Dyson resmi memperkenalkan Dyson CameraJet sebagai sikat gigi listrik pertamanya yang menggabungkan penyikatan, flossing berbasis jet, dan penyemprotan mouthwash dalam satu perangkat. Teknologi kamera makro 100.000 piksel membantu CameraJet mendeteksi celah antargigi secara real-time dan mengarahkan semprotan mouthwash ke area tersebut. Harga perangkat mencapai US$499,99 atau sekitar Rp8,2 juta, sementara Indonesia belum menjadi pasar peluncuran awal produk tersebut (Dyson, 2026).
Dyson CameraJet Menggunakan Kamera 100.000 Piksel untuk Flossing
Kamera makro 100.000 piksel berada di dekat kepala sikat CameraJet untuk memantau gigi selama proses pembersihan. Kamera tersebut mengambil hingga 28 gambar per detik sehingga teknologi AI dapat mengenali posisi dan celah antargigi secara langsung. Kemampuan tersebut memungkinkan perangkat menentukan area yang membutuhkan semprotan tanpa mengharuskan pengguna mengarahkan jet secara manual (Dyson, 2026).
Teknologi Gap Optical Targeting menentukan lokasi celah antargigi yang menjadi sasaran pembersihan. Algoritma pembelajaran mesin menggunakan 470.000 gambar gigi sebagai data pelatihan selama pengembangan CameraJet. Kumpulan data tersebut membantu teknologi mengenali pola dan posisi celah gigi secara lebih akurat (Dyson, 2026).
Deteksi celah antargigi akan memicu CameraJet untuk mengaktifkan jet mouthwash secara otomatis. Mekanisme tersebut dapat memulai penyemprotan sekitar 100 milidetik setelah kamera menemukan area sasaran. Proses tersebut membuat flossing berbasis cairan berlangsung secara lebih terarah (Dyson, 2026).
Fitur utama kamera dan AI pada Dyson CameraJet meliputi:
- Kamera makro 100.000 piksel memantau area gigi secara detail.
- Kecepatan 28 gambar per detik membantu sistem membaca celah secara real-time.
- AI Gap Optical Targeting menentukan posisi celah antargigi.
- Jet berbentuk kerucut menyemprotkan mouthwash ke area sasaran.
- Mode otomatis dan manual memberikan pilihan pengoperasian kepada pengguna (Dyson, 2026).
Tangki Mouthwash Dyson CameraJet Tetap Bekerja Saat Sikat Terbalik
Tangki mouthwash CameraJet memiliki kapasitas 12,5 mililiter dan mempertahankan aliran cairan dalam berbagai posisi. Teknologi Anti-Gravity Tank menggunakan pompa diafragma dan ruang tekanan untuk menjaga aliran mouthwash ketika pengguna memiringkan atau membalik perangkat (Dyson, 2026).
Desain tersebut membantu pengguna membersihkan bagian belakang gigi tanpa kehilangan aliran cairan. Docking station juga dapat mengisi ulang tangki dalam waktu sekitar tiga detik sehingga proses pengisian berlangsung lebih praktis (Dyson, 2026).
Mekanisme conical jet menyebarkan cairan ke area target dengan pola semprotan berbentuk kerucut. Dyson mengembangkan mekanisme tersebut sebagai bagian dari pendekatan flossing berbasis cairan pada CameraJet. Pengujian internal perusahaan juga membandingkan desain tersebut dengan jet berbentuk jarum selama pengembangan sistem pembersihan (Dyson, 2026).
Aplikasi MyDyson Menampilkan Proses Menyikat Secara Langsung
Kamera pada kepala sikat CameraJet terhubung dengan aplikasi MyDyson melalui konektivitas Wi-Fi dan Bluetooth. Pengguna dapat melihat proses pembersihan secara langsung ketika perangkat digunakan. Integrasi tersebut menjadikan aplikasi sebagai pendamping untuk memantau aktivitas menyikat dan flossing (Dyson, 2026).
Aplikasi MyDyson menyediakan sejumlah fitur pendamping untuk membantu pengguna meningkatkan teknik pembersihan gigi, yaitu:
- Live viewing menampilkan proses pembersihan secara langsung.
- Coverage mapping menunjukkan area gigi yang sudah dan belum dibersihkan.
- Guided cleaning memberikan panduan selama sesi menyikat.
- Cleaning insights memberikan informasi mengenai kebiasaan pembersihan.
- Personalized feedback membantu pengguna memperbaiki teknik menyikat (Dyson, 2026).
Aspek privasi juga menjadi bagian dari sistem kamera CameraJet. Dyson menyatakan perangkat tersebut tidak menyimpan gambar pada perangkat maupun cloud. Gambar yang ditampilkan melalui aplikasi akan dihapus setelah proses penayangan selesai (Dyson, 2026).
Kepala Sikat Dyson CameraJet Menggabungkan Dua Jenis Bulu
Kepala sikat CameraJet menggunakan dua zona bulu untuk melengkapi fungsi jet mouthwash. Zona tersebut dirancang untuk membersihkan garis gusi sekaligus membantu mengangkat noda pada permukaan gigi. Kombinasi tersebut membuat proses pembersihan tidak hanya mengandalkan semprotan cairan (Dyson, 2026).
Teknologi variable sonic oscillation menggerakkan bulu sikat ketika kepala sikat menyentuh permukaan gigi. Pengguna dapat memilih tiga tingkat intensitas untuk menyesuaikan kekuatan penyikatan dengan kebutuhan masing-masing (Dyson, 2026).
Pasta gigi non-foaming dan mouthwash rendah busa juga dikembangkan untuk mendukung sistem kamera. Formula tersebut membantu menjaga bidang pandang kamera agar tetap dapat membaca celah antargigi selama proses pembersihan berlangsung (Dyson, 2026).
Harga Dyson CameraJet Mencapai US$499,99
Harga Dyson CameraJet mencapai US$499,99 atau sekitar Rp8,2 juta. Nilai tersebut menempatkan produk dalam kategori sikat gigi listrik premium karena perangkat menggabungkan kamera, AI, sistem jet, konektivitas aplikasi, dan teknologi penyikatan dalam satu produk (Dyson, 2026).
Paket penjualan mencakup sikat gigi, docking station, travel case, serta perlengkapan perawatan gigi. Pilihan warna Ceramic Ultra Blue dan Ceramic Pink tersedia pada pasar yang mendapatkan peluncuran awal (Dyson, 2026).
Peluncuran CameraJet berlangsung pada September 2026 melalui situs resmi Dyson, Dyson Demo Stores, dan sejumlah peritel tertentu. Indonesia belum termasuk pasar yang menyediakan perangkat tersebut pada tahap peluncuran awal sehingga konsumen Indonesia belum dapat membelinya secara resmi melalui kanal lokal (Dyson, 2026).
Dyson CameraJet membawa kamera makro, AI, dan sistem jet ke dalam perangkat perawatan gigi rumah tangga. Teknologi tersebut menawarkan pendekatan berbeda karena CameraJet tidak hanya membersihkan permukaan gigi, tetapi juga mendeteksi celah antargigi dan mengarahkan semprotan mouthwash ke area sasaran.
Pembaca yang ingin mengikuti perkembangan teknologi terbaru dapat membaca artikel lain di Garap Media untuk mengetahui inovasi perangkat pintar, kecerdasan buatan, dan produk teknologi terbaru. Berbagai artikel teknologi tersebut dapat membantu pembaca mengikuti perkembangan industri dan memahami fitur baru yang mulai diterapkan pada perangkat konsumen.
