Polisi Ungkap Wajah Saepul, Terduga Pelaku Mutilasi Pria di Depok

Last Updated: 5 August 2026, 16:49

Bagikan:

Mutilasi Pria Depok
Polisi mengungkap identitas dan menangkap Saepul yang diduga sebagai pelaku mutilasi terhadap seorang pria di Depok. Sumber gambar: Beritasatu.com/Fahri Ali.
Table of Contents

Kasus Saepul mutilasi Depok akhirnya memasuki babak baru setelah polisi menangkap pelaku yang diduga membunuh dan memutilasi pria bernama Kunaefi di Kota Depok, Jawa Barat. Penangkapan tersebut mengungkap identitas pelaku, kronologi awal kejadian, hingga dugaan motif yang kini masih didalami penyidik. (detikNews, 2026).

Polisi menyatakan Saepul berusia 26 tahun dan berhasil diamankan oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di wilayah Pandeglang, Banten, setelah melarikan diri dari Depok. Penangkapan tersebut menjadi titik terang dalam pengungkapan kasus penemuan jasad pria di dalam karung yang sempat menggegerkan warga Pancoran Mas. (detikNews, 2026).

Saepul Mutilasi Depok Ditangkap Saat Berusaha Kabur ke Banten

Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa proses penangkapan dilakukan setelah tim Resmob melacak keberadaan pelaku sejak identitasnya berhasil diketahui.

Berdasarkan keterangan kepolisian, Saepul ditangkap pada Rabu (5/8/2026) dini hari di wilayah Pandeglang, Banten. Dalam dokumentasi yang dirilis kepolisian, pelaku terlihat mengenakan kaus hitam saat diamankan petugas. Wajahnya tampak tertunduk dengan tangan telah dikuasai aparat. (detikNews, 2026).

Polisi menyebut penangkapan berlangsung tanpa perlawanan berarti. Setelah diamankan, Saepul langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya guna mengungkap seluruh rangkaian tindak pidana tersebut. (detikNews, 2026).

Polisi Ungkap Korban dan Pelaku Berkenalan Melalui Media Sosial

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa korban bernama Kunaefi (51) dan pelaku Saepul sebelumnya tidak memiliki hubungan keluarga maupun pekerjaan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa keduanya berkenalan melalui media sosial sebelum akhirnya sepakat bertemu di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cipayung, Kota Depok, pada 23 Juli 2026. Pertemuan tersebut kemudian berubah menjadi tindak pidana yang berujung pada kematian korban. (Budi Hermanto, sebagaimana dikutip dalam detikNews, 2026).

Polisi mengungkap sejumlah fakta awal dalam penyidikan, antara lain:

  • Korban bernama Kunaefi berusia 51 tahun.
  • Pelaku bernama Saepul berusia 26 tahun.
  • Keduanya berkenalan melalui media sosial.
  • Pertemuan berlangsung di sebuah kontrakan di kawasan Cipayung.
  • Polisi menangkap pelaku di Pandeglang, Banten, saat melarikan diri. (detikNews, 2026).

Polisi Pasang Garis Polisi di Kontrakan Pelaku di Cipayung

Penyidik Polda Metro Jaya juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah kontrakan yang diduga menjadi lokasi pembunuhan korban. Lokasi kontrakan tersebut berada di kawasan Cipayung, Kota Depok, dan telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Petugas turut mengumpulkan sejumlah barang bukti yang diyakini berkaitan dengan tindak pidana tersebut (detikNews, 2026).

Polisi masih melakukan pemeriksaan forensik terhadap barang bukti yang ditemukan di lokasi. Hasil pemeriksaan itu diharapkan dapat memperkuat alat bukti sekaligus mengungkap secara rinci rangkaian peristiwa sebelum jasad korban ditemukan di dalam karung. (detikNews, 2026).

Penyidik Masih Dalami Motif Pembunuhan dan Mutilasi

Hingga saat ini, penyidik masih mendalami motif yang melatarbelakangi pembunuhan disertai mutilasi tersebut. Polisi telah memeriksa pelaku secara intensif untuk mencocokkan keterangan dengan barang bukti, hasil olah TKP, serta temuan forensik. Proses penyidikan juga melibatkan pendalaman komunikasi antara korban dan pelaku sebelum keduanya bertemu di Depok (detikNews, 2026).

Sejauh ini, polisi baru memastikan bahwa korban dan pelaku saling mengenal setelah berinteraksi melalui media sosial. Pertemuan yang semula dilakukan secara langsung kemudian berujung pada dugaan tindak pidana yang menyebabkan korban meninggal dunia. Aparat belum menyampaikan secara resmi motif maupun kronologi lengkap sebelum proses penyidikan selesai (detikNews, 2026).

Beberapa fakta yang telah dikonfirmasi kepolisian meliputi:

  • Pelaku berinisial Saepul telah ditangkap di Pandeglang, Banten.
  • Korban diketahui bernama Kunaefi, berusia 51 tahun.
  • Korban dan pelaku berkenalan melalui media sosial.
  • Dugaan pembunuhan terjadi di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cipayung, Depok.
  • Polisi masih mendalami motif serta melengkapi alat bukti sebelum berkas perkara dilimpahkan ke kejaksaan. (detikNews, 2026).

Penyelidikan Kasus Mutilasi Depok Terus Berlanjut

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penyidikan kasus mutilasi di Depok masih terus berlangsung. Penyidik berkomitmen mengungkap seluruh rangkaian peristiwa secara menyeluruh agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain memeriksa pelaku, polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi serta hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk melengkapi berkas perkara (detikNews, 2026).

Masyarakat diimbau untuk menunggu informasi resmi dari kepolisian dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Perkembangan terbaru terkait motif, rekonstruksi, maupun proses hukum terhadap tersangka diperkirakan akan disampaikan setelah penyidikan memasuki tahap berikutnya.

Kasus mutilasi yang menggemparkan Kota Depok memasuki babak baru setelah polisi berhasil menangkap Saepul yang diduga sebagai pelaku utama. Meski identitas tersangka telah terungkap, aparat masih mendalami motif, kronologi lengkap, serta berbagai barang bukti untuk memastikan seluruh fakta terungkap secara menyeluruh.

Ikuti perkembangan berita kriminal, hukum, dan peristiwa terbaru lainnya hanya di Garap Media. Jangan lewatkan juga artikel menarik lainnya yang menyajikan informasi akurat, mendalam, dan telah melalui proses verifikasi dari sumber tepercaya.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /