California resmi menetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai hari libur negara setelah Gubernur Gavin Newsom menandatangani AB 2017 pada 28 September 2026. Undang-undang tersebut menambahkan dua hari raya Islam ke dalam daftar hari libur negara bagian dan memberikan pengakuan hukum terhadap kedua perayaan tersebut. (CAIR California, 2026)
Libur Idul Fitri California Masuk Kalender Hari Libur Negara
Gubernur Gavin Newsom menandatangani AB 2017 pada 28 September 2026. Undang-undang tersebut memasukkan hari pertama bulan Syawal sebagai Idul Fitri dan hari ke-10 bulan Dzulhijjah sebagai Idul Adha ke dalam daftar hari libur negara California. (LegiScan, 2026)
Keputusan tersebut menjadikan California salah satu wilayah di Amerika Serikat yang memberikan pengakuan resmi terhadap dua hari raya utama umat Islam. Penetapan itu juga memberikan dasar hukum bagi sejumlah lembaga pendidikan dan pekerja untuk mengakomodasi perayaan Idul Fitri dan Idul Adha.
Ketentuan baru tersebut mencakup beberapa aspek utama:
- Idul Fitri masuk daftar hari libur negara California.
- Idul Adha masuk daftar hari libur negara California.
- Pegawai negara dapat menggunakan hak cuti atau kredit hari libur yang tersedia untuk merayakan kedua hari raya.
- Sekolah K-12 dan community college dapat menutup kegiatan pada kedua hari raya melalui kesepakatan lokal.
- Siswa memperoleh hak atas ketidakhadiran yang dikecualikan ketika mengikuti perayaan Idul Fitri atau Idul Adha. (CAIR California, 2026)
Penetapan tersebut tidak berarti seluruh aktivitas pemerintahan California otomatis berhenti pada kedua hari raya. AB 2017 secara khusus mengecualikan Idul Fitri dan Idul Adha dari kategori hari libur pengadilan. (LegiScan, 2026)
AB 2017 Ajukan Pengakuan Idul Fitri dan Idul Adha
Anggota Majelis California Matt Haney mengajukan AB 2017 pada Februari 2026. Haney mengembangkan rancangan tersebut bersama sejumlah anggota parlemen dan organisasi masyarakat Muslim California. (Matt Haney, 2026)
Haney menyebut California memiliki komunitas Muslim yang besar dan beragam. Legislator tersebut menilai pengakuan terhadap Idul Fitri dan Idul Adha dapat memberikan ruang yang lebih setara bagi warga Muslim untuk menjalankan tradisi keagamaan mereka.
Proses legislasi AB 2017 berlangsung selama beberapa bulan. Majelis California kemudian meloloskan rancangan tersebut dengan dukungan besar sebelum Senat negara bagian menyetujui dan mengirimkannya kepada Newsom untuk mendapatkan pengesahan. (CAIR California, 2026)
Libur Idul Fitri California Beri Ruang bagi Pekerja dan Pelajar Muslim
Aturan baru California memberikan mekanisme khusus bagi pekerja dan pelajar Muslim. Pegawai negara dapat menggunakan kredit hari libur pribadi atau cuti yang telah tersedia untuk merayakan kedua hari raya tersebut. (CAIR California, 2026)
Sementara itu, sekolah K-12 dan community college dapat menetapkan penutupan kegiatan melalui perjanjian dengan pekerja atau organisasi terkait. Ketentuan tersebut memberikan fleksibilitas kepada institusi pendidikan karena kalender akademik dapat berbeda di setiap wilayah.
Siswa juga memperoleh perlindungan berupa ketidakhadiran yang dikecualikan ketika mereka merayakan Idul Fitri atau Idul Adha. Kebijakan tersebut membantu siswa menjalankan ibadah tanpa harus memilih antara kewajiban sekolah dan perayaan keagamaan.
Aturan tersebut memberikan beberapa dampak bagi komunitas Muslim:
- Pekerja Muslim memperoleh jalur resmi untuk menggunakan cuti saat Idul Fitri dan Idul Adha.
- Pelajar Muslim memperoleh pengakuan atas ketidakhadiran karena perayaan agama.
- Sekolah memperoleh dasar untuk menyesuaikan kalender melalui kesepakatan lokal.
- Komunitas Muslim mendapatkan pengakuan formal dalam hukum negara bagian.
Lebih dari Satu Juta Muslim California Sambut Pengesahan AB 2017
CAIR California menyambut penandatanganan AB 2017 oleh Gavin Newsom. Organisasi tersebut menyebut aturan baru itu membantu mengatasi persoalan yang selama ini dihadapi warga Muslim ketika perayaan agama bertepatan dengan jadwal sekolah atau pekerjaan. (CAIR California, 2026)
California memiliki komunitas Muslim yang besar dan beragam. CAIR California menyebut jumlah warga Muslim di negara bagian tersebut mencapai lebih dari satu juta orang. (CAIR California, 2026)
Pengakuan terhadap dua hari raya tersebut juga memperluas representasi budaya dan agama dalam kalender negara bagian. Pemerintah California sebelumnya telah memiliki sejumlah hari peringatan yang berkaitan dengan komunitas dan tradisi keagamaan lainnya.
Penetapan Idul Fitri dan Idul Adha karena itu tidak hanya berkaitan dengan perubahan kalender. Kebijakan tersebut juga menunjukkan upaya pemerintah negara bagian untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang memiliki latar belakang agama dan budaya yang beragam.
California Resmi Akui Dua Hari Raya Islam dalam Hukum Negara
Pengesahan AB 2017 memberikan status resmi bagi Idul Fitri dan Idul Adha dalam hukum California. Aturan tersebut juga memberikan mekanisme bagi pekerja dan pelajar untuk menjalankan kedua hari raya tanpa mengabaikan kewajiban sekolah atau pekerjaan. (CAIR California, 2026)
Kebijakan tersebut menjadi perkembangan penting bagi komunitas Muslim California. Pengakuan pemerintah negara bagian juga dapat memperkuat ruang bagi masyarakat Muslim untuk menjalankan tradisi keagamaan secara lebih terbuka.
Pembaca dapat mengikuti berita internasional dan perkembangan kebijakan di berbagai negara melalui artikel terbaru Garap Media. Informasi tersebut mencakup isu sosial, budaya, politik, dan perkembangan komunitas Muslim di berbagai belahan dunia.
Garap Media juga menghadirkan artikel lain mengenai perubahan kebijakan yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Pembaca dapat mengikuti berita selanjutnya untuk mengetahui perkembangan penerapan AB 2017 serta berbagai kebijakan sosial terbaru di Amerika Serikat.
Referensi
