ACEH BESAR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Besar menggelar pelantikan Pengurus Cabang (PC) PGRI se-Kabupaten Aceh Besar periode 2025–2030. Kegiatan ini dirangkai dengan Konferensi Kerja (Konker) ke-II PGRI Aceh Besar Tahun 2026.
Acara berlangsung di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris, dan Bunda Guru Aceh Besar Hj. Rita Mayasari. Turut hadir Ketua PGRI Aceh Besar Munadi, S.Pd.I., M.Pd., serta Ketua Panitia Fakhrurrazi, S.Pd., M.Si. Selain itu, hadir pula jajaran pengurus dan anggota PGRI dari 23 kecamatan.
Rangkaian acara dipandu oleh pembawa acara (MC). Selanjutnya, kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan shalawat oleh Ustadz Azhari. Kemudian, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Aceh, dan Mars PGRI.
PGRI Aceh Besar Perkuat Organisasi dan Profesionalisme Guru
Dalam sambutannya, Ketua PGRI Aceh Besar, Munadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dihadiri sekitar 350 peserta. Mereka merupakan perwakilan dari 23 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar.
Munadi menegaskan bahwa kemajuan organisasi membutuhkan dukungan semua pihak. Oleh karena itu, PGRI Aceh Besar terus menjalankan berbagai program strategis.
Program tersebut berfokus pada penguatan organisasi serta peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru. Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain pelatihan public speaking, pelatihan pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI) melalui Canva, dan Olimpiade Bahasa Asing.
Selain itu, PGRI Aceh Besar juga sedang menjalankan program advokasi guru. Program ini menjadi bagian dari upaya organisasi dalam memperhatikan kebutuhan dan kepentingan para anggotanya.
Munadi juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan kekompakan. Menurutnya, musyawarah dan mufakat menjadi landasan dalam membangun organisasi yang lebih baik dan berkembang.
Setelah sambutan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus PC PGRI dari 23 kecamatan untuk masa bakti 2025–2030. Pelantikan dilakukan oleh Ketua PGRI Aceh Besar.
Bunda Guru Aceh Besar Ajak Pengurus Bekerja dengan Ikhlas
Selanjutnya, Bunda Guru Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, menyampaikan harapannya kepada seluruh guru. Ia mengajak para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Aceh Besar.
Selain peningkatan kompetensi, ia juga menekankan pentingnya keikhlasan dalam menjalankan amanah. Menurutnya, jabatan harus menjadi wadah untuk memberikan manfaat dan mencari rida Allah SWT.
Pada kesempatan tersebut, Bunda Guru Aceh Besar turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PC PGRI yang baru dilantik. Ia berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Baca Juga: Keteladanan Pendidik, Cahaya yang Tak Pernah Padam
Bupati Aceh Besar Tekankan Pentingnya Kepedulian dalam Organisasi
Sementara itu, Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menyampaikan ucapan tahniah kepada seluruh pengurus yang telah dilantik untuk periode 2025–2030.
Dalam arahannya, Bupati juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada para guru. Ia menyampaikan bahwa jasa para guru turut mengantarkannya hingga dapat mengemban amanah sebagai Bupati Aceh Besar.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya rasa peduli dalam sebuah organisasi. Menurutnya, kepedulian antarsesama anggota menjadi salah satu kunci untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat organisasi.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Aceh Besar secara resmi membuka Konferensi Kerja ke-II PGRI Kabupaten Aceh Besar Tahun 2026.
Konker II Jadi Momentum Penguatan Program Organisasi
Setelah pembukaan konferensi kerja, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Ustadz Azhari. Selanjutnya, seluruh peserta menyaksikan pemutaran video dokumenter kilas balik kegiatan PGRI Aceh Besar sepanjang tahun 2026.
Dokumenter tersebut menampilkan berbagai aktivitas dan program organisasi yang telah dilaksanakan. Tayangan ini sekaligus menjadi gambaran perjalanan PGRI Aceh Besar dalam menjalankan berbagai kegiatan sepanjang tahun.
Kemudian, seluruh jajaran pengurus dan tamu undangan mengikuti sesi foto bersama. Momen tersebut menjadi bagian dari kebersamaan setelah prosesi pelantikan.
Selanjutnya, agenda diteruskan dengan pelaksanaan Konferensi Kerja ke-II PGRI Aceh Besar Tahun 2026. Forum ini menjadi ruang bagi organisasi untuk membahas dan memperkuat program kerja ke depan.
Melalui pelantikan dan konferensi kerja ini, PGRI Aceh Besar diharapkan semakin solid dalam menjalankan roda organisasi. Dengan demikian, penguatan advokasi serta peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru dapat terus berjalan.
Pada akhirnya, seluruh upaya tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Aceh Besar.
