Anoreksia: Gejala, Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Last Updated: 19 August 2026, 01:55

Bagikan:

Anoreksia Gejala
Anoreksia merupakan gangguan makan yang dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang. Sumber gambar: Aido HEALTH.
Table of Contents

Anoreksia merupakan gangguan makan serius yang membuat seseorang membatasi asupan makanan karena memiliki ketakutan intens terhadap kenaikan berat badan atau pandangan yang tidak realistis terhadap bentuk tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan kekurangan nutrisi, gangguan fungsi tubuh, serta komplikasi kesehatan yang membutuhkan penanganan profesional. (Mayo Clinic, 2024).

Anoreksia Nervosa Memengaruhi Pola Makan dan Persepsi Tubuh

Anoreksia nervosa memengaruhi cara seseorang memandang berat badan, bentuk tubuh, dan makanan. Kondisi tersebut juga dapat mendorong seseorang melakukan pembatasan makan secara ekstrem untuk mengendalikan berat badan. (Mayo Clinic, 2024).

Gangguan tersebut tidak hanya berkaitan dengan keinginan untuk memiliki tubuh kurus. Anoreksia juga melibatkan perubahan pola pikir dan perilaku yang dapat mengganggu kesehatan fisik serta kehidupan sehari-hari. (Mayo Clinic, 2024).

Beberapa tanda yang dapat muncul pada anoreksia meliputi:

  • Pembatasan makanan: Seseorang dapat mengurangi jumlah atau jenis makanan yang dikonsumsi.
  • Ketakutan terhadap kenaikan berat badan: Seseorang dapat memiliki rasa takut yang kuat terhadap bertambahnya berat badan.
  • Persepsi tubuh yang terganggu: Seseorang dapat melihat bentuk tubuh secara tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
  • Perubahan berat badan: Kekurangan asupan nutrisi dapat menyebabkan berat badan berada di bawah kondisi sehat.
  • Perubahan perilaku makan: Seseorang dapat melewatkan makanan atau menggunakan perilaku tertentu untuk mengendalikan berat badan. (Mayo Clinic, 2024).

Penyebab Anoreksia Melibatkan Faktor Psikologis dan Lingkungan

Anoreksia tidak memiliki satu penyebab tunggal. Berbagai faktor dapat berperan dalam munculnya gangguan makan tersebut, termasuk cara seseorang memandang tubuh, tekanan lingkungan, serta kondisi psikologis tertentu.

Mayo Clinic menjelaskan bahwa gangguan makan berkaitan dengan cara seseorang memikirkan makanan, berat badan, dan bentuk tubuh. Faktor tersebut kemudian dapat memengaruhi perilaku makan dan kesehatan seseorang. (Mayo Clinic, 2024).

Beberapa faktor yang dapat berkaitan dengan anoreksia antara lain:

  • Tekanan terhadap bentuk tubuh: Lingkungan dapat memberikan standar tubuh tertentu yang memengaruhi persepsi seseorang.
  • Kondisi psikologis: Kecemasan atau masalah kesehatan mental tertentu dapat muncul bersamaan dengan gangguan makan.
  • Pola pikir terhadap berat badan: Persepsi yang tidak realistis dapat mendorong pembatasan makanan.
  • Faktor sosial: Lingkungan keluarga, pertemanan, dan budaya dapat memengaruhi hubungan seseorang dengan makanan dan tubuh.

Dampak Anoreksia Dapat Mengganggu Jantung dan Tulang

Pembatasan makanan dalam jangka panjang dapat membuat tubuh kekurangan energi dan nutrisi. Kondisi tersebut dapat mengganggu berbagai organ dan meningkatkan risiko komplikasi kesehatan. (Mayo Clinic, 2024).

Dampak anoreksia dapat melibatkan beberapa bagian tubuh, seperti:

  • Jantung: Kekurangan nutrisi dapat berkaitan dengan gangguan irama jantung dan tekanan darah rendah.
  • Tulang: Kekurangan nutrisi dapat memengaruhi kepadatan tulang dan meningkatkan risiko masalah tulang.
  • Sistem pencernaan: Gangguan makan dapat memengaruhi fungsi sistem pencernaan.
  • Keseimbangan cairan dan elektrolit: Kekurangan asupan dapat menyebabkan gangguan elektrolit yang memengaruhi fungsi tubuh.
  • Kondisi mental: Gangguan makan dapat berkaitan dengan depresi, kecemasan, dan masalah kesehatan mental lainnya. (Mayo Clinic, 2024).

Diagnosis Anoreksia Membutuhkan Pemeriksaan Medis dan Psikologis

Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik untuk menilai kondisi kesehatan seseorang yang mengalami dugaan anoreksia. Pemeriksaan tersebut dapat mencakup pengukuran berat dan tinggi badan, tanda vital, serta pemeriksaan kondisi tubuh. (Mayo Clinic, 2024).

Tenaga kesehatan juga dapat melakukan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui kondisi darah, elektrolit, fungsi organ, dan kondisi lain yang berkaitan dengan kekurangan nutrisi. Evaluasi kesehatan mental dapat membantu tenaga profesional memahami pola pikir, perasaan, serta perilaku makan seseorang. (Mayo Clinic, 2024).

Pemeriksaan tambahan juga dapat digunakan ketika dokter mencurigai komplikasi tertentu. Pemeriksaan tersebut dapat mencakup elektrokardiogram untuk mengevaluasi jantung atau pemeriksaan kepadatan tulang untuk menilai kondisi tulang. (Mayo Clinic, 2024).

Penanganan Anoreksia Menggabungkan Terapi dan Pemulihan Nutrisi

Penanganan anoreksia biasanya membutuhkan kerja sama beberapa tenaga profesional. Dokter, psikolog atau tenaga kesehatan mental, dan ahli gizi dapat bekerja bersama untuk memperbaiki kondisi fisik serta pola pikir yang berkaitan dengan gangguan makan. (Mayo Clinic, 2024).

Penanganan dapat mencakup beberapa pendekatan berikut:

  • Pemulihan berat badan: Tenaga kesehatan membantu pasien mencapai berat badan yang sesuai dengan kondisi dan riwayat pertumbuhannya.
  • Terapi psikologis: Terapis membantu pasien mengubah pola pikir dan perilaku yang mempertahankan gangguan makan.
  • Pendampingan nutrisi: Ahli gizi membantu pasien membangun kembali pola makan yang mencukupi kebutuhan tubuh.
  • Dukungan keluarga: Keluarga dapat membantu pasien mempertahankan pola makan dan menjalani proses pemulihan.
  • Perawatan rumah sakit: Dokter dapat merekomendasikan perawatan intensif ketika anoreksia menyebabkan komplikasi serius atau mengancam keselamatan pasien. (Mayo Clinic, 2024).

Anoreksia Membutuhkan Penanganan Profesional untuk Pemulihan

Anoreksia bukan sekadar kebiasaan memilih makanan atau keinginan untuk menurunkan berat badan. Gangguan tersebut dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental secara serius sehingga membutuhkan evaluasi serta penanganan tenaga kesehatan yang memahami gangguan makan. (Mayo Clinic, 2024).

Pemulihan tetap memungkinkan melalui penanganan yang tepat. Mayo Clinic menyebut pendekatan perawatan dapat membantu seseorang membangun pola makan yang lebih sehat, mencapai berat badan yang sehat, dan memperbaiki sejumlah komplikasi akibat anoreksia. (Mayo Clinic, 2024).

Mengenali perubahan pola makan dan cara pandang terhadap tubuh sejak awal dapat membantu seseorang mendapatkan pertolongan lebih cepat. Pembaca dapat membaca artikel kesehatan lainnya di Garap Media untuk memperoleh informasi mengenai berbagai kondisi kesehatan dan cara menjaga kesehatan tubuh.

Informasi mengenai anoreksia juga perlu dipahami secara menyeluruh karena gangguan makan dapat memengaruhi kondisi fisik dan mental. Pembaca dapat mengikuti artikel kesehatan lainnya di Garap Media untuk mendapatkan informasi berbasis sumber kesehatan yang kredibel.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /