Jisoo BLACKPINK Rilis CLICK sebagai Pembuka Album Solo Penuh Pertama

Last Updated: 5 September 2026, 01:23

Bagikan:

Jisoo BLACKPINK CLICK
Jisoo BLACKPINK membuka era solo terbarunya melalui single “CLICK” yang menjadi pengantar menuju album penuh pertamanya. Sumber gambar: YouTube/@sooyaaa__.
Table of Contents

Jisoo BLACKPINK resmi merilis single pra-rilis “CLICK” pada 4 September 2026 sebagai pembuka menuju album solo penuh pertamanya. Lagu tersebut menggambarkan ketertarikan naluriah antara dua orang yang seharusnya tidak saling tertarik, tetapi tetap memiliki chemistry yang sulit dijelaskan. Jisoo juga menghadirkan video musik dengan konsep horor dan misterius melalui arahan sutradara Joseph Kahn (Yonhap News Agency, 2026).

Jisoo BLACKPINK Membuka Era Album Solo Penuh

“CLICK” menjadi langkah awal Jisoo menuju perilisan album solo penuh pertamanya. Proyek tersebut memperluas perjalanan solo Jisoo setelah sebelumnya merilis mini album AMORTAGE pada 2025.

Jisoo menggunakan rilisan terbaru tersebut untuk memperkenalkan arah baru dalam karier solonya. Format album penuh memberikan ruang yang lebih besar bagi Jisoo untuk mengeksplorasi musik, konsep, dan identitas artistiknya dibandingkan rilisan sebelumnya.

Single “CLICK” sendiri memiliki format yang ringkas dengan lagu utama dan versi instrumental. Data perilisan mencatat “CLICK” sebagai single bergenre dance yang dirilis pada 4 September 2026 melalui BLISSOO dan YG PLUS (Melon, 2026).

Beberapa elemen utama rilisan tersebut meliputi:

  • Single pra-rilis membuka rangkaian menuju album penuh pertama Jisoo.
  • Genre dance memberikan fondasi modern untuk lagu “CLICK”.
  • Vokal Jisoo menjadi pusat utama komposisi.
  • Versi instrumental melengkapi rilisan digital dan fisik.
  • Konsep hubungan terlarang menjadi dasar cerita dalam lagu.

CLICK Menggambarkan Ketertarikan yang Muncul Secara Naluriah

“CLICK” mengangkat cerita tentang dua orang yang merasakan ketertarikan meskipun keduanya mengetahui bahwa hubungan tersebut seharusnya tidak terjadi. Narasi tersebut menggambarkan chemistry yang muncul secara spontan sebelum logika mampu mengendalikan perasaan.

Jisoo menggunakan konsep “click” untuk menggambarkan koneksi yang terbentuk secara alami antara dua individu. Lagu tersebut menempatkan perasaan sebagai respons spontan yang muncul lebih cepat daripada pertimbangan rasional (Yonhap News Agency, 2026).

Konsep tersebut memberikan karakter yang berbeda dari tema cinta sederhana. “CLICK” justru menampilkan konflik antara kesadaran dan ketertarikan melalui hubungan yang terasa sulit untuk dihindari.

Pendekatan tersebut juga membuat tema lagu mudah diterjemahkan ke dalam visual. Narasi tentang ketertarikan yang tidak seharusnya terjadi kemudian berkembang menjadi dunia yang lebih gelap dalam video musik.

Joseph Kahn Membawa Konsep Horor ke Video Musik CLICK

Joseph Kahn mengarahkan video musik “CLICK” dengan pendekatan sinematik yang menggabungkan unsur futuristis, misterius, dan horor. Video tersebut menggunakan taman bermain dengan atmosfer tidak biasa sebagai salah satu latar utama cerita (Billboard, 2026).

Kahn membawa pengalaman panjang dalam menggarap video musik artis pop internasional ke proyek tersebut. Sutradara asal Amerika Serikat itu dikenal melalui karya bersama Taylor Swift, Eminem, Lady Gaga, dan sejumlah musisi besar lainnya (Yonhap News Agency, 2026).

Video musik tersebut menghadirkan Jisoo dalam dunia yang memiliki nuansa seperti dongeng gelap. Karakter robot dan taman hiburan yang terasa asing membangun atmosfer berbeda dari tema romantis yang menjadi dasar lagu.

Visual “CLICK” memiliki beberapa elemen penting:

  • Taman bermain futuristis menciptakan atmosfer misterius.
  • Karakter robot memberikan nuansa fiksi ilmiah.
  • Boneka beruang robot menjadi salah satu elemen visual yang menonjol.
  • Nuansa horor memberikan kontras terhadap tema ketertarikan.
  • Sinematografi Joseph Kahn memperkuat karakter sinematik video musik.

CLICK Menjadi Jembatan Menuju Album Penuh Jisoo

“CLICK” berfungsi sebagai pengantar untuk proyek album solo penuh pertama Jisoo. Single tersebut memperkenalkan kombinasi antara musik dance, tema chemistry spontan, dan visual gelap yang menjadi bagian dari identitas proyek terbaru.

Perilisan tersebut juga memperlihatkan perkembangan aktivitas solo Jisoo setelah AMORTAGE. Jisoo kini memiliki ruang lebih luas untuk membangun narasi musikal melalui format album penuh, sementara “CLICK” menjadi titik awal dari rangkaian tersebut.

Kehadiran Joseph Kahn memberikan dimensi tambahan pada proyek ini. Arahan visual yang kuat membuat cerita “CLICK” tidak berhenti pada lirik, tetapi berkembang menjadi pengalaman audiovisual dengan atmosfer yang lebih kompleks.

Jisoo BLACKPINK Memperkuat Identitas Solo

“CLICK” memperlihatkan Jisoo yang mengeksplorasi sisi berbeda dalam proyek solonya. Lagu tersebut menggunakan tema ketertarikan spontan, sedangkan video musik mengubah tema tersebut menjadi kisah futuristis dengan atmosfer gelap.

Proyek ini menempatkan Jisoo pada fase baru dalam perjalanan solonya. Single pra-rilis tersebut menjadi pembuka menuju album penuh yang dapat memperluas eksplorasi musik dan konsep Jisoo setelah beberapa rilisan sebelumnya.

Bagi penggemar BLACKPINK dan K-pop, “CLICK” memberikan gambaran awal mengenai arah musikal Jisoo dalam proyek album penuhnya. Baca juga berbagai artikel musik dan hiburan terbaru di Garap Media untuk mengikuti perkembangan solo Jisoo serta artis K-pop lainnya.

Garap Media terus menghadirkan informasi mengenai comeback, rilisan musik, video musik, dan perkembangan industri hiburan Korea. Simak artikel lainnya untuk mendapatkan kabar terbaru dari BLACKPINK dan musisi internasional.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /