Destry Damayanti resmi ditetapkan DPR RI sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah Komisi XI menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan. Rapat Paripurna DPR RI menyetujui Destry sebagai pimpinan bank sentral untuk periode 2026-2031 pada Selasa, 1 September 2026. (ANTARA, 2026)
Destry Damayanti Disahkan DPR sebagai Gubernur BI
Rapat Paripurna DPR RI ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 menjadi forum pengesahan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI. Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin rapat tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada 1 September 2026. (DPR RI, 2026)
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyampaikan hasil uji kelayakan dan kepatutan dalam rapat paripurna. Komisi XI menetapkan Destry sebagai calon Gubernur BI terpilih melalui keputusan musyawarah mufakat. (Suara.com, 2026)
Puan kemudian meminta persetujuan anggota DPR terhadap laporan Komisi XI. Anggota DPR yang hadir memberikan persetujuan terhadap hasil tersebut. (detikNews, 2026)
Selain Destry, DPR juga menyetujui dua pejabat lain untuk mengisi jajaran Dewan Gubernur BI, yaitu:
- Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior BI.
- Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI.
Ketiga pejabat tersebut menjalani proses seleksi melalui Komisi XI DPR sebelum memperoleh persetujuan dalam rapat paripurna. (ANTARA, 2026)
Uji Kelayakan Destry Damayanti Berlangsung di Komisi XI
Komisi XI DPR RI melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Destry pada 26 Agustus 2026. Proses tersebut menjadi tahapan penting sebelum DPR memberikan persetujuan terhadap calon pimpinan Bank Indonesia. (Suara.com, 2026)
Komisi XI sebelumnya menerima Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI setelah Presiden mengajukan namanya. Hasil uji kelayakan kemudian menghasilkan keputusan melalui musyawarah mufakat. (Bisnis.com, 2026)
Proses tersebut menempatkan Destry sebagai figur yang kembali memimpin bank sentral setelah sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Pengalaman tersebut memberikan Destry rekam jejak langsung dalam pengelolaan kebijakan bank sentral.
Destry Damayanti Memiliki Pengalaman di Ekonomi dan Keuangan
Destry Damayanti memiliki pengalaman panjang dalam bidang ekonomi, riset, perbankan, dan kebijakan publik. Sebelum masuk ke Bank Indonesia, Destry menjalani sejumlah posisi strategis di sektor ekonomi dan keuangan. (ANTARA, 2026)
Rekam jejak Destry mencakup beberapa posisi berikut:
- Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada 2000-2003.
- Peneliti dan pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006.
- Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011.
- Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015.
- Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014-2015.
- Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 2015-2019.
Destry kemudian memasuki Bank Indonesia sebagai Deputi Gubernur Senior. Pengalaman tersebut memperkuat latar belakangnya dalam memahami kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan. (ANTARA, 2026)
Dari sisi pendidikan, Destry meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia. Destry juga memperoleh gelar Master of Science bidang Regional Science dari Cornell University di Amerika Serikat. (ANTARA, 2026)
Destry Damayanti Hadapi Tantangan Kebijakan Bank Indonesia
Posisi Gubernur BI membawa tanggung jawab besar terhadap arah kebijakan moneter Indonesia. Bank Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, inflasi, dan sistem keuangan nasional.
Kepemimpinan Destry akan berlangsung ketika perekonomian global menghadapi perubahan kondisi suku bunga, arus modal, nilai tukar, dan ketidakpastian ekonomi. Kondisi tersebut membuat koordinasi kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan menjadi agenda penting bagi kepemimpinan baru BI.
DPR juga menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan jabatan tersebut. Puan Maharani berharap Destry dapat menjalankan amanah dengan integritas dan memberikan kontribusi terhadap penguatan kebijakan moneter. (DPR RI, 2026)
Pengesahan DPR kemudian berlanjut pada tahap pelantikan. Destry mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung Sunarto pada 2 September 2026. Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa jabatan Destry sebagai Gubernur BI. (ANTARA, 2026)
Penetapan Destry Damayanti menjadi Gubernur BI memperkuat kesinambungan kepemimpinan bank sentral Indonesia. Pengalaman Destry di sektor perbankan, pemerintahan, LPS, dan Bank Indonesia menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan kebijakan moneter dalam periode mendatang.
Pembaca dapat mengikuti perkembangan ekonomi nasional dan kebijakan Bank Indonesia melalui artikel ekonomi terbaru di Garap Media. Berbagai informasi tersebut dapat membantu pembaca memahami keputusan ekonomi yang berdampak terhadap masyarakat dan dunia usaha.
Garap Media juga menghadirkan berita politik, bisnis, keuangan, dan ekonomi dari berbagai perkembangan terbaru. Baca artikel lainnya untuk memperoleh informasi terkini mengenai kebijakan pemerintah dan dinamika perekonomian Indonesia.
Referensi
