Google Pics Resmi Meluncur, AI Google Tantang Canva untuk Edit Gambar

Last Updated: 2 September 2026, 23:49

Bagikan:

Google Pics
Google Pics hadir sebagai alat AI Google untuk membuat dan mengedit gambar dengan dukungan Gemini serta Nano Banana di ekosistem Google Workspace. Sumber gambar: Google Workspace.
Table of Contents

Google resmi meluncurkan Google Pics pada 1 September 2026 sebagai aplikasi pembuatan dan pengeditan gambar berbasis AI yang terintegrasi dengan Google Workspace. Aplikasi tersebut menggunakan Gemini dan model generatif Nano Banana untuk membuat gambar dari perintah teks serta mengedit objek tertentu secara presisi. (Google Workspace, 2026)

Google Pics Menghadirkan Pembuatan Gambar Berbasis Gemini

Melalui Google Pics, pengguna dapat membuat visual baru hanya dengan memberikan perintah teks. Sistem tersebut juga mampu menghasilkan beberapa variasi gambar dari satu prompt sehingga pengguna dapat memilih hasil yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Untuk kebutuhan profesional maupun penggunaan sehari-hari, Pics dapat menghasilkan poster, ilustrasi, materi pemasaran, konten media sosial, infografik, dan berbagai materi visual lain. Proses tersebut membantu pengguna membuat desain tanpa harus memulai seluruh pekerjaan secara manual. (Google, 2026)

Teknologi Nano Banana menjadi fondasi kemampuan generatif yang ditawarkan aplikasi ini. Model tersebut memungkinkan perubahan gambar melalui instruksi bahasa alami tanpa mengharuskan pengguna memakai perangkat lunak desain yang kompleks.

Aset yang sudah tersedia juga dapat digunakan sebagai bahan penyuntingan. Gambar dari komputer, Google Drive, atau Google Photos dapat dimasukkan ke dalam Pics untuk diproses lebih lanjut. (Google Workspace, 2026)

Fitur Google Pics Memungkinkan Edit Objek Secara Presisi

Selain menjadi generator gambar, Google Pics menyediakan fitur pengeditan berbasis objek. Melalui fitur tersebut, elemen tertentu dapat dipilih sebelum pengguna memberikan instruksi perubahan.

Sejumlah kemampuan utama yang tersedia meliputi:

  • Generate image: Membuat gambar baru berdasarkan perintah teks.
  • Object editing: Memilih objek tertentu untuk dipindahkan, diubah, atau disesuaikan.
  • Text editing: Mengubah teks yang terdapat dalam gambar.
  • Text translation: Menerjemahkan teks pada elemen visual.
  • Image reformatting: Mengubah komposisi gambar sesuai kebutuhan format.
  • Multiple variations: Menghasilkan beberapa alternatif dari satu perintah.
  • Image references: Menggunakan gambar lain sebagai referensi gaya atau elemen.
  • Collaboration: Membagikan hasil dan mengerjakan desain bersama pengguna lain. (Google Workspace, 2026)

Dengan kemampuan tersebut, proses penyuntingan tidak perlu dimulai kembali ketika hanya satu bagian visual yang membutuhkan perubahan. Elemen lain dapat dipertahankan sementara AI menerapkan instruksi pada objek yang telah dipilih.

Google Pics Terintegrasi dengan Google Docs dan Slides

Alur kerja Google Workspace menjadi lebih terhubung melalui integrasi Pics. Pengeditan gambar dapat dilakukan di Google Docs dan Google Slides tanpa harus berpindah ke aplikasi desain lain. (Google, 2026)

Integrasi dengan Google Drive juga sedang disiapkan. Nantinya, pengguna dapat membuat dan mengedit gambar langsung dari lingkungan Drive setelah proses peluncuran berikutnya selesai. (Google Workspace, 2026)

Bagi pengguna Workspace, integrasi tersebut menawarkan beberapa keuntungan, antara lain:

  • Pengeditan gambar dapat dilakukan tanpa berpindah aplikasi.
  • Hasil desain dapat disimpan di Google Drive.
  • Materi visual dapat dibagikan kepada rekan kerja.
  • Pengerjaan desain dapat dilakukan secara kolaboratif.
  • Gambar dapat disesuaikan untuk kebutuhan presentasi dan pemasaran.

Saat ini, Google Pics tersedia melalui desktop. Akses langsung juga disediakan melalui situs Pics sehingga pengguna dapat membuka alat tersebut dari peramban. (Google Support, 2026)

Google Pics Menargetkan Pengguna Workspace dan Google AI

Sejumlah paket Google Workspace dan Google AI mendapatkan akses terhadap Google Pics. Ketersediaan tersebut mencakup pelanggan Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, serta pelanggan Google AI Pro dan Google AI Ultra. Google AI Pro for Education juga mendapatkan akses terhadap fitur tersebut. (Google Support, 2026)

Proses peluncuran berlangsung secara bertahap sesuai jenis domain. Pengguna pada domain Rapid Release mendapatkan rollout mulai 1 September 2026, sedangkan domain Scheduled Release mulai memperoleh fitur tersebut pada 15 September 2026. (Google Workspace Updates, 2026)

Batas penggunaan juga diterapkan pada fitur generatif Pics. Menurut Google, akses generatif mendapatkan batas penggunaan yang lebih tinggi setidaknya sampai 28 Februari 2027. Kebijakan setelah periode tersebut masih dapat berubah. (Google Workspace Updates, 2026)

Google Pics Hadir sebagai Pesaing Canva dan Adobe Express

Peluncuran Pics memperluas persaingan di pasar aplikasi desain berbasis AI. Canva dan Adobe Express telah menawarkan berbagai fitur pembuatan konten visual, sementara Google membawa kemampuan serupa langsung ke dalam ekosistem Workspace. (TechCrunch, 2026)

Salah satu pembeda utama terletak pada pendekatan berbasis prompt dan integrasi Workspace. Pengguna dapat menjelaskan perubahan melalui bahasa alami, kemudian AI menerapkan instruksi tersebut pada gambar atau objek tertentu.

Kemampuan ini berpotensi membantu pekerja, pemasar, pelajar, dan tim kreatif yang membutuhkan materi visual secara cepat. Integrasi dengan ekosistem Google juga dapat mengurangi kebutuhan perpindahan file antaraplikasi karena proses pembuatan dan pengeditan berlangsung dalam lingkungan Workspace.

Kehadiran Google Pics menjadi salah satu langkah Google dalam memperluas pemanfaatan AI generatif untuk pekerjaan kreatif. Fitur pembuatan gambar, pengeditan objek, penerjemahan teks, dan kolaborasi membuat aplikasi tersebut tidak sekadar berfungsi sebagai generator gambar biasa.

Bagi pembaca yang ingin mengikuti perkembangan AI, Google Workspace, dan teknologi kreatif terbaru, simak terus artikel teknologi lainnya di Garap Media. Informasi terbaru dapat membantu pembaca memahami perubahan teknologi yang semakin terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari.

Jangan lewatkan pula artikel Garap Media lainnya yang membahas perkembangan kecerdasan buatan, aplikasi produktivitas, serta inovasi teknologi digital. Berbagai informasi tersebut dapat menjadi referensi untuk memahami peluang dan perubahan yang dibawa teknologi AI.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /