Timnas voli putri Thailand menjadi juara AVC Women’s Volleyball Continental Championship 2026 setelah mengalahkan Cina dengan skor 3-2 di Tianjin Olympic Center Gymnasium, Minggu (30/8/2026). Kemenangan tersebut memberikan Thailand gelar Asia keempat sekaligus tiket langsung menuju Olimpiade Los Angeles 2028 untuk pertama kalinya dalam sejarah. (FIVB, 2026; Tirto, 2026)
AVC 2026 Berakhir dengan Kemenangan Dramatis Thailand atas Cina
Thailand mengawali pertandingan final dengan permainan agresif. Tim asuhan Kiattipong Radchatagriengkai tersebut merebut set pertama dengan skor 25-20 dan langsung memberikan tekanan kepada tuan rumah Cina. (FIVB, 2026)
Cina kemudian mengubah jalannya pertandingan pada set kedua. Tim tuan rumah memperbaiki penerimaan bola dan meningkatkan efektivitas serangan sehingga mampu menang telak 25-11.
Persaingan kembali berlangsung ketat pada set ketiga. Cina berhasil memanfaatkan momentum pada poin-poin akhir dan mengamankan set tersebut dengan skor 25-23. Hasil itu membuat Cina berbalik unggul 2-1 atas Thailand. (Tirto, 2026)
Thailand menghadapi situasi wajib menang pada set keempat. Tim tersebut merespons tekanan dengan meningkatkan agresivitas serangan dan memperbaiki pertahanan. Thailand kemudian merebut set keempat dengan skor 25-18 sehingga pertandingan berlanjut ke set penentuan. (FIVB, 2026)
Set kelima berlangsung dalam persaingan ketat. Thailand mempertahankan ketenangan pada poin-poin krusial dan menutup pertandingan dengan skor 15-10. Kemenangan tersebut memastikan Thailand menang 3-2 atas Cina sekaligus mempertahankan gelar juara Asia. (FIVB, 2026)
Thailand Raih Gelar Keempat AVC Women’s Volleyball Continental Championship
Gelar AVC 2026 menjadi gelar kontinental keempat bagi Thailand. Timnas voli putri Thailand sebelumnya memenangkan kompetisi tersebut pada 2009, 2013, dan 2023. (FIVB, 2026)
Thailand juga mempertahankan status sebagai juara bertahan setelah memenangkan edisi 2023. Kemenangan atas Cina pada final 2026 membuat Thailand kembali menjadi tim terbaik di kawasan Asia. (Tirto, 2026)
Beberapa catatan penting kemenangan Thailand meliputi:
- Thailand menang 3-2 atas Cina pada partai final.
- Thailand merebut set pertama dengan skor 25-20.
- Cina merebut set kedua dengan skor 25-11.
- Cina merebut set ketiga dengan skor 25-23.
- Thailand menyamakan kedudukan melalui kemenangan 25-18 pada set keempat.
- Thailand memenangkan set kelima dengan skor 15-10.
- Thailand meraih gelar kontinental keempat sepanjang sejarah.
- Thailand mendapatkan tiket langsung ke Olimpiade Los Angeles 2028. (FIVB, 2026)
Thailand Raih Tiket Olimpiade Los Angeles 2028
Kemenangan atas Cina memberikan hadiah terbesar bagi Thailand. Juara AVC Women’s Volleyball Continental Championship 2026 mendapatkan satu tempat langsung pada turnamen voli putri Olimpiade Los Angeles 2028. (FIVB, 2026)
Thailand sebelumnya belum pernah tampil dalam turnamen voli putri Olimpiade. Keberhasilan di Tianjin akhirnya mengakhiri penantian panjang tim tersebut untuk tampil pada panggung olahraga terbesar dunia. (FIVB, 2026)
Kualifikasi tersebut memiliki arti penting bagi perkembangan voli putri Thailand. Timnas Thailand selama bertahun-tahun menjadi salah satu kekuatan utama Asia, tetapi belum berhasil mendapatkan tiket ke Olimpiade.
FIVB mencatat bahwa Thailand telah mendapatkan dukungan program Volleyball Empowerment untuk pengembangan pelatih dan peralatan. Dukungan tersebut membantu Thailand meningkatkan kapasitas tim dalam periode 2022–2026. (FIVB, 2026)
Thailand, Cina, dan Jepang Lolos Piala Dunia Voli 2027
AVC 2026 juga menjadi jalur kualifikasi menuju FIVB Volleyball Women’s World Cup 2027. Tiga tim terbaik turnamen memperoleh tiket menuju kompetisi tersebut. (FIVB, 2026)
Thailand dan Cina mengamankan dua tiket pertama setelah mencapai final. Jepang kemudian merebut tiket ketiga setelah mengalahkan Iran dengan skor 3-0 pada pertandingan perebutan medali perunggu. (FIVB, 2026)
Hasil perebutan tempat ketiga tersebut menghasilkan skor 25-21, 25-16, dan 26-24 untuk kemenangan Jepang. Dengan hasil tersebut, Thailand, Cina, dan Jepang menjadi tiga wakil Asia pada Piala Dunia Voli Putri 2027. (Tirto, 2026)
Sasipaporn Janthawisut Jadi Pengumpul Poin Terbanyak Thailand
Sasipaporn Janthawisut menjadi pemain dengan kontribusi poin terbesar bagi Thailand dalam pertandingan final. Pemain tersebut mencetak 28 poin melalui 25 serangan dan tiga ace. (FIVB, 2026)
Thatdao Nuekjang menyumbangkan 18 poin untuk Thailand. Pemain tersebut juga menghasilkan tujuh poin melalui blok yang membantu Thailand mengatasi tekanan serangan Cina.
Chatchu-On Moksri menambahkan 17 poin bagi Thailand. Secara keseluruhan, Thailand menghasilkan 68 poin melalui serangan, sedangkan Cina mencatat 59 poin dari sektor yang sama. (FIVB, 2026)
Thailand Cetak Sejarah Baru di Panggung Internasional
Kemenangan Thailand atas Cina tidak hanya mempertahankan gelar kontinental. Hasil tersebut juga menciptakan sejarah baru karena timnas voli putri Thailand akan menjalani debut di Olimpiade Los Angeles 2028. (FIVB, 2026)
Thailand menunjukkan kemampuan bangkit setelah tertinggal 1-2 dalam pertandingan final. Performa tersebut memperlihatkan mental kompetitif Thailand ketika menghadapi tekanan di hadapan pendukung Cina.
Keberhasilan Thailand juga memperkuat posisi negara tersebut sebagai salah satu kekuatan utama voli putri Asia. Gelar keempat dan tiket Olimpiade 2028 menjadi pencapaian penting bagi generasi pemain Thailand saat ini.
Pembaca dapat mengikuti perkembangan timnas voli putri Thailand dan persaingan voli Asia melalui artikel olahraga lainnya di Garap Media. Informasi terbaru mengenai turnamen internasional dapat membantu pembaca mengikuti perjalanan Thailand menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Artikel lain di Garap Media juga dapat menjadi rujukan untuk mengetahui kiprah timnas voli Indonesia dalam kompetisi internasional. Simak perkembangan terbaru mengenai hasil pertandingan, klasemen, dan prestasi atlet Asia agar tidak melewatkan berita olahraga terbaru.
Referensi
