Prabowo Lantik Lima Menteri Baru, Bahlil hingga Sarmuji Isi Kabinet 2026

Last Updated: 2 October 2026, 00:47

Bagikan:

Prabowo Lantik Lima Menteri Baru
Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta. Sumber gambar: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Table of Contents

Presiden Prabowo Subianto melantik lima menteri baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pelantikan tersebut menempatkan Bahlil Lahadalia sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Sugiono sebagai Menko PMK, Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam, Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri, dan M Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian. (Sekretariat Negara, 2026)

Reshuffle Kabinet Prabowo Mengubah Lima Posisi Menteri Strategis

Prabowo melantik para menteri berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026. Keputusan tersebut mengatur pemberhentian dan pengangkatan menteri serta wakil menteri dalam Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024-2029. (Sekretariat Negara, 2026)

Pelantikan berlangsung melalui prosesi pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Para pejabat baru kemudian menerima amanah untuk menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing.

Lima posisi menteri yang mengalami perubahan tersebut mencakup bidang strategis pemerintahan, yaitu:

  • Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
  • Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  • Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
  • Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri.
  • Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian. (ANTARA, 2026)

Selain lima menteri tersebut, Prabowo juga melantik sejumlah wakil menteri dan pejabat setingkat kepala lembaga dalam agenda yang sama. Pelantikan itu menunjukkan bahwa perubahan kabinet tidak hanya menyentuh posisi menteri koordinator dan menteri teknis. (ANTARA, 2026)

Bahlil Lahadalia Memimpin Hilirisasi dan Transisi Energi

Bahlil Lahadalia memperoleh mandat baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Dalam susunan pemerintahan terbaru, Bahlil juga merangkap sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. (ANTARA, 2026)

Kementerian koordinator baru tersebut memiliki tugas untuk mempercepat pelaksanaan agenda hilirisasi dan transisi energi. Menurut Bahlil, pemerintah membutuhkan koordinasi lintas kementerian untuk mempercepat eksekusi berbagai target tersebut. (ANTARA, 2026)

Posisi tersebut menempatkan Bahlil pada dua bidang yang berkaitan erat dengan agenda industrialisasi nasional. Hilirisasi membutuhkan dukungan energi, sedangkan transisi energi membutuhkan kebijakan yang terkoordinasi dengan sektor industri.

Sugiono dan Dudung Abdurachman Mendapat Mandat di Bidang Koordinator

Sugiono berpindah dari posisi Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Ia menggantikan Pratikno yang sebelumnya memimpin kementerian koordinator tersebut. (ANTARA, 2026)

Dalam menjalankan tugas barunya, Sugiono menyatakan akan melakukan koordinasi untuk memahami berbagai pekerjaan rumah di Kemenko PMK. Proses tersebut menjadi langkah awal dalam menjalankan tanggung jawab barunya. (Sekretariat Negara, 2026)

Sementara itu, Dudung Abdurachman mengisi posisi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Dudung menggantikan Djamari Chaniago dalam posisi tersebut. (ANTARA, 2026)

Pengalaman Dudung di lingkungan TNI menjadi salah satu latar belakang yang melekat pada penunjukannya. Posisi Menko Polkam akan mengoordinasikan sejumlah kebijakan yang berkaitan dengan politik, keamanan, dan stabilitas nasional.

Arrmanatha Nasir dan Sarmuji Mengisi Dua Kementerian Teknis

Arrmanatha Christiawan Nasir memperoleh mandat sebagai Menteri Luar Negeri. Diplomat karier tersebut menggantikan Sugiono setelah Prabowo melakukan penataan ulang posisi kabinet. (ANTARA, 2026)

Arrmanatha memiliki pengalaman panjang dalam diplomasi Indonesia. Pengalamannya mencakup tugas sebagai perwakilan Indonesia di berbagai forum internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Perubahan tersebut berlangsung ketika dinamika hubungan internasional semakin kompleks. Arrmanatha menyatakan dirinya akan melanjutkan berbagai agenda diplomasi Indonesia dengan memperhatikan kepentingan nasional. (Sekretariat Negara, 2026)

Sementara itu, Muhammad Sarmuji menjadi Menteri Perindustrian. Sarmuji menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita dalam posisi tersebut. (ANTARA, 2026)

Pelantikan Kabinet Prabowo Juga Mencakup Pejabat Non-Menteri

Prabowo tidak hanya melantik lima menteri dalam agenda di Istana Negara. Presiden juga melantik sejumlah wakil menteri, kepala badan, dan pejabat lembaga negara. (Sekretariat Negara, 2026)

Beberapa pejabat yang turut dilantik antara lain:

  • Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menko Bidang Perekonomian.
  • Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
  • Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian.
  • Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
  • Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
  • Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional. (Sekretariat Negara, 2026)

Pelantikan tersebut memperlihatkan bahwa Prabowo melakukan penataan kabinet secara lebih luas. Pemerintah menempatkan pejabat baru pada sejumlah posisi untuk melanjutkan agenda pemerintahan hingga akhir periode 2024-2029.

Reshuffle Kabinet Prabowo Menjadi Penataan Pemerintahan 2026

Pelantikan lima menteri menjadi bagian dari perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada Oktober 2026. Perubahan tersebut mencakup sektor hilirisasi, energi, pembangunan manusia, politik dan keamanan, diplomasi, serta industri.

Susunan baru tersebut akan menghadapi tugas untuk menjalankan program pemerintah sesuai bidang masing-masing. Kinerja para menteri baru selanjutnya akan menjadi perhatian publik karena setiap posisi memiliki peran strategis dalam menjalankan agenda pemerintahan.

Pembaca dapat mengikuti perkembangan politik dan pemerintahan melalui artikel terbaru di Garap Media. Informasi tersebut mencakup perubahan kabinet, kebijakan Presiden Prabowo, serta perkembangan tokoh-tokoh yang memegang jabatan strategis.

Garap Media juga menghadirkan berita lain mengenai politik, ekonomi, kebijakan publik, dan isu nasional. Pembaca dapat mengikuti artikel berikutnya untuk mengetahui langkah para menteri baru setelah resmi menjalankan tugas pemerintahan.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /