Cyclothymia adalah gangguan suasana hati yang menyebabkan perubahan berulang antara gejala hipomania dan gejala depresi yang lebih ringan dibandingkan episode pada gangguan bipolar. Kondisi ini dapat berlangsung dalam jangka panjang dan dapat mengganggu kehidupan sosial, pekerjaan, pendidikan, serta hubungan seseorang. (Mayo Clinic, 2022)
Cyclothymia Menyebabkan Perubahan Suasana Hati yang Berulang
Cyclothymia atau cyclothymic disorder termasuk dalam kelompok gangguan bipolar dan terkait. Kondisi ini menimbulkan gejala hipomania dan depresi yang tidak memenuhi tingkat keparahan atau durasi untuk disebut sebagai episode hipomania maupun depresi penuh. (National Institute of Mental Health, 2025)
Perubahan tersebut dapat membuat seseorang mengalami periode dengan energi tinggi lalu berpindah menuju periode dengan energi dan motivasi yang lebih rendah. Seseorang juga dapat mengalami periode suasana hati yang relatif stabil di antara perubahan tersebut.
Beberapa karakteristik cyclothymia dapat meliputi:
- Perubahan suasana hati yang terjadi berulang.
- Peningkatan energi atau aktivitas pada periode tertentu.
- Penurunan energi dan minat pada periode lainnya.
- Perubahan kebutuhan tidur.
- Pikiran yang bergerak cepat pada periode suasana hati meningkat.
- Kesulitan berkonsentrasi pada periode tertentu.
- Perubahan perilaku yang dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari.
Gejala Hipomania dan Depresi Muncul dengan Pola Berbeda
Gejala hipomania dapat membuat seseorang mengalami peningkatan energi, rasa percaya diri, optimisme, aktivitas fisik, dan dorongan untuk mencapai tujuan. Kondisi tersebut juga dapat menyebabkan seseorang berbicara lebih banyak, tidur lebih sedikit, mudah terdistraksi, atau mengambil keputusan yang kurang bijaksana. (Mayo Clinic, 2022)
Gejala depresi dapat menghadirkan kesedihan, rasa kosong, kelelahan, kehilangan minat, gangguan tidur, perubahan berat badan, rasa bersalah, serta kesulitan berkonsentrasi. Gejala tersebut dapat memengaruhi kemampuan seseorang menjalankan aktivitas sehari-hari meskipun tingkat keparahannya berbeda dari depresi mayor. (Mayo Clinic, 2022)
Perbedaan karakter tersebut membuat cyclothymia tidak selalu mudah dikenali. Seseorang dapat menganggap perubahan emosinya sebagai bagian dari kepribadian, padahal pola tersebut dapat menunjukkan gangguan suasana hati yang membutuhkan evaluasi profesional.
Cyclothymia Berbeda dari Bipolar I dan Bipolar II
Cyclothymia memiliki hubungan dengan gangguan bipolar, tetapi ketiganya memiliki kriteria klinis yang berbeda. Bipolar I melibatkan episode mania, sedangkan bipolar II melibatkan episode hipomania dan depresi mayor. Cyclothymia melibatkan gejala hipomania dan depresi yang tidak memenuhi kriteria episode penuh tersebut. (National Institute of Mental Health, 2025)
Perbedaan tersebut membuat seseorang tidak dapat menentukan diagnosis hanya berdasarkan frekuensi perubahan suasana hati. Profesional kesehatan mental perlu menilai durasi, intensitas, pola gejala, serta dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.
Diagnosis Cyclothymia Membutuhkan Pengamatan dalam Jangka Panjang
Diagnosis cyclothymia membutuhkan evaluasi menyeluruh terhadap pola suasana hati. Pemeriksaan dapat mencakup pemeriksaan fisik, evaluasi psikologis, riwayat kesehatan, serta pencatatan suasana hati dan pola tidur. Informasi dari keluarga atau orang terdekat juga dapat membantu menggambarkan perubahan perilaku yang mungkin tidak disadari seseorang. (Mayo Clinic, 2022)
Kriteria diagnostik juga mempertimbangkan durasi gejala. Pada orang dewasa, pola gejala hipomania dan depresi harus berlangsung setidaknya dua tahun dan terjadi selama setidaknya separuh periode tersebut. Periode suasana hati yang stabil biasanya tidak berlangsung lebih dari dua bulan. (Mayo Clinic, 2022)
Penanganan Cyclothymia Menggabungkan Psikoterapi dan Obat
Penanganan cyclothymia bertujuan mengurangi frekuensi serta intensitas perubahan suasana hati. Psikoterapi dan obat-obatan menjadi bagian utama penanganan, sedangkan tenaga kesehatan menentukan pendekatan berdasarkan kondisi setiap orang. (Mayo Clinic, 2022)
Psikoterapi dapat membantu seseorang mengenali pola perubahan suasana hati, memahami pemicu, dan mengembangkan strategi menghadapi stres. Cognitive behavioral therapy atau CBT menjadi salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk membantu mengubah pola pikiran dan perilaku yang kurang sehat. (Mayo Clinic, 2022)
Tidak ada obat yang secara khusus disetujui Food and Drug Administration untuk cyclothymia. Dokter dapat menggunakan obat yang juga digunakan dalam penanganan gangguan bipolar untuk membantu mengendalikan gejala tertentu. (Mayo Clinic, 2022)
Pola Tidur dan Pencatatan Suasana Hati Mendukung Pengelolaan Cyclothymia
Pengelolaan cyclothymia juga dapat melibatkan kebiasaan yang membantu menjaga kestabilan suasana hati. Pola tidur teratur, aktivitas fisik, pencatatan suasana hati, dan kepatuhan terhadap rencana terapi dapat membantu seseorang mengenali perubahan gejala lebih awal. (Mayo Clinic, 2022)
Beberapa langkah pendukung yang dapat dilakukan meliputi:
- Mencatat perubahan suasana hati dan pola tidur.
- Menjaga jadwal tidur dan aktivitas secara konsisten.
- Mengikuti rencana terapi yang diberikan tenaga kesehatan.
- Mengenali tanda awal perubahan suasana hati.
- Melakukan aktivitas fisik secara teratur.
- Menghindari alkohol dan zat rekreasional yang dapat memperburuk perubahan suasana hati.
- Membicarakan perubahan gejala dengan dokter atau profesional kesehatan mental.
Cyclothymia memerlukan perhatian karena kondisi tersebut dapat mengganggu berbagai aspek kehidupan dan memiliki risiko berkembang menjadi gangguan bipolar I atau II. Kondisi ini juga dapat muncul bersamaan dengan gangguan kecemasan atau masalah penggunaan zat pada sebagian orang. (Mayo Clinic, 2022)
Jika perubahan suasana hati terjadi berulang dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, seseorang sebaiknya mencari bantuan profesional. Diagnosis sendiri tidak dapat menggantikan evaluasi dokter, psikiater, atau psikolog karena berbagai kondisi kesehatan dapat menimbulkan gejala yang serupa.
Garap Media akan terus menghadirkan informasi mengenai kesehatan mental, gaya hidup, dan perkembangan ilmu pengetahuan dengan bahasa yang mudah dipahami. Pembaca dapat mengikuti artikel kesehatan lainnya untuk memperoleh informasi mengenai berbagai kondisi dan cara menjaga kesehatan secara lebih menyeluruh.
Pembaca juga dapat menjelajahi artikel Garap Media mengenai kesehatan, kebugaran, pola hidup, dan topik gaya hidup lainnya. Informasi kesehatan dalam artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan tenaga kesehatan.
Referensi
