Nano Banana 2.1 – Google resmi memperkenalkan Nano Banana 2.1, model AI terbaru untuk menghasilkan serta mengedit gambar melalui percakapan. Model ini mempertahankan kecepatan dan efisiensi biaya tingkat Flash, tetapi membawa peningkatan pada kualitas visual, kepatuhan terhadap prompt, konsistensi karakter, dan rendering teks. (The Tech Outlook)
Nano Banana 2.1 Membawa Peningkatan dari Generasi Sebelumnya
Nano Banana 2.1 merupakan pembaruan dari Nano Banana 2 yang dirancang sebagai model lebih efisien dibandingkan Gemini 3 Pro Image. Google meningkatkan kemampuannya tanpa mengorbankan kecepatan pemrosesan dan efisiensi biaya.
Peningkatan tersebut mencakup desain visual, pengeditan berbasis mask, konsistensi subjek, serta kemampuan menghasilkan gambar yang terlihat lebih natural. Model ini juga diklaim lebih baik dalam mengikuti instruksi pengguna saat menghasilkan gambar.
Kemampuan tersebut membuat Nano Banana 2.1 tidak hanya berfokus pada pembuatan gambar dari teks. Model ini juga ditujukan untuk kebutuhan pengeditan gambar yang membutuhkan perubahan bertahap melalui instruksi percakapan.
Kualitas Gambar Lebih Baik hingga Resolusi 4K
Salah satu pembaruan utama Nano Banana 2.1 berada pada kualitas visual di berbagai pilihan resolusi. Model ini mendukung output 1K, 2K, dan 4K, dengan resolusi 1K menjadi pengaturan bawaan.
Google juga memperbaiki masalah tiling artifacts yang sebelumnya dapat muncul pada gambar dengan rasio sangat lebar atau panorama. Perbaikan tersebut berlaku pada rasio 1:4, 4:1, 1:8, dan 8:1 untuk output 2K serta 4K.
Bagi pengguna yang membuat visual berukuran lebar, peningkatan ini dapat membantu menghasilkan gambar dengan tampilan lebih konsisten. Hal tersebut menjadi penting untuk kebutuhan visual yang menggunakan format panorama atau komposisi ekstrem.
Rendering Teks dan Infografis Ikut Ditingkatkan
Nano Banana 2.1 juga mendapatkan peningkatan pada kemampuan text rendering. Model ini dirancang untuk menghasilkan teks dalam gambar dengan lebih baik sekaligus meningkatkan akurasi tata letak infografis.
Peningkatan ini relevan ketika gambar membutuhkan elemen informasi, bukan sekadar visual dekoratif. Infografis, misalnya, membutuhkan penempatan teks dan elemen visual yang lebih terstruktur agar hasil akhirnya tetap mudah dipahami.
Google juga menyebut adanya peningkatan dalam visual design dan kemampuan pengeditan menggunakan mask. Kombinasi tersebut membuat model lebih fleksibel ketika pengguna ingin mengubah bagian tertentu dari sebuah gambar.
Baca juga: ChatGPT Images 2.5 Resmi Hadir dengan Generasi Gambar 50 Persen Lebih Cepat
Bisa Menggabungkan hingga 14 Gambar Referensi
Fitur lain yang menarik adalah kemampuan multi-image fusion. Nano Banana 2.1 dapat menggunakan hingga 14 gambar referensi dalam satu proses untuk membantu menghasilkan visual sesuai kebutuhan pengguna.
Model tersebut mendukung konsistensi hingga empat karakter sekaligus. Untuk objek, Nano Banana 2.1 dapat mempertahankan kesetiaan hingga sepuluh objek dalam proses penggabungan gambar.
Kemampuan ini memperluas penggunaan model untuk kebutuhan visual yang melibatkan banyak referensi. Pengguna dapat memberikan beberapa sumber gambar untuk membantu model mempertahankan karakter atau objek tertentu dalam hasil akhir.
Nano Banana 2.1 Terhubung dengan Google Search
Google juga menambahkan kemampuan grounding menggunakan Google Web dan Image Search. Artinya, model dapat memanfaatkan informasi dari pencarian web dan gambar Google dalam proses menghasilkan visual.
Selain itu, pengguna dapat memilih tingkat Thinking yang tersedia dalam tiga pilihan, yaitu minimal, medium, dan high. Mode medium menjadi pengaturan default pada Nano Banana 2.1.
Kombinasi pencarian dan pilihan tingkat Thinking memberikan lebih banyak kendali terhadap cara model memproses permintaan. Pengguna dapat menyesuaikan pendekatan tersebut berdasarkan kebutuhan visual yang ingin dibuat.
Mulai Hadir di Berbagai Layanan Google
Nano Banana 2.1 mulai digulirkan ke sejumlah layanan Google. Model ini tersedia melalui Gemini App, AI Mode di Search, Google AI Studio, Flow by Google, Stitch by Google, Google Ads, serta platform Gemini Enterprise. (The Tech Outlook)
Kehadiran di berbagai layanan menunjukkan bahwa Google tidak membatasi Nano Banana 2.1 hanya untuk eksperimen pembuatan gambar. Model tersebut juga diarahkan untuk digunakan dalam berbagai kebutuhan kreatif dan pekerjaan berbasis visual.
Dengan peningkatan kualitas hingga 4K, dukungan banyak gambar referensi, rendering teks yang lebih baik, serta pengeditan berbasis percakapan, Nano Banana 2.1 membawa kemampuan generasi gambar Google ke tingkat yang lebih praktis. Keunggulan utamanya terletak pada kombinasi kualitas visual, kecepatan, efisiensi, dan kemampuan mengikuti instruksi dalam satu model. (The Tech Outlook)
Referensi
- thetechoutlook. (2026). Google launches its latest high-efficiency image generation and conversational editing model: Nano Banana 2.1. Retrieved from https://www.thetechoutlook.com/new-release/software-apps/google-launches-its-latest-high-efficiency-image-generation-and-conversational-editing-model-nano-banana-2-1/
