Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) memanggil 12 pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk menjalani pemusatan latihan menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Daftar tersebut tidak mencantumkan nama Megawati Hangestri Pertiwi dan menempatkan Marcos Sugiyama sebagai pelatih kepala. (ANTARA, 2026; tvOneNews, 2026)
12 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk Asian Games 2026
Komposisi skuad mencakup lima posisi utama dalam permainan bola voli. PBVSI membagi 12 pemain tersebut menjadi dua setter, dua opposite, tiga middle blocker, empat outside hitter, dan satu libero. (ANTARA, 2026)
Berikut daftar pemain yang masuk pelatnas Asian Games 2026:
- Setter: Arneta Putri Amelian dan Ajeng Nur Cahaya.
- Opposite: Khanza Putri Yansi dan Azzahra Dwi Febyane.
- Middle blocker: Maradanti Namira Tegariani, Chelsa Berliana Nurtomo, dan Geofanny Eka Cahyaningtyas.
- Outside hitter: Mediol Stiovanny Yoku, Ersandrina Devega Salsabila, Putri Nur Hidayanti Agustin, dan Tina Syifa Sabila Salim.
- Libero: Indah Guretno Dwi Margiani.
Komposisi tersebut memberikan Marcos Sugiyama opsi yang relatif lengkap untuk membangun formasi utama dan pemain pelapis. Posisi outside hitter memiliki jumlah pemain paling banyak dengan empat nama, sedangkan posisi libero hanya memiliki satu pemain. (ANTARA, 2026)
Megawati Hangestri Tidak Masuk Skuad Asian Games 2026
Nama Megawati Hangestri tidak tercantum dalam daftar 12 pemain yang dipersiapkan untuk Asian Games 2026. Data pendaftaran atlet Aichi-Nagoya 2026 yang dikutip sejumlah laporan juga menunjukkan absennya pemain tersebut dari skuad Indonesia. (tvOneNews, 2026)
Megawati sebelumnya menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian besar ketika memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia. Namun, laporan tvOneNews menyebut Megawati telah memutuskan mundur dari seluruh agenda tim nasional putri pada 2026. (tvOneNews, 2026)
Absennya Megawati membuat komposisi sektor serangan Indonesia mengandalkan kombinasi pemain opposite dan outside hitter yang telah dipanggil PBVSI. Khanza Putri Yansi dan Azzahra Dwi Febyane mengisi sektor opposite, sedangkan empat pemain mengisi posisi outside hitter.
Keputusan tersebut membuat pelatnas Asian Games menjadi kesempatan bagi sejumlah pemain untuk mendapatkan peran lebih besar. PBVSI juga memasukkan beberapa nama yang sebelumnya memperkuat Indonesia dalam kompetisi internasional dan beberapa pemain yang menjadi wajah baru dalam skuad. (Media Indonesia, 2026)
Jawa Timur Dominasi Skuad Timnas Voli Putri Indonesia
Jawa Timur menjadi daerah dengan kontribusi pemain terbesar dalam daftar pelatnas Asian Games 2026. Tujuh dari 12 pemain yang dipanggil PBVSI berasal dari provinsi tersebut. (ANTARA, 2026)
Sebaran pemain berdasarkan daerah asal menunjukkan komposisi berikut:
- Jawa Timur: tujuh pemain.
- Jawa Barat: dua pemain.
- DI Yogyakarta: satu pemain.
- DKI Jakarta: satu pemain.
- Jawa Tengah: satu pemain.
Dominasi Jawa Timur terlihat pada hampir seluruh sektor permainan. Provinsi tersebut menyumbangkan pemain di posisi setter, opposite, middle blocker, outside hitter, dan libero. (ANTARA, 2026)
Komposisi tersebut juga menunjukkan bahwa PBVSI mengandalkan basis pemain dari kompetisi domestik untuk membentuk skuad Asian Games. Marcos Sugiyama kemudian akan memimpin proses pematangan tim selama pelatnas berlangsung.
Marcos Sugiyama Pimpin Persiapan Indonesia Menuju Asian Games
PBVSI kembali memberikan kepercayaan kepada Marcos Sugiyama untuk menangani Timnas Voli Putri Indonesia. Wakil Kepala Bidang Prestasi PP PBVSI Loudry Maspaitella memastikan posisi Marcos sebagai pelatih utama dalam persiapan menuju Asian Games 2026. (ANTARA, 2026)
Marcos Sugiyama akan mendapatkan dukungan dari Pedro Bartholomeus Lilipaly sebagai asisten pelatih. Bobby Ade Setiawan dan Lourina Henriette juga masuk dalam tim pendukung persiapan Indonesia. (ANTARA, 2026)
Asian Games 2026 akan memberikan tantangan besar bagi skuad Indonesia sejak fase grup. Timnas Voli Putri Indonesia berada di Pool A bersama Jepang dan Nepal berdasarkan hasil pembagian grup resmi Asian Games Aichi-Nagoya. (Olympic Council of Asia, 2026)
Jepang menjadi lawan terberat Indonesia di grup tersebut karena statusnya sebagai tuan rumah sekaligus salah satu kekuatan utama bola voli Asia. Pertandingan sektor voli putri Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16-22 September di Aichi, Jepang. (Olympic Council of Asia, 2026)
Timnas Voli Putri Indonesia Siapkan Skuad Tanpa Megawati
Pelatnas menjadi tahap penting bagi 12 pemain untuk membangun koordinasi sebelum menghadapi persaingan Asian Games. Marcos Sugiyama perlu memaksimalkan komposisi pemain yang tersedia karena Indonesia tidak membawa Megawati Hangestri dalam daftar tersebut.
Perhatian berikutnya akan tertuju pada kemampuan skuad baru dalam membangun serangan, memperkuat pertahanan, dan menjaga konsistensi permainan menghadapi Jepang serta Nepal. Komposisi yang didominasi pemain Jawa Timur juga menjadi salah satu karakter utama skuad Indonesia pada Asian Games 2026.
Pembaca yang ingin mengikuti perkembangan Timnas Voli Putri Indonesia dan persiapan atlet nasional dapat membaca berbagai artikel olahraga lainnya di Garap Media. Informasi tersebut dapat menjadi referensi untuk mengikuti perjalanan skuad Merah Putih menuju kompetisi internasional.
Garap Media juga menghadirkan berita olahraga dan berbagai informasi terkini dari dalam maupun luar negeri. Pembaca dapat melanjutkan informasi melalui artikel terkait untuk mengetahui perkembangan terbaru dari dunia olahraga.
Referensi
