncuran implementasi B50 menjadi langkah nyata Indonesia dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan berbasis biodiesel. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada impor solar dan mendukung transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan. Sumber gambar: Kementerian ESDM.
Table of Contents

Pemerintah resmi meluncurkan Biosolar B50 sebagai bahan bakar campuran biodiesel dengan kandungan 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dan 50 persen solar. Produk tersebut mulai disalurkan melalui SPBU Pertamina pada 10 Juli 2026 dengan harga Rp6.800 per liter sesuai penugasan pemerintah. Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor solar (CNBC Indonesia, 2026).

Penyaluran Biosolar B50 dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia. Pada tahap awal implementasi, sekitar 57 persen SPBU Pertamina telah melayani penjualan Biosolar B50 kepada masyarakat. Pemerintah menargetkan distribusi akan terus diperluas hingga menjangkau seluruh jaringan SPBU Pertamina secara bertahap (CNBC Indonesia, 2026).

Harga Biosolar B50 Tetap Rp6.800 per Liter

Harga Biosolar B50 ditetapkan sebesar Rp6.800 per liter, sama seperti harga Biosolar bersubsidi sebelumnya. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat sekaligus mendukung penerapan mandatori biodiesel tanpa menambah beban konsumen. Pemerintah berharap kebijakan ini dapat mempercepat pemanfaatan energi baru terbarukan di sektor transportasi dan industri (CNBC Indonesia, 2026).

Peluncuran Biosolar B50 juga menjadi kelanjutan dari program mandatori biodiesel yang sebelumnya dimulai dari B20, kemudian B30, B35, hingga B40. Peningkatan kandungan biodiesel dilakukan secara bertahap untuk mengurangi konsumsi bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan pemanfaatan bahan baku dalam negeri (Kementerian ESDM, 2026).

Distribusi Biosolar B50 Dilakukan Bertahap di SPBU Pertamina

Pertamina mulai mendistribusikan Biosolar B50 melalui jaringan SPBU yang telah memenuhi kesiapan infrastruktur dan pasokan. Distribusi dilakukan secara bertahap agar proses transisi berjalan lancar tanpa mengganggu kebutuhan energi masyarakat.

Beberapa fakta mengenai implementasi Biosolar B50 meliputi:

  • Mulai dipasarkan secara resmi pada 10 Juli 2026.
  • Dijual dengan harga Rp6.800 per liter.
  • Tahap awal telah tersedia di sekitar 57 persen SPBU Pertamina.
  • Distribusi dilakukan secara bertahap hingga menjangkau seluruh wilayah.
  • Menjadi bagian dari program pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional (CNBC Indonesia, 2026).

Program B50 Dukung Ketahanan Energi Nasional

Penerapan B50 merupakan salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan berbasis kelapa sawit. Selain mengurangi ketergantungan terhadap impor solar, program ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah industri sawit nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Berdasarkan hasil uji coba di sektor pertambangan, penggunaan B50 menunjukkan performa yang positif pada berbagai jenis alat berat dan kendaraan operasional. Hasil tersebut menjadi dasar pemerintah untuk memperluas implementasi Biosolar B50 ke berbagai sektor pengguna secara bertahap (Kementerian ESDM, 2026).

Implementasi Biosolar B50 Diharapkan Kurangi Ketergantungan Impor Energi

Pemerintah menilai implementasi Biosolar B50 dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor solar. Kebijakan tersebut juga diharapkan meningkatkan pemanfaatan biodiesel berbahan baku minyak sawit dalam negeri. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan (Kementerian ESDM, 2026).

Penerapan Biosolar B50 juga memberikan manfaat bagi berbagai sektor yang menggunakan bahan bakar diesel. Pemerintah berharap distribusi yang semakin luas dapat mempercepat adopsi B50 di sektor transportasi, logistik, hingga industri (CNBC Indonesia, 2026).

Biosolar B50 Berpotensi Memberikan Berbagai Manfaat

Implementasi Biosolar B50 diharapkan memberikan sejumlah manfaat bagi masyarakat maupun sektor energi nasional, di antaranya:

  • Mengurangi ketergantungan terhadap impor solar.
  • Meningkatkan pemanfaatan biodiesel berbasis minyak sawit.
  • Memperkuat ketahanan energi nasional.
  • Mendukung penggunaan energi baru terbarukan.
  • Mendorong nilai tambah industri kelapa sawit Indonesia.

Pemerintah Akan Perluas Distribusi Biosolar B50

Pemerintah bersama Pertamina akan memperluas penyaluran Biosolar B50 ke lebih banyak SPBU secara bertahap. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat di berbagai daerah dapat memperoleh akses terhadap bahan bakar baru ini secara merata. Pada tahap awal, sekitar 57 persen SPBU Pertamina telah melayani penjualan Biosolar B50 (CNBC Indonesia, 2026).

Kementerian ESDM menyatakan bahwa hasil uji coba Biosolar B50 menunjukkan performa yang positif. Temuan tersebut menjadi dasar untuk memperluas implementasi program ke berbagai sektor pengguna diesel di Indonesia (Kementerian ESDM, 2026).

Peluncuran Biosolar B50 menandai langkah baru pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui peningkatan pemanfaatan biodiesel. Dengan harga yang tetap terjangkau dan distribusi yang terus diperluas, program ini diharapkan mampu mendukung pengurangan impor solar sekaligus meningkatkan penggunaan energi berbasis sumber daya dalam negeri.

Ikuti informasi terbaru seputar energi, kebijakan pemerintah, dan perkembangan industri nasional hanya di Garap Media. Temukan berbagai artikel informatif lainnya yang disajikan secara akurat, terpercaya, dan mudah dipahami agar tidak ketinggalan berita terkini.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /