Kecelakaan terjadi pada Minggu (1/11/2026) di wilayah Greenacres, Palm Beach County, Florida, ketika sebuah jet pribadi Learjet 60 jatuh dan terbakar. Sebanyak sembilan orang yang berada di dalam pesawat meninggal dunia. Lokasi kejadian berada sekitar 11 kilometer dari Mar-a-Lago, kediaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Namun, tidak ada bukti bahwa pesawat tersebut mengarah ke kediaman Trump. (Associated Press, 2026; Anadolu Agency, 2026)
Pesawat Jatuh di Florida Dekat Mar-a-Lago
Jet Learjet 60 tersebut jatuh sekitar pukul 12.50 waktu setempat di kawasan Greenacres, Palm Beach County. Sebelumnya, pesawat berangkat dari Bandara Internasional Austin-Bergstrom, Texas, dengan tujuan North Eleuthera, Bahama. Otoritas penerbangan Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa seluruh sembilan orang di dalam pesawat meninggal dunia. (Federal Aviation Administration, dikutip Associated Press, 2026)
Benturan pesawat memicu ledakan dan kobaran api di dekat jalan raya serta kawasan permukiman. Dalam rekaman warga, pesawat terlihat menukik tajam sebelum menghantam tanah dan menghasilkan bola api besar. Insiden tersebut juga meninggalkan kawah di sekitar lokasi benturan. (Associated Press, 2026; NBC 6 South Florida, 2026)
Kediaman Trump di Mar-a-Lago berada beberapa kilometer dari lokasi kecelakaan. Meski demikian, pesawat tersebut sedang menjalani penerbangan menuju Bahama dan tidak ada informasi resmi yang menunjukkan adanya upaya mendekati kediaman presiden. Trump juga telah meninggalkan kawasan Palm Beach sebelum kecelakaan terjadi. (Euronews, 2026; Associated Press, 2026)
Pilot Laporkan Cuaca Buruk Sebelum Pesawat Jatuh
Rekaman komunikasi dengan pengatur lalu lintas udara memperlihatkan laporan pilot mengenai kondisi cuaca yang memburuk sebelum kecelakaan. Dalam komunikasi tersebut, pilot menyebut adanya turbulensi sedang, pembentukan es pada pesawat, dan hujan. Kru kemudian meminta izin untuk menaikkan ketinggian penerbangan. (Associated Press, 2026)
Kondisi berubah drastis ketika pesawat mengalami penurunan ketinggian dengan kecepatan sangat tinggi. Sebelum komunikasi berakhir, pilot sempat menyampaikan peringatan darurat atau mayday. Data penerbangan menunjukkan pesawat mengalami penurunan hingga puluhan ribu kaki per menit menjelang benturan. (Associated Press, 2026; WLRN, 2026)
Walaupun laporan awal mengungkap kondisi es dan turbulensi, penyebab kecelakaan belum dapat dipastikan. Para penyelidik masih perlu memeriksa kondisi pesawat, rekaman komunikasi, data penerbangan, serta faktor cuaca untuk mengetahui rangkaian kejadian secara menyeluruh. (Associated Press, 2026)
NTSB dan FAA Selidiki Kecelakaan Learjet 60
Badan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) memimpin penyelidikan dengan dukungan Administrasi Penerbangan Federal (FAA). Untuk mendukung proses tersebut, kedua lembaga mengirimkan tim guna mengumpulkan bukti dan memeriksa lokasi jatuhnya pesawat. (Anadolu Agency, 2026)
Sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi ditutup oleh petugas setempat untuk mendukung proses evakuasi dan penyelidikan. Pemerintah daerah turut mengevakuasi sekitar 600 warga dari komunitas rumah mobil di dekat lokasi kecelakaan. Hingga laporan awal diterbitkan, pihak berwenang belum melaporkan adanya korban jiwa di darat. (Associated Press, 2026)
Melalui penyelidikan tersebut, NTSB akan menentukan faktor yang menyebabkan Learjet 60 kehilangan kendali hingga menghantam kawasan permukiman. Masyarakat masih menunggu hasil pemeriksaan resmi mengenai penyebab kecelakaan dan identitas seluruh korban.
Garap Media menghadirkan berita internasional terbaru, termasuk perkembangan kecelakaan transportasi dan peristiwa penting di berbagai negara. Pembaca dapat mengikuti informasi lainnya untuk memahami perkembangan kejadian yang menjadi perhatian dunia.
Jangan lewatkan artikel lain di Garap Media yang membahas berita dunia, politik, teknologi, dan berbagai peristiwa aktual. Ikuti pembaruan informasi untuk mendapatkan perkembangan terbaru dari berbagai belahan dunia.
Referensi
