Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok

Last Updated: 19 September 2026, 06:27

Bagikan:

Kapal Induk Pertama Indonesia
Kapal induk Giuseppe Garibaldi tiba di Pelabuhan Tanjung Priok sebelum resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya. Sumber gambar: ANTARA.
Table of Contents

Kapal induk pertama Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi, tiba di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat, 18 September 2026. Kapal hibah dari Italia tersebut menjadi perhatian setelah terlihat bersandar di pelabuhan dan dikawal kapal perang TNI Angkatan Laut dalam perjalanan memasuki perairan Jakarta. (Suara Surabaya, 2026)

ITS Giuseppe Garibaldi Bersandar di Dermaga 107 Tanjung Priok

Penampakan kapal induk tersebut terlihat jelas setelah ITS Giuseppe Garibaldi memasuki kawasan Pelabuhan Tanjung Priok sekitar pukul 07.58 WIB. Kapal kemudian merapat di Dermaga 107 dan mendapat penyambutan dari jajaran pejabat pemerintah serta unsur TNI. (Suara Surabaya, 2026)

Kapal induk asal Italia itu sebelumnya berlayar menuju Indonesia sejak 24 Agustus 2026. Perjalanan tersebut membawa kapal melewati sejumlah wilayah sebelum memasuki perairan Indonesia melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia I atau jalur Perairan Bangka, Bangka Belitung. (Suara Surabaya, 2026)

Kedatangan kapal mendapat pengawalan dari kapal perang TNI AL. Dua kapal yang terlihat mendampingi perjalanan Giuseppe Garibaldi menuju Jakarta adalah KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321. (JawaPos.com, 2026)

Kapal Induk Pertama Indonesia Segera Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya

Kehadiran Giuseppe Garibaldi di Tanjung Priok menjadi bagian dari proses transisi sebelum kapal resmi masuk ke jajaran TNI AL. Kapal tersebut masih menggunakan bendera Italia dan masih dikomandani Kapten Marco Guerriero ketika tiba di Jakarta. (ANTARA, 2026)

Pemerintah Indonesia dan Italia menjadwalkan proses serah terima kapal pada 24 September 2026. Pada momentum tersebut, Giuseppe Garibaldi akan berganti bendera menjadi Indonesia dan menggunakan nama baru KRI Sriwijaya. (ANTARA, 2026)

Perubahan nama tersebut juga berkaitan dengan penyiapan struktur pengawakan kapal. TNI AL telah menunjuk Kolonel Laut (P) Fuad Hasan sebagai calon komandan KRI Sriwijaya setelah proses serah terima selesai. Dalam laporan SINDOnews, Fuad juga menceritakan pengalaman mengawaki kapal bersama personel Angkatan Laut Italia selama perjalanan dari Italia menuju Indonesia. (SINDOnews, 2026)

400 Personel TNI AL Disiapkan Mengawaki KRI Sriwijaya

TNI AL menyiapkan 400 personel untuk menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal resmi diserahkan kepada Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari 100 personel yang telah mengikuti pelayaran dari Italia dan 300 personel tambahan yang telah menjalani pelatihan. (ANTARA, 2026)

Persiapan awak kapal mencakup pelatihan pengoperasian kapal induk serta prosedur kerja di dalam kapal. Sebagian personel juga mengikuti familiarisasi di Pangkalan Angkatan Laut Italia di Taranto sebelum ikut dalam proses pengawakan bersama. (ANTARA, 2026)

Beberapa tahapan yang telah dijalani personel TNI AL meliputi:

  • Pelatihan pengoperasian kapal induk.
  • Pendidikan prosedur dan tata kerja di atas kapal.
  • Familiarisasi di Pangkalan Angkatan Laut Italia di Taranto.
  • Pengawakan bersama personel Angkatan Laut Italia.
  • Persiapan 400 personel sebagai awak KRI Sriwijaya.

Pengalaman tersebut memberikan kesempatan kepada personel TNI AL untuk mempelajari sistem pengoperasian Giuseppe Garibaldi secara langsung. Fuad menjelaskan bahwa personel Indonesia tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga menjalankan tugas harian selama pelayaran, termasuk penjagaan dan pekerjaan sesuai bidang masing-masing. (SINDOnews, 2026)

Kolonel Fuad Hasan Dipersiapkan Menjadi Komandan KRI Sriwijaya

Kolonel Laut (P) Fuad Hasan mendapat kepercayaan untuk menjadi komandan pertama kapal yang nantinya bernama KRI Sriwijaya. Perwira lulusan Akademi Angkatan Laut tahun 2002 tersebut sebelumnya pernah menjabat sebagai Komandan KRI Raden Eddy Martadinata-331. (ANTARA, 2026)

Fuad bersama 100 personel TNI AL mengikuti pelatihan sekitar satu bulan di Koarmada II Surabaya. Mereka kemudian menjalani familiarisasi selama sekitar satu bulan di Taranto sebelum ikut mengawaki kapal dalam perjalanan menuju Indonesia. (ANTARA, 2026)

Pelayaran dari Italia menuju Indonesia juga mempertemukan personel TNI AL dengan sekitar 300 personel Angkatan Laut Italia dalam skema pengawakan bersama. Proses tersebut menjadi bagian dari adaptasi personel Indonesia terhadap sistem dan teknologi kapal sebelum Giuseppe Garibaldi sepenuhnya masuk dalam jajaran TNI AL. (SINDOnews, 2026)

Kedatangan Giuseppe Garibaldi Menandai Tahap Baru TNI AL

Penampakan Giuseppe Garibaldi di Tanjung Priok menandai tahap penting sebelum kapal tersebut resmi menggunakan identitas Indonesia. Setelah serah terima pada 24 September 2026, kapal akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya sekaligus menjalani perubahan bendera dan struktur pengawakan. (ANTARA, 2026)

Kedatangan kapal juga memperlihatkan proses panjang yang melibatkan pelatihan personel, familiarisasi teknologi, dan pelayaran bersama dari Italia. Dengan persiapan tersebut, TNI AL menyiapkan ratusan personel untuk menjalankan operasional kapal setelah proses peresmian selesai.

Bagi pembaca yang ingin mengikuti perkembangan terbaru mengenai pertahanan, teknologi militer, dan kabar nasional, Garap Media menghadirkan berbagai informasi aktual dengan pembahasan yang mudah dipahami. Simak artikel lainnya untuk mendapatkan informasi terbaru dari berbagai bidang.

Garap Media juga terus menyajikan berita dan informasi pilihan mengenai peristiwa nasional, teknologi, hingga perkembangan dunia. Jangan lewatkan artikel terbaru lainnya untuk memperluas informasi dan mengikuti berbagai kabar yang sedang menjadi perhatian publik.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /