Ear Seeds Jadi Tren Wellness, Benarkah Bisa Redakan Stres dan Nyeri Tubuh?

Last Updated: 3 September 2026, 00:11

Bagikan:

Ear Seeds Tren
Ear seeds menjadi salah satu metode akupresur yang digunakan untuk membantu mengelola stres, nyeri, dan gangguan tidur. Sumber gambar: Cleveland Clinic.
Table of Contents

Ear seeds merupakan biji atau manik-manik kecil yang ditempelkan pada titik tertentu di telinga untuk memberikan stimulasi tekanan sebagai bagian dari auricular acupressure. Praktik ini berasal dari pendekatan pengobatan tradisional yang berkaitan dengan terapi aurikular, lalu berkembang sebagai salah satu tren wellness karena penggunaannya tidak membutuhkan jarum. (Cleveland Clinic, 2021; Acibadem International, 2026)

Ear Seeds Menggunakan Titik Tekanan pada Bagian Luar Telinga

Ear seeds menggunakan benda berukuran kecil yang ditempelkan pada permukaan telinga menggunakan perekat. Bahan ear seeds dapat berupa biji tanaman, logam, keramik, plastik, atau material lain yang memiliki ukuran serupa. (Acibadem International, 2026)

Teknik ini termasuk auricular acupressure karena pengguna memberikan tekanan pada titik tertentu di telinga tanpa memasukkan jarum ke dalam kulit. Pengguna biasanya menekan atau memijat biji tersebut secara perlahan beberapa kali dalam sehari agar titik yang dipilih mendapatkan stimulasi tambahan.

Berbeda dengan akupunktur telinga, ear seeds tidak menggunakan jarum yang menembus kulit. Perbedaan tersebut membuat ear seeds terlihat lebih sederhana dan noninvasif bagi orang yang tertarik dengan terapi komplementer.

Ear Seeds Dikaitkan dengan Stres, Tidur, dan Nyeri

Pengguna ear seeds biasanya memilih titik tertentu berdasarkan tujuan yang ingin dicapai. Praktik tersebut sering digunakan sebagai pendamping untuk membantu mengelola beberapa keluhan, bukan sebagai pengobatan utama suatu penyakit.

Beberapa tujuan penggunaan ear seeds yang sering disebut dalam literatur meliputi:

  • Stres dan kecemasan, karena stimulasi titik telinga dikaitkan dengan efek relaksasi.
  • Gangguan tidur, karena sebagian pengguna memanfaatkan stimulasi aurikular sebagai bagian dari rutinitas sebelum tidur.
  • Nyeri ringan, karena auricular acupressure memiliki potensi membantu pengelolaan rasa sakit.
  • Mual, karena beberapa pendekatan aurikular menggunakan titik tertentu untuk membantu mengurangi keluhan tersebut.
  • Kesejahteraan emosional, karena sebagian pengguna memasukkan ear seeds dalam rutinitas perawatan diri.

UW Medicine menjelaskan bahwa ear seeding telah digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk kecemasan, insomnia, dan nyeri. Namun, bukti mengenai efektivitas khusus ear seeds masih berkembang sehingga hasil penggunaannya dapat berbeda pada setiap orang. (UW Medicine, 2026)

Bukti Ilmiah Ear Seeds Masih Memiliki Keterbatasan

Popularitas ear seeds tidak secara otomatis menunjukkan bahwa metode tersebut memiliki efektivitas medis yang sudah terbukti kuat. Penelitian mengenai auricular acupressure memang menunjukkan sejumlah hasil positif, tetapi kualitas bukti masih berbeda-beda tergantung kondisi yang diteliti.

Cleveland Clinic menyebut penelitian tentang ear seeds secara khusus masih belum cukup untuk memastikan seberapa efektif metode tersebut. Beberapa penelitian menunjukkan kemungkinan manfaat terhadap nyeri dan insomnia, tetapi penelitian lanjutan tetap diperlukan untuk memperkuat kesimpulan. (Cleveland Clinic, 2021)

Penelitian terbaru yang terbit pada 2026 juga menunjukkan bahwa auricular acupressure berpotensi membantu sejumlah keluhan. Namun, peneliti menemukan tingkat kepastian bukti yang sangat rendah untuk beberapa kondisi, sehingga hasil tersebut belum dapat menjadi dasar untuk menganggap ear seeds sebagai terapi medis yang berdiri sendiri. (Journal of Allergy and Clinical Immunology, 2026)

Ear Seeds Memiliki Risiko Meski Tidak Menggunakan Jarum

Penggunaan ear seeds umumnya memiliki risiko rendah ketika pengguna memasangnya secara higienis dan pada lokasi yang tepat. Namun, metode tersebut tetap dapat menimbulkan efek samping tertentu.

Beberapa risiko yang perlu diperhatikan pengguna meliputi:

  • Iritasi kulit, terutama ketika perekat menempel terlalu lama.
  • Reaksi alergi, terutama pada pengguna yang sensitif terhadap bahan perekat.
  • Rasa nyeri atau tidak nyaman, akibat tekanan yang terlalu kuat.
  • Infeksi, apabila pengguna memasang ear seeds dengan kondisi kulit atau tangan yang tidak bersih.
  • Biji masuk ke saluran telinga, apabila perekat terlepas dan benda kecil tersebut berpindah posisi.

Cleveland Clinic menyarankan pengguna untuk melepas ear seeds setelah beberapa hari karena perekat dapat mulai mengiritasi kulit. Sumber tersebut juga menyarankan konsultasi dengan praktisi terlatih sebelum penggunaan, terutama bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. (Cleveland Clinic, 2021)

Cara Menggunakan Ear Seeds dengan Lebih Aman

Penggunaan ear seeds membutuhkan perhatian terhadap lokasi pemasangan dan kondisi kulit. Pengguna sebaiknya tidak menganggap semua titik telinga memiliki fungsi medis yang telah terbukti secara ilmiah.

Langkah penggunaan yang lebih aman mencakup:

  1. Konsultasikan penggunaan dengan tenaga kesehatan atau praktisi terlatih.
  2. Bersihkan area telinga sebelum pemasangan.
  3. Pasang biji pada permukaan telinga, bukan ke dalam saluran telinga.
  4. Tekan secara lembut, bukan dengan tekanan berlebihan.
  5. Periksa kondisi kulit secara berkala untuk melihat iritasi atau kemerahan.
  6. Lepaskan ear seeds setelah beberapa hari atau lebih cepat apabila muncul keluhan.

Acibadem International menempatkan ear seeding sebagai terapi komplementer yang dapat mendampingi perawatan standar. Pendekatan tersebut tidak menggantikan diagnosis dokter atau pengobatan untuk penyakit yang membutuhkan penanganan medis. (Acibadem International, 2026)

Ear Seeds Lebih Tepat Dipandang sebagai Terapi Komplementer

Ear seeds menawarkan pendekatan sederhana bagi orang yang ingin mencoba stimulasi aurikular tanpa jarum. Namun, bukti ilmiah yang tersedia belum cukup kuat untuk menjadikan ear seeds sebagai pengganti terapi medis konvensional.

Pengguna dapat menjadikan ear seeds sebagai bagian dari rutinitas wellness selama penggunaan dilakukan secara aman dan realistis. Keluhan yang menetap, memburuk, atau tidak memiliki penyebab jelas tetap membutuhkan pemeriksaan tenaga medis.

Garap Media akan terus menghadirkan informasi mengenai tren kesehatan, wellness, dan gaya hidup yang sedang berkembang. Pembaca dapat mengikuti artikel Garap Media lainnya untuk memahami fakta di balik berbagai tren yang muncul di masyarakat.

Pembaca juga dapat menemukan pembahasan lain mengenai kesehatan dan gaya hidup melalui artikel Garap Media. Informasi tersebut dapat membantu pembaca membedakan tren wellness dengan terapi yang telah memiliki bukti medis lebih kuat.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /