Islam Makhachev mempertahankan gelar kelas welter UFC melalui pertarungan lima ronde di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia. Petarung asal Rusia tersebut mengandalkan wrestling, grappling, dan kontrol posisi untuk membatasi pergerakan Ian Machado Garry sepanjang pertandingan. (Reuters, 2026).
Ian Garry memberikan perlawanan kuat pada ronde ketiga dan keempat. Permainan striking serta pertahanan takedown membuat Garry mampu menciptakan momentum setelah Makhachev mendominasi beberapa fase awal. Namun, Makhachev kembali mengendalikan pertarungan pada ronde kelima dan mengamankan kemenangan dari para juri. (MMA Fighting, 2026).
Hasil utama pertarungan tersebut mencakup:
- Islam Makhachev mempertahankan gelar kelas welter UFC.
- Ian Machado Garry kalah melalui keputusan mutlak.
- Lima ronde berlangsung dalam pertarungan utama UFC 330.
- Makhachev menang dengan skor 49-46, 49-46, dan 48-47.
- Garry bertahan hingga bel terakhir. (MMA Fighting, 2026).
Dana White Mengkritik Agresivitas Ian Garry
Dana White mengkritik pendekatan Ian Garry pada ronde kelima setelah pertarungan berakhir. CEO UFC tersebut menilai Garry tidak menunjukkan urgensi yang cukup ketika memasuki ronde terakhir, padahal sang penantang membutuhkan perubahan besar untuk membalikkan keadaan. (MMA Fighting, 2026).
White juga menyoroti momen ketika Garry melakukan jabat tangan pada awal ronde kelima. Menurutnya, tindakan tersebut kurang sesuai dengan situasi pertandingan karena Garry seharusnya mengejar kemenangan secara lebih agresif pada ronde penentuan. (MMA Fighting, 2026).
Kritik White berfokus pada beberapa aspek:
- Urgensi ronde kelima dinilai belum cukup.
- Agresivitas Garry dianggap tidak maksimal.
- Peluang comeback dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.
- Insting mengejar kemenangan menjadi perhatian White.
- Jabat tangan di awal ronde menjadi salah satu momen yang disorot. (MMA Fighting, 2026).
Makhachev Mengambil Alih Ronde Kelima
Memasuki ronde terakhir, Makhachev kembali mengandalkan kemampuan grappling. Ia mendapatkan takedown dan mempertahankan kontrol di atas matras sehingga Garry kesulitan menciptakan serangan yang dapat mengubah keputusan juri. (MMA Fighting, 2026).
Kondisi tersebut semakin mempersempit peluang comeback bagi Garry. Petarung asal Irlandia itu membutuhkan serangan besar atau penyelesaian untuk mengubah arah pertandingan, tetapi Makhachev mampu mempertahankan kontrol hingga bel terakhir. (Reuters, 2026).
Garry Tetap Memberikan Perlawanan Kuat
Ian Garry tetap menunjukkan kemampuan teknis sepanjang pertarungan. Keunggulan tinggi dan jangkauan membantu Garry menjaga jarak, sedangkan pertahanan takedown membuat dirinya mampu mengurangi efektivitas tekanan grappling Makhachev pada beberapa momen. (Reuters, 2026).
Momentum pertarungan juga sempat berubah pada beberapa ronde tengah. Performa tersebut membuat duel berjalan lebih kompetitif dibandingkan perkiraan yang menempatkan Makhachev sebagai petarung yang berpotensi mendominasi sejak awal. (MMA Fighting, 2026).
Kekuatan Garry dalam pertarungan tersebut meliputi:
- Striking memberikan ancaman dari jarak jauh.
- Jangkauan membantu Garry menjaga jarak.
- Pertahanan takedown mengurangi efektivitas grappling Makhachev pada beberapa momen.
- Daya tahan membuat Garry bertahan sampai ronde kelima.
- Adaptasi membantu Garry meningkatkan performa pada ronde tengah.
Makhachev Mencatat 17 Kemenangan Beruntun di UFC
Kemenangan atas Garry membawa Makhachev mencatat 17 kemenangan beruntun di UFC. Catatan tersebut membuatnya melewati rekor 16 kemenangan beruntun yang sebelumnya dipegang Anderson Silva. (Reuters, 2026; MMA Fighting, 2026).
Selain memperpanjang rekor kemenangan, hasil UFC 330 juga menjadi pertahanan gelar kelas welter pertama bagi Makhachev. Ia sebelumnya naik dari kelas ringan dan berhasil merebut sabuk kelas welter sebelum menghadapi Garry. (MMA Fighting, 2026).
Catatan Makhachev setelah UFC 330 mencakup:
- 17 kemenangan beruntun di UFC.
- Gelar kelas welter tetap berada di tangannya.
- Rekor kemenangan UFC melewati catatan Anderson Silva.
- Pertahanan gelar pertama di kelas welter berakhir sukses.
Masa Depan Ian Garry Tetap Terbuka
Kekalahan dari Makhachev tidak serta-merta menutup peluang Garry untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar. Penampilannya selama lima ronde menunjukkan kemampuan bertahan dan striking yang membuatnya tetap kompetitif menghadapi juara dengan kemampuan grappling elite. (Reuters, 2026).
Pengalaman menghadapi Makhachev juga dapat menjadi modal bagi Garry untuk mengembangkan permainannya. Perbaikan dalam agresivitas, pengambilan keputusan, dan strategi menghadapi grappler elite dapat menjadi aspek penting dalam perjalanan berikutnya.
Islam Makhachev mengalahkan Ian Machado Garry melalui keputusan mutlak pada UFC 330 dan mempertahankan gelar kelas welter UFC. Pertarungan tersebut memperlihatkan duel antara grappling Makhachev dan striking Garry, dengan Makhachev akhirnya unggul melalui skor 49-46, 49-46, dan 48-47. Kemenangan itu sekaligus membawa Makhachev mencatat 17 kemenangan beruntun di UFC. (Reuters, 2026; MMA Fighting, 2026).
Dana White kemudian menyoroti pendekatan Garry pada ronde kelima. White menilai Garry kurang agresif ketika membutuhkan momentum untuk membalikkan pertandingan. Pembaca dapat mengikuti perkembangan UFC dan MMA melalui Garap Media. Pembaca juga dapat membaca artikel lain di Garap Media untuk mengetahui hasil pertarungan, perebutan gelar, dan perjalanan para petarung dunia.
Referensi
