Mahalini resmi merilis single terbaru berjudul “Percuma” pada Jumat (28/8). Lagu tersebut menghadirkan interpretasi baru dari karya yang sebelumnya dikenal melalui Anggis Devaki dan Betrand Putra Onsu, sekaligus menampilkan Mahalini sebagai salah satu pencipta lagu bersama Martinus Tintin dan Mohammed Kamga (RRI, 2026; Medcom, 2026).
Mahalini Percuma Resmi Hadir pada 28 Agustus 2026
Mahalini merilis “Percuma” melalui berbagai platform musik digital pada 28 Agustus 2026. Platform streaming Qobuz mencatat lagu tersebut sebagai rilisan pop Mahalini di bawah label HITS Records dengan durasi 4 menit 26 detik (Qobuz, 2026).
Spotify juga mencatat “Percuma” sebagai rilisan Mahalini pada tanggal yang sama. Platform tersebut mencantumkan lagu “Percuma” bersama versi instrumental dalam satu paket rilisan berdurasi sekitar 8 menit 53 detik (Spotify, 2026).
Rilisan tersebut memiliki sejumlah karakter utama yang membuatnya menarik perhatian pendengar:
- Mahalini membawakan “Percuma” melalui interpretasi vokalnya sendiri.
- Mahalini turut tercatat sebagai pencipta lagu.
- Martinus Tintin ikut menggarap komposisi lagu.
- Mohammed Kamga turut terlibat dalam penulisan lirik.
- HITS Records menangani perilisan lagu tersebut.
Kehadiran “Percuma” juga memperlihatkan hubungan kreatif Mahalini dengan lagu yang sebelumnya telah dinyanyikan oleh penyanyi lain. Mahalini tidak sekadar membawakan kembali lagu tersebut karena interpretasinya memberikan warna vokal yang berbeda.
Mahalini Percuma Ceritakan Kelelahan dalam Hubungan
“Percuma” mengangkat kisah seseorang yang terus mempertahankan hubungan meskipun hubungan tersebut telah kehilangan makna. Lirik lagu menggambarkan rasa lelah ketika seseorang terus berusaha memperbaiki hubungan tetapi tidak memperoleh respons yang sepadan (Medcom, 2026).
Mahalini menciptakan lagu tersebut bersama Martinus Tintin dan Mohammed Kamga. Kolaborasi tersebut menghasilkan lagu dengan tema emosional yang dekat dengan karakter musik Mahalini yang sering mengeksplorasi kisah cinta, kehilangan, dan proses menerima keadaan.
RRI menjelaskan bahwa “Percuma” memiliki perjalanan yang cukup menarik sebelum versi Mahalini dirilis. Anggis Devaki dan Betrand Peto Putra Onsu lebih dahulu merilis lagu tersebut pada Juni 2025, sedangkan Mahalini kemudian menghadirkan versinya sendiri pada Agustus 2026 (RRI, 2026).
“Percuma” Mahalini Hadirkan Interpretasi Berbeda dari Versi Sebelumnya
Versi Mahalini memberikan perspektif baru terhadap lagu “Percuma”. Vokal Mahalini membawa karakter emosional yang lebih personal ketika lagu tersebut membicarakan hubungan yang semakin kehilangan arah.
Lagu tersebut tidak hanya menggambarkan kesedihan karena berakhirnya sebuah hubungan. “Percuma” juga menggambarkan proses seseorang ketika menyadari bahwa mempertahankan hubungan seorang diri tidak selalu menghasilkan perubahan (Disway, 2026).
Makna tersebut membuat “Percuma” memiliki beberapa lapisan emosional:
- Lagu menggambarkan rasa lelah setelah terlalu lama mempertahankan hubungan.
- Lagu menggambarkan kekecewaan ketika pasangan tidak lagi memberikan respons.
- Lagu menggambarkan perubahan perasaan dalam sebuah hubungan.
- Lagu menggambarkan proses menerima kenyataan setelah usaha tidak membuahkan hasil.
Mahalini sebelumnya juga pernah membawakan “Percuma” dalam konser tunggal KOMA Live in Concert di Istora Senayan, Jakarta, pada Februari 2026. Penampilan tersebut menjadi kesempatan bagi Mahalini untuk memperkenalkan interpretasinya terhadap lagu yang ia ciptakan sendiri (ANTARA, 2026).
Mahalini Percuma Perluas Perjalanan Kreatif Setelah Album KOMA
Perilisan “Percuma” melanjutkan aktivitas musik Mahalini setelah dirinya menghadirkan album Koma, dan menggelar konser tunggal pada Februari 2026. Rilisan terbaru tersebut memperlihatkan konsistensi Mahalini dalam menghadirkan lagu dengan tema emosional.
Kehadiran versi baru “Percuma” juga memberikan kesempatan bagi pendengar untuk membandingkan interpretasi Mahalini dengan versi Anggis Devaki dan Betrand Peto Putra Onsu. Perbedaan karakter vokal masing-masing penyanyi memberikan warna berbeda terhadap cerita yang sama.
Mahalini juga memiliki posisi unik karena dirinya terlibat langsung dalam proses penciptaan lagu. Keterlibatan tersebut membuat “Percuma” tidak hanya menjadi rilisan baru, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan Mahalini sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu.
Perilisan “Percuma” menambah katalog musik Mahalini dengan karya yang membawa tema cinta, kelelahan, dan penerimaan. Pembaca dapat mengikuti perkembangan terbaru Mahalini, rilisan musik Indonesia, dan kabar musisi lainnya melalui artikel hiburan di Garap Media.
Informasi mengenai perjalanan karier Mahalini dan perkembangan musik Indonesia juga dapat menjadi bacaan lanjutan. Ikuti terus artikel terbaru di Garap Media untuk mendapatkan berita musik, rilisan terbaru, dan kisah para musisi Indonesia.
Referensi
