Film Harusnya Horror akan tayang di bioskop Indonesia pada 20 Agustus 2026 dengan menggabungkan unsur komedi dan horor melalui kisah setan wibu yang takut manusia. Reza Oktovian atau Reza Arap menjadi sutradara sekaligus pemeran utama dalam film tersebut, sedangkan mendiang Lula Lahfah tampil sebagai salah satu pemeran utama dalam karya layar lebarnya (RRI, 2026; CGV Cinemas, 2026).
Harusnya Horror Menjadi Debut Penyutradaraan Reza Arap
Reza Oktovian menjalani debut sebagai sutradara film panjang melalui Harusnya Horror. Proyek tersebut juga menempatkan Reza sebagai pemeran utama yang memerankan sosok setan dengan karakter berbeda dari gambaran hantu pada film horor konvensional (RRI, 2026).
Naskah film tersebut ditulis oleh Rahabi Mandra dan Syahrun Ramadhan bersama Reza Oktovian sebagai penggagas cerita. Produksi film melibatkan Ess Jay Pictures bersama sejumlah komunitas kreatif yang dekat dengan Reza Arap, termasuk AAA Clan dan Marapthon (IMDb, 2026).
Teaser Harusnya Horror mulai diperkenalkan kepada publik pada April 2026. Materi promosi tersebut langsung memperlihatkan konsep komedi horor yang menggabungkan karakter hantu, kreator konten, serta situasi absurd dalam satu cerita (RRI, 2026).
Beberapa informasi utama mengenai film Harusnya Horror meliputi:
- Judul: Harusnya Horror
- Genre: Komedi dan horor
- Sutradara: Reza Oktovian
- Penulis: Rahabi Mandra, Syahrun Ramadhan, dan Reza Oktovian
- Pemeran utama: Reza Oktovian dan Lula Lahfah
- Durasi: 106 menit
- Klasifikasi usia: 13+
- Tanggal tayang: 20 Agustus 2026
- Bahasa: Indonesia
Harusnya Horror Mengisahkan Setan Wibu yang Takut Manusia
Cerita Harusnya Horror mengikuti seorang setan wibu minderan yang diperankan Reza Arap. Setan tersebut mendapatkan tugas dari akhirat untuk menakut-nakuti 100 ribu manusia dalam waktu tertentu agar dapat memperoleh kesempatan menonton episode terakhir anime favoritnya yang muncul sebelum kematiannya (CGV Cinemas, 2026).
Masalah utama muncul karena karakter tersebut tidak memiliki kemampuan menakutkan seperti hantu pada umumnya. Rasa takut terhadap manusia justru membuat tugas tersebut semakin sulit untuk diselesaikan.
Sekelompok kreator konten horor gadungan kemudian hadir dalam perjalanan karakter tersebut. Kelompok itu sedang menghadapi kesulitan finansial sehingga mereka memanfaatkan keberadaan sang setan sebagai talent untuk menghasilkan konten horor yang dapat menjadi viral di internet (Teater.co, 2026).
Kerja sama tersebut kemudian membawa karakter utama ke dalam berbagai situasi yang menggabungkan komedi dan horor. Cerita juga menghadirkan pilihan antara ambisi pribadi dan keinginan untuk menyelamatkan satu-satunya keluarga yang pernah dimiliki sang setan (CGV Cinemas, 2026).
Harusnya Horror Menggabungkan Reza Arap, Lula Lahfah, dan AAA Clan
Jajaran pemeran Harusnya Horror menghadirkan Reza Arap bersama mendiang Lula Lahfah dan sejumlah anggota AAA Clan serta Marapthon. Tierison, Garry Ang, Yukatheo, Aldy Renaldy, Bravyson, Niko Junius, Ariyanto, dan Teguh Prakoso turut terlibat dalam film tersebut (KapanLagi.com, 2026).
Ronny P. Tjandra, Malka Rafasya, dan Yoshua Marcellos juga masuk dalam daftar pemeran. Kehadiran para kreator konten tersebut memperkuat identitas film yang menghubungkan dunia kreator digital dengan cerita horor komedi (KapanLagi.com, 2026).
Lula Lahfah juga memiliki posisi khusus dalam film tersebut karena Harusnya Horror menjadi salah satu karya layar lebar terakhirnya. Reza Arap mengenang proses syuting bersama Lula sebagai pengalaman yang memiliki nilai emosional dan berharap karya tersebut tetap menjadi bagian dari kenangan bagi para penonton (RRI, 2026; IDN Times, 2026).
Harusnya Horror Hadir dengan Konsep Horor Komedi yang Berbeda
Konsep Harusnya Horror menawarkan pendekatan yang berbeda dari film horor yang mengandalkan sosok hantu menakutkan. Karakter utama justru memiliki rasa takut terhadap manusia sehingga situasi tersebut menjadi sumber komedi dalam cerita (Harian Jogja, 2026).
Perpaduan tersebut memberikan beberapa daya tarik utama bagi film Harusnya Horror:
- Karakter hantu unik menghadirkan sosok setan yang tidak mampu menakuti manusia.
- Unsur komedi muncul melalui situasi absurd antara hantu dan kreator konten.
- Dunia kreator digital menjadi bagian penting dalam perkembangan cerita.
- Target 100 ribu manusia menjadi misi utama yang harus diselesaikan karakter setan.
- Persahabatan dan keluarga memberikan dimensi emosional di balik cerita komedi horor.
Harusnya Horror Tayang 20 Agustus 2026 di Bioskop Indonesia
Cinema XXI mencantumkan Harusnya Horror sebagai film bergenre Comedy dan Horror dengan jadwal tayang mulai 20 Agustus 2026. Film tersebut memiliki format 2D dan durasi sekitar 1 jam 46 menit berdasarkan informasi jadwal bioskop yang tersedia (Cinema XXI, 2026).
CGV Cinemas juga mencantumkan Reza Oktovian sebagai sutradara dan pemeran bersama almarhumah Lula Lahfah. Informasi tersebut mencatat klasifikasi usia 13+ serta durasi 106 menit untuk penayangan film di bioskop (CGV Cinemas, 2026).
Kehadiran Harusnya Horror memberikan pilihan bagi penonton yang menyukai film Indonesia dengan perpaduan horor, komedi, dan budaya kreator digital. Debut Reza Arap sebagai sutradara juga menjadi salah satu alasan yang membuat film tersebut menarik perhatian menjelang penayangannya.
Penonton dapat menyaksikan Harusnya Horror mulai 20 Agustus 2026 di bioskop Indonesia. Pembaca yang ingin mengetahui kabar film terbaru juga dapat mengikuti berbagai artikel hiburan lain di Garap Media.
Informasi mengenai film Indonesia, jadwal tayang bioskop, dan perkembangan industri hiburan dapat pembaca temukan melalui artikel lain di Garap Media. Pembaca juga dapat mengikuti rekomendasi tontonan terbaru untuk menemukan film yang sesuai dengan minat dan genre favorit.
Referensi
