Nadin Amizah Rilis Laika, yang Ditinggalkan, Album Ketiga dengan 11 Lagu

Last Updated: 29 August 2026, 00:53

Bagikan:

Nadin Amizah Laika yang Ditinggalkan
Nadin Amizah resmi merilis album ketiganya, Laika, Yang Ditinggalkan, pada 28 Agustus 2026 dengan 11 lagu yang mengusung kisah personal dan emosional. Sumber gambar: Spotify.
Table of Contents

Nadin Amizah resmi merilis album studio ketiganya, Laika, yang Ditinggalkan, pada Jumat (28/8/2026). Album tersebut menghadirkan 11 lagu yang mengembangkan konsep terinspirasi dari kisah Laika, anjing yang dikirim Uni Soviet ke luar angkasa pada 1957, sekaligus melanjutkan perjalanan musikal Nadin setelah dua album sebelumnya (IDN Times, 2026; Spotify, 2026).

Nadin Amizah Laika, yang Ditinggalkan Hadirkan 11 Lagu

Laika, yang Ditinggalkan menjadi album studio ketiga dalam perjalanan musik Nadin Amizah. Album tersebut mengikuti Selamat Ulang Tahun yang dirilis pada 2020 dan Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya yang dirilis pada 2023.

Nadin menghadirkan 11 lagu dalam album tersebut dengan judul yang membentuk rangkaian cerita. Daftar lagu Laika, yang Ditinggalkan terdiri atas:

  • “Pesan Digital Seekor Anjing Dari Luar Angkasa”
  • “Moonlight”
  • “Kematian, Jika Aku Jadi Kekasihnya”
  • “Reservasi Untuk Dua”
  • “Tamu Berwajah Itu”
  • “Amarah”
  • “Putih Merana”
  • “Take Him To The Moon For Me”
  • “Ditemukan Sebuah Bangkai”
  • “Langit Melepas Hujan”
  • “Laika, Kau Mudah Dicinta”

Spotify mencatat Laika, yang Ditinggalkan sebagai album terbaru Nadin Amizah dengan 11 lagu. Album tersebut resmi tersedia di platform streaming pada 28 Agustus 2026 dan menjadi salah satu rilisan utama Nadin pada tahun ini (Spotify, 2026).

Kisah Laika Menjadi Inspirasi Album Nadin Amizah

Nadin menggunakan kisah Laika sebagai salah satu fondasi konseptual dalam album ketiganya. Laika merupakan anjing yang dikirim Uni Soviet ke luar angkasa menggunakan Sputnik 2 pada November 1957.

Kisah tersebut memberikan latar yang kuat untuk memahami judul Laika, yang Ditinggalkan. Perjalanan Laika menuju luar angkasa menghadirkan konsep mengenai keberangkatan, keterasingan, jarak, dan sesuatu yang ditinggalkan.

Judul “Pesan Digital Seekor Anjing Dari Luar Angkasa” membuka daftar lagu album dengan referensi langsung terhadap konsep tersebut. Nadin kemudian menutup album dengan “Laika, Kau Mudah Dicinta” yang kembali menyebut nama Laika.

Rangkaian judul tersebut menciptakan hubungan konseptual antara awal dan akhir album. Pendekatan tersebut membuat Laika, yang Ditinggalkan tidak hanya tampil sebagai kumpulan lagu, tetapi juga sebagai karya dengan identitas cerita yang kuat.

Nadin Amizah Libatkan 10 Produser dalam Album Ketiga

Proses produksi Laika, yang Ditinggalkan melibatkan sejumlah nama dalam penggarapan musik. IDN Times melaporkan bahwa Nadin mengajak 10 produser untuk mengerjakan 11 lagu dalam album tersebut (IDN Times, 2026).

Keterlibatan banyak produser memberikan ruang bagi album untuk menghadirkan variasi warna musik. Nadin tetap menjadi pusat dalam penyampaian cerita karena karakter vokal dan penulisan lagunya menjadi bagian penting dari identitas album.

Beberapa karakter utama album tersebut dapat dirangkum sebagai berikut:

  • Album menghadirkan 11 lagu.
  • Album menggunakan kisah Laika sebagai inspirasi konseptual.
  • Album melibatkan 10 produser.
  • Album menjadi karya studio ketiga Nadin.
  • Album memadukan judul lagu berbahasa Indonesia dan Inggris.
  • Album membangun hubungan cerita dari lagu pembuka hingga lagu penutup.

Laika, yang Ditinggalkan Lanjutkan Perjalanan Musik Nadin

Album ketiga Nadin hadir tiga tahun setelah Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya. Jarak perilisan tersebut memberikan ruang bagi Nadin untuk mengembangkan konsep dan pendekatan musik yang berbeda.

Selamat Ulang Tahun sebelumnya memperkenalkan karakter Nadin melalui lagu-lagu yang personal dan puitis. Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya kemudian memperluas eksplorasi tersebut melalui cerita mengenai dunia, cinta, dan berbagai pengalaman manusia.

Laika, yang Ditinggalkan membawa konsep yang lebih spesifik melalui penggunaan sosok Laika sebagai inspirasi. Konsep tersebut memberikan identitas yang berbeda bagi album ketiga Nadin dalam diskografinya.

Nadin Amizah Perkuat Identitas Musik lewat Laika, yang Ditinggalkan

Perilisan Laika, yang Ditinggalkan menandai fase baru dalam perjalanan kreatif Nadin Amizah. Album tersebut menunjukkan keberanian Nadin dalam membangun sebuah karya dengan konsep yang terhubung melalui judul dan tema besar.

Sebelas lagu dalam album memberikan ruang bagi Nadin untuk mengeksplorasi berbagai bentuk cerita. Judul seperti “Amarah”, “Putih Merana”, “Ditemukan Sebuah Bangkai”, dan “Langit Melepas Hujan” memperlihatkan ragam gambaran yang muncul dalam narasi album.

Kehadiran Laika, yang Ditinggalkan juga memperkuat posisi Nadin sebagai salah satu musisi Indonesia yang mengandalkan kekuatan cerita dan penulisan lirik. Album ketiga tersebut kini dapat didengarkan melalui berbagai platform musik digital.

Pembaca dapat mengikuti perkembangan Nadin Amizah, album Laika, yang Ditinggalkan, serta rilisan musik Indonesia lainnya melalui artikel hiburan terbaru di Garap Media.

Informasi mengenai album baru, single terbaru, dan perjalanan musisi Indonesia juga dapat menjadi bacaan lanjutan. Ikuti terus Garap Media untuk mendapatkan berita musik dan perkembangan industri hiburan Indonesia.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /