Masjid Apung An-Nur Ancol, Karya Andra Matin dengan Konsep Bahtera Iman

Last Updated: 21 October 2026, 00:47

Bagikan:

Masjid Apung An-Nur Ancol
Masjid Apung An-Nur di kawasan Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, resmi diresmikan pada 16 Oktober 2026 oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Masjid rancangan Andra Matin ini mengusung konsep “Bahtera Iman” dengan arsitektur yang menyatu dengan lanskap pesisir. Sumber gambar: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Table of Contents

Masjid Apung An-Nur di kawasan Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, resmi diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada 16 Oktober 2026. Dirancang oleh arsitek Andra Matin, bangunan seluas 2.241 meter persegi ini berdiri di atas perairan dan mengusung konsep “Bahtera Iman”. Konsep tersebut memadukan arsitektur, simbol keislaman, serta lanskap pesisir (Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, 2026).

Masjid Apung An-Nur Ancol Mengusung Konsep Bahtera Iman

Berbeda dari masjid pada umumnya, Masjid Apung An-Nur menghadirkan ruang ibadah dengan suasana khas pesisir. Lingkungan perairan di sekitarnya menjadi bagian dari pengalaman visual sekaligus suasana beribadah.

Melalui konsep “Bahtera Iman”, Andra Matin menggambarkan perjalanan spiritual menggunakan pendekatan arsitektur. Bentuk bangunan dan pemilihan elemen desain menciptakan hubungan antara ruang ibadah, alam, dan simbol-simbol keislaman.

Sejumlah elemen utama membentuk karakter arsitektur Masjid Apung An-Nur, antara lain:

  • Lokasi di atas perairan: menghadirkan pemandangan pesisir sebagai bagian dari lingkungan masjid.

  • Luas bangunan 2.241 meter persegi: menyediakan ruang untuk menunjang kegiatan ibadah dan aktivitas keagamaan.

  • Konsep Bahtera Iman: menggambarkan perjalanan spiritual melalui bentuk arsitektur.

  • Lanskap pesisir: menyatukan tampilan bangunan dengan lingkungan sekitarnya.

Perpaduan elemen tersebut menjadikan Masjid Apung An-Nur bagian dari perkembangan arsitektur fasilitas keagamaan di Jakarta. Desainnya juga memperlihatkan cara arsitektur mengangkat karakter lingkungan tanpa meninggalkan fungsi utama bangunan sebagai tempat ibadah (Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, 2026).

Denah Segi Lima Masjid Apung An-Nur Memuat Simbol Keislaman

Selain mengutamakan fungsi ibadah, desain Masjid Apung An-Nur memuat sejumlah simbol yang berkaitan dengan nilai-nilai Islam. Denah segi lima merepresentasikan lima rukun Islam sekaligus lima waktu salat, sedangkan unsur bulan dan bintang melambangkan cahaya serta petunjuk.

Melalui bentuk dan simbol tersebut, bangunan menyampaikan makna spiritual kepada pengunjung. Arsitektur masjid tidak sekadar menyediakan ruang untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga menghadirkan pesan melalui elemen desainnya.

Keberadaan perairan di sekeliling masjid turut memperkuat karakter bangunan. Suasana terbuka di kawasan pesisir membedakannya dari bangunan ibadah yang berada di tengah lingkungan perkotaan padat.

Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana arsitektur dapat memadukan fungsi, identitas, dan makna simbolis. Masjid Apung An-Nur menjadi salah satu contoh pemanfaatan lingkungan alam untuk memperkuat karakter visual ruang ibadah.

Masjid Apung An-Nur Ancol Berkapasitas hingga 900 Jemaah

Selain menawarkan arsitektur khas, Masjid Apung An-Nur menyediakan fasilitas untuk mendukung kegiatan keagamaan masyarakat dan pengunjung Ancol. Menurut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (2026), masjid ini memiliki kapasitas sekitar 900 jemaah yang tersebar di ruang utama dan area plaza.

Fasilitas tersebut mencakup beberapa bagian utama:

  • Ruang utama: menampung hingga 600 jemaah, terdiri atas 460 jemaah laki-laki dan 140 jemaah perempuan.

  • Area plaza: menyediakan kapasitas tambahan sekitar 300 jemaah.

  • Ruang ibadah pesisir: memberikan alternatif tempat beribadah bagi masyarakat dan pengunjung kawasan Ancol.

Kehadiran masjid ini diharapkan dapat memperluas pilihan wisata religi di ibu kota. Lokasinya yang berada di kawasan Ancol juga memungkinkan masyarakat menggabungkan kegiatan wisata dengan aktivitas ibadah.

Masjid Apung An-Nur menjadi bagian dari perkembangan fasilitas publik Jakarta yang memadukan fungsi keagamaan, arsitektur, dan lingkungan pesisir. Pembaca dapat menemukan artikel lain tentang destinasi wisata, bangunan ikonik, dan perkembangan arsitektur Indonesia melalui Garap Media.

Jangan lewatkan pula berbagai berita mengenai wisata religi, sejarah bangunan, dan destinasi menarik di berbagai daerah. Kunjungi Garap Media untuk mengikuti informasi terbaru tentang tempat-tempat yang memiliki nilai budaya, spiritual, dan arsitektur yang unik.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /