Fenomena “Adulting” yang Ternyata Berat

Last Updated: 23 May 2026, 21:07

Bagikan:

Fenomena “Adulting” yang Ternyata Berat
Table of Contents

Garap Media Istilah adulting belakangan ini semakin sering digunakan oleh generasi muda di media sosial. Banyak orang memakai istilah tersebut untuk menggambarkan realita kehidupan dewasa yang ternyata jauh lebih berat dibanding bayangan saat masih kecil. Ketika memasuki usia dewasa, seseorang mulai dihadapkan pada tanggung jawab finansial, pekerjaan, hubungan sosial, hingga tekanan untuk menentukan arah hidupnya sendiri. Awalnya banyak orang mengira menjadi dewasa berarti memiliki kebebasan penuh, tetapi kenyataannya justru dipenuhi tuntutan dan tekanan baru. Tidak sedikit individu akhirnya merasa lelah secara mental karena harus menghadapi berbagai masalah hidup sendirian. Media sosial juga membuat fenomena adulting semakin relate karena banyak orang membagikan pengalaman stres menghadapi kehidupan dewasa setiap hari. Yang lebih mengkhawatirkan, sebagian orang merasa gagal menjadi dewasa hanya karena hidupnya belum sesuai standar sosial tertentu. Karena itu, penting untuk memahami kenapa fenomena adulting ternyata terasa sangat berat bagi banyak orang di era modern saat ini.

Tanggung Jawab Hidup Semakin Bertambah Saat Dewasa

Ketika seseorang mulai memasuki usia dewasa, tanggung jawab hidup biasanya ikut bertambah secara signifikan. Banyak individu harus mulai memikirkan pekerjaan, biaya hidup, pendidikan, keluarga, hingga masa depan finansialnya sendiri. Kondisi ini membuat kehidupan terasa jauh lebih kompleks dibanding masa remaja yang relatif lebih sederhana. Akibatnya, banyak orang merasa tertekan karena harus menghadapi berbagai keputusan penting dalam hidupnya sendiri. Secara analisis, menjadi dewasa berarti seseorang mulai dituntut mandiri secara emosional maupun finansial oleh lingkungan sosialnya. Yang lebih kritis, tidak semua orang benar-benar siap menghadapi perubahan besar tersebut dalam waktu cepat. Akibatnya, banyak individu merasa kebingungan dan kehilangan arah ketika mulai menjalani kehidupan dewasa. Fenomena inilah yang membuat adulting terasa sangat berat dan melelahkan bagi banyak orang saat ini.

Tekanan Finansial Membuat Banyak Orang Stres

Masalah finansial menjadi salah satu bagian paling berat dalam fase adulting. Ketika mulai dewasa, seseorang harus belajar mengatur uang, membayar kebutuhan hidup, dan memikirkan kestabilan ekonomi masa depannya. Kondisi ini membuat banyak orang merasa cemas karena kebutuhan hidup terus meningkat setiap waktu. Akibatnya, tekanan finansial sering menjadi sumber stres utama dalam kehidupan orang dewasa modern. Secara analisis, kondisi ekonomi saat ini membuat generasi muda menghadapi tantangan finansial yang jauh lebih besar dibanding sebelumnya. Yang lebih mengkhawatirkan, media sosial sering menampilkan standar kesuksesan finansial yang tinggi sehingga banyak orang merasa tertinggal secara ekonomi. Akibatnya, seseorang mudah merasa gagal ketika belum memiliki pekerjaan mapan, tabungan besar, atau kehidupan stabil seperti yang dilihat di internet. Karena itu, tekanan finansial menjadi salah satu alasan utama kenapa fenomena adulting terasa sangat melelahkan secara mental.

Media Sosial Membuat Adulting Terasa Lebih Berat

Media sosial memiliki pengaruh besar terhadap cara seseorang memandang kehidupan dewasanya sendiri. Banyak orang melihat teman sebaya terlihat sukses, memiliki karier bagus, hubungan ideal, atau kehidupan yang tampak sempurna di internet. Akibatnya, seseorang mulai membandingkan hidupnya sendiri dan merasa tertinggal dibanding orang lain. Kondisi ini membuat fase adulting terasa lebih berat karena muncul tekanan untuk segera sukses dalam waktu cepat. Secara analisis, budaya perbandingan sosial membuat banyak individu sulit menikmati proses hidupnya sendiri secara realistis. Yang lebih kritis, media sosial sering hanya menampilkan hasil akhir tanpa memperlihatkan perjuangan dan kesulitan yang sebenarnya dialami seseorang. Namun banyak orang tetap menjadikan standar tersebut sebagai ukuran keberhasilan hidup dewasa yang harus dicapai. Fenomena inilah yang membuat banyak individu merasa tidak cukup baik dalam menjalani kehidupan dewasanya sendiri.

Banyak Orang Merasa Kesepian Saat Dewasa

Fase adulting juga membuat banyak orang mulai merasakan kesepian secara emosional. Ketika dewasa, lingkaran pertemanan biasanya mulai berubah karena setiap orang sibuk dengan kehidupannya masing-masing. Akibatnya, seseorang menjadi lebih jarang memiliki waktu berkumpul atau berbagi cerita seperti saat sekolah dulu. Kondisi ini membuat banyak individu merasa harus menghadapi masalah hidupnya sendirian tanpa dukungan emosional yang cukup. Secara psikologis, manusia tetap membutuhkan hubungan sosial yang sehat agar kondisi mentalnya tetap stabil. Namun kehidupan dewasa modern sering membuat seseorang terlalu sibuk bekerja hingga sulit menjaga hubungan sosial dengan baik. Yang lebih mengkhawatirkan, kesepian dalam jangka panjang dapat memengaruhi kesehatan mental dan membuat seseorang merasa kehilangan semangat hidup. Karena itu, menjaga hubungan sosial menjadi hal penting agar fase adulting tidak terasa terlalu berat secara emosional.

Cara Menjalani Adulting dengan Lebih Sehat

Menjalani fase adulting membutuhkan pola pikir yang lebih realistis dan sehat terhadap kehidupan. Salah satu hal penting yang perlu dipahami adalah bahwa tidak ada orang dewasa yang benar-benar memiliki hidup sempurna. Setiap individu sebenarnya sedang belajar menghadapi kehidupannya masing-masing meskipun terlihat tenang di luar. Karena itu, seseorang tidak perlu terus membandingkan proses hidupnya dengan orang lain di media sosial. Secara analisis, menerima bahwa hidup memang penuh tantangan dapat membantu seseorang lebih tenang menghadapi fase dewasa. Yang lebih penting, menjaga kesehatan mental, hubungan sosial, dan pola hidup seimbang jauh lebih berarti dibanding memaksakan diri memenuhi standar sosial tertentu. Dengan pola pikir yang lebih realistis, seseorang dapat menjalani adulting tanpa terus merasa gagal atau tertinggal. Pada akhirnya, menjadi dewasa bukan tentang memiliki hidup sempurna, tetapi tentang belajar bertahan dan berkembang secara perlahan.

Penutup

Fenomena adulting menjadi hal yang sangat relate bagi banyak orang di era modern saat ini. Kehidupan dewasa ternyata tidak hanya tentang kebebasan, tetapi juga dipenuhi tanggung jawab, tekanan finansial, dan tantangan mental yang cukup besar. Media sosial juga membuat banyak individu merasa tertinggal karena terus membandingkan hidupnya dengan pencapaian orang lain. Akibatnya, banyak orang merasa stres, cemas, dan kehilangan arah saat menjalani fase dewasa. Padahal setiap orang memiliki proses hidup yang berbeda dan tidak harus sukses dalam waktu yang sama. Karena itu, penting untuk menjalani kehidupan dewasa dengan pola pikir yang lebih sehat dan realistis. Menjaga kesehatan mental, hubungan sosial, dan keseimbangan hidup dapat membantu seseorang menghadapi fase adulting dengan lebih baik. Di tengah tekanan hidup modern, kemampuan menerima proses hidup menjadi salah satu hal penting dalam menjalani kehidupan dewasa.

Sumber Referensi

• BBC Worklife — https://www.bbc.com/worklife/article/20220112-why-adulting-feels-so-exhausting-for-young-people
• Psychology Today — https://www.psychologytoday.com/us/basics/adulthood
• Verywell Mind — https://www.verywellmind.com/why-adulting-is-so-hard-5209111
• Healthline — https://www.healthline.com/health/mental-health/adulting
• Harvard Health Publishing — https://www.health.harvard.edu/mind-and-mood/social-connections-and-mental-health
• Forbes — https://www.forbes.com/sites/traversmark/2023/11/05/why-so-many-young-adults-feel-overwhelmed-by-life/
• Mayo Clinic — https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/stress-management/in-depth/stress/art-20046037
• American Psychological Association (APA) — https://www.apa.org/topics/stress/young-adult-mental-health

Tags:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /