4 Penyelam Hilang di Sikka NTT, 3 WNA Masih dalam Pencarian SAR

Last Updated: 4 October 2026, 22:04

Bagikan:

Penyelam Hilang Sikka NTT
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian tiga penyelam yang masih hilang di perairan Pulau Panga Batang, Sikka, NTT. Sumber gambar: Basarnas Maumere.
Table of Contents

Empat penyelam dilaporkan hilang saat melakukan diving di perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10/2026). Tiga korban merupakan warga negara asing asal Irlandia dan Austria, sedangkan satu korban merupakan pemandu selam WNI. Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian setelah menerima laporan pada siang hari. Perkembangan terbaru menyebut satu WNA asal Austria telah ditemukan dalam kondisi selamat, sementara tiga korban lainnya masih dicari. (detikNews, 2026; Liputan6.com, 2026).

Kronologi Penyelam Hilang Sikka Bermula dari Aktivitas Diving

Peristiwa penyelam hilang Sikka bermula ketika enam orang melakukan penyelaman di sekitar Pulau Panga Batang pada pukul 10.00 Wita. Rombongan tersebut terdiri dari empat wisatawan asing dan dua pemandu asal Indonesia. Para penyelam kemudian membagi rombongan menjadi dua kelompok dengan satu pemandu untuk setiap kelompok. (detikBali, 2026).

Kondisi arus laut menjadi salah satu kendala dalam kegiatan penyelaman tersebut. Arus yang cukup kencang membuat empat anggota kelompok kedua tidak segera kembali ke permukaan. Kelompok pertama yang terdiri dari seorang pemandu WNI dan seorang WNA asal Belanda berhasil kembali dengan selamat. (detikBali, 2026).

Pemandu yang selamat kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere. Kantor SAR Maumere menerima laporan pada pukul 14.10 Wita melalui sambungan telepon dari salah seorang pemandu. Laporan tersebut kemudian memicu pengerahan Tim SAR Gabungan menuju lokasi kejadian. (detikNews, 2026).

Tiga WNA dan Satu Pemandu WNI Sempat Masuk Daftar Pencarian

Data awal Basarnas Maumere mencatat empat orang belum kembali ke permukaan. Empat orang tersebut terdiri dari tiga WNA dan satu pemandu selam WNI.

Identitas korban yang semula dilaporkan hilang meliputi:

  • Dua WNA asal Irlandia.
  • Satu WNA asal Austria.
  • Satu pemandu selam WNI asal Maumere.

Data tersebut kemudian mengalami perkembangan setelah seorang WNA asal Austria ditemukan selamat. Patricia Retter ditemukan nelayan sekitar pukul 16.30 Wita di perairan antara Pulau Babi dan Nangahale, Maumere. Petugas kemudian membawa Patricia menuju Nangahale untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (detikBali, 2026).

Setelah Patricia ditemukan, Tim SAR menetapkan tiga orang sebagai korban yang masih dalam pencarian. Ketiga korban tersebut terdiri dari Dervla Mulligan dan Darragh dari Irlandia serta Frederik Horipun yang berstatus pemandu selam WNI. (detikBali, 2026).

Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian di Perairan Pulau Panga Batang

Tim SAR Gabungan mengerahkan KN SAR Puntadewa untuk menuju lokasi kejadian. Titik pencarian berada sekitar 16,6 nautical mile dari Pelabuhan Wuring, Maumere. Lokasi kejadian tercatat berada di sekitar perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka. (detikBali, 2026).

Tim SAR kemudian memperluas metode pencarian setelah satu korban ditemukan selamat. Petugas menggunakan sekoci untuk melakukan penyisiran di permukaan laut. Tim juga mengoperasikan drone thermal untuk membantu pemantauan area pencarian. (detikBali, 2026; Liputan6.com, 2026).

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur penyelamatan dan keamanan. Unsur tersebut mencakup Basarnas Maumere, Ditpolair Polda NTT, Satpolair Polres Sikka, dan Lanal Maumere. Tim gabungan mengoptimalkan berbagai sarana untuk menemukan tiga korban yang masih belum diketahui keberadaannya. (Liputan6.com, 2026).

Kondisi Arus Menjadi Fokus dalam Pencarian Penyelam Hilang Sikka

Kondisi arus laut yang cukup kuat menjadi faktor penting dalam proses pencarian. Arus dapat memengaruhi posisi penyelam setelah mereka terpisah dari kelompok. Situasi tersebut juga membuat tim pencarian harus memperluas area penyisiran di sekitar lokasi awal kejadian. (detikBali, 2026).

Pencarian korban membutuhkan koordinasi antara tim laut dan perangkat pemantauan udara. Penggunaan drone thermal membantu petugas mengawasi area yang lebih luas dari permukaan. Penyisiran menggunakan sekoci juga membantu tim memeriksa area perairan yang sulit dijangkau dari kapal utama. (Liputan6.com, 2026).

Hingga perkembangan terbaru, tiga korban masih menjadi fokus operasi SAR. Tim gabungan terus melakukan pencarian untuk menemukan dua WNA asal Irlandia dan satu pemandu selam WNI. (detikBali, 2026).

Pencarian Tiga Penyelam Masih Berlangsung di Sikka

Operasi SAR di perairan Pulau Panga Batang menunjukkan pentingnya respons cepat dalam menghadapi kecelakaan aktivitas wisata bahari. Tim penyelamat langsung bergerak setelah menerima laporan dan menggabungkan berbagai metode pencarian. Perkembangan penemuan satu korban memberikan titik terang dalam operasi tersebut, meski tiga korban lainnya masih belum ditemukan. (Liputan6.com, 2026).

Garap Media akan terus menghadirkan informasi terbaru mengenai perkembangan pencarian tiga penyelam di Sikka. Pembaca juga dapat mengikuti artikel lain di Garap Media untuk memperoleh informasi seputar peristiwa, wisata, dan kabar terkini dari berbagai daerah Indonesia.

Jangan lewatkan berita terbaru lainnya di Garap Media yang membahas perkembangan pencarian korban serta berbagai peristiwa penting di Indonesia. Pembaca dapat menjadikan informasi tersebut sebagai referensi untuk mengikuti perkembangan situasi secara lebih lengkap.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /