Kebakaran Tabalong Hanguskan 11 Rumah, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

Last Updated: 31 August 2026, 00:39

Bagikan:

Kebakaran Tabalong
Kebakaran melanda kawasan permukiman di Tabalong dan menghanguskan 11 rumah warga. Sumber gambar: Ibnu Dwi Wahyudi/Radar Banjarmasin.
Table of Contents

Kebakaran Tabalong menghanguskan 11 rumah warga di kawasan perbatasan Kelurahan Belimbing dan Desa Kapar, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Sabtu (29/8/2026). Kebakaran tersebut menimbulkan kerugian material sekitar Rp2 miliar, tetapi peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. (Polres Tabalong, 2026)

Kebakaran Tabalong Melanda Permukiman Belimbing dan Kapar

Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30 WITA di kawasan Jalan Patmaraga RT 13, Kelurahan Belimbing. Kobaran api kemudian merambat menuju Desa Kapar RT 07 dan membakar sejumlah rumah warga. (Polres Tabalong, 2026)

Polres Tabalong mencatat empat rumah di Kelurahan Belimbing mengalami kerusakan hingga sekitar 90 persen. Keempat rumah tersebut merupakan milik Ema Mahadiana, Hamkani, Abdurrahman, dan Armasyah. (Polres Tabalong, 2026)

Api kemudian menjalar ke wilayah Desa Kapar. Kobaran tersebut menghanguskan tujuh rumah milik Sumadi, Sarwo Bangun, Abdul Said, H. Supriyanto, Slamat Purnomo, Yatinem, dan Sutiman. (Radar Banjarmasin, 2026)

Data tersebut membuat total rumah yang terdampak mencapai 11 unit. Sebagian bangunan mengalami kerusakan berat akibat kobaran api yang merambat dengan cepat.

Material Kayu dan Angin Kencang Percepat Kebakaran Tabalong

Kondisi bangunan menjadi salah satu faktor yang mempercepat penyebaran api. Polres Tabalong menyebut sebagian besar rumah di lokasi kebakaran menggunakan material kayu. (Polres Tabalong, 2026)

Cuaca kering juga memperbesar potensi penyebaran api. Tiupan angin yang cukup kencang kemudian membantu kobaran api menjalar dari satu bangunan menuju bangunan lainnya. (Polres Tabalong, 2026)

Kondisi permukiman yang berdekatan turut memperbesar risiko penyebaran api. Jarak antarrumah yang relatif dekat membuat petugas pemadam harus bergerak cepat untuk mencegah kebakaran meluas. (Radar Banjarmasin, 2026)

Beberapa faktor yang mempercepat penyebaran api meliputi:

  • Material bangunan yang didominasi kayu.
  • Kondisi udara yang cukup kering.
  • Tiupan angin yang cukup kencang.
  • Permukiman yang memiliki bangunan berdekatan.
  • Api yang cepat merambat dari satu rumah ke rumah lainnya.

Puluhan Pemadam Dikerahkan untuk Mengendalikan Kebakaran Tabalong

Puluhan unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kobaran api. Petugas pemadam bersama warga berupaya mengendalikan api agar tidak menjalar ke bangunan lain. (Polres Tabalong, 2026)

Upaya pemadaman berlangsung sekitar 1,5 jam. Petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 18.00 WITA setelah kobaran api dapat dikendalikan. (Polres Tabalong, 2026)

Penanganan kebakaran membutuhkan koordinasi antara petugas pemadam dan masyarakat. Warga membantu proses pemadaman sekaligus menyelamatkan barang-barang dari rumah yang masih dapat dijangkau.

Baca Juga: Korban Kebakaran Pasar Lama Tabalong Terima Bantuan Pemerintah

Penyebab Kebakaran Tabalong Masih Diselidiki Polisi

Polres Tabalong belum menetapkan penyebab pasti kebakaran. Unit Inafis Satreskrim Polres Tabalong masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber awal kobaran api. (Polres Tabalong, 2026)

Penyelidikan tersebut dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Tabalong AKP Danang Eko Prasetyo. Petugas melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mencari informasi mengenai sumber api dan kronologi kebakaran.

Polisi juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian yang dialami warga sementara diperkirakan mencapai kurang lebih Rp2 miliar. (Radar Banjarmasin, 2026)

Kebakaran Tabalong Berdampak pada 14 Kepala Keluarga

Kebakaran tersebut memberikan dampak langsung kepada warga yang kehilangan tempat tinggal. ANTARA melaporkan sebanyak 14 kepala keluarga menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tabalong setelah peristiwa kebakaran. (ANTARA, 2026)

Pemerintah daerah menyerahkan bantuan berupa logistik dan perlengkapan kebutuhan dasar kepada para korban. Pemerintah juga menyiapkan dapur umum dan memastikan ketersediaan air bersih bagi warga terdampak. (ANTARA, 2026)

Bantuan pemerintah mencakup sejumlah kebutuhan bagi korban, antara lain:

  • Logistik kebutuhan dasar.
  • Perlengkapan untuk korban kebakaran.
  • Dukungan dapur umum.
  • Ketersediaan air bersih.
  • Bantuan seragam bagi pelajar yang terdampak kebakaran.

Pemerintah Kabupaten Tabalong juga memberikan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak korban. Dukungan berupa seragam sekolah menjadi salah satu bentuk bantuan agar para pelajar tetap dapat mengikuti kegiatan belajar.

Polres Tabalong Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Polres Tabalong mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Imbauan tersebut menjadi penting karena kondisi kering dapat meningkatkan risiko penyebaran api. (Polres Tabalong, 2026)

Masyarakat diminta memeriksa sejumlah sumber api sebelum meninggalkan rumah. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan melalui beberapa langkah sederhana:

  • Memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman.
  • Memeriksa kompor sebelum meninggalkan rumah.
  • Memastikan sumber api lainnya sudah dimatikan.
  • Tidak meninggalkan peralatan yang berpotensi memicu kebakaran.
  • Menghubungi layanan darurat apabila terjadi kebakaran.

Layanan Polisi 110 juga dapat digunakan masyarakat ketika membutuhkan bantuan kepolisian. Warga juga dapat mendatangi kantor kepolisian terdekat untuk mendapatkan bantuan. (Polres Tabalong, 2026)

Kerugian Kebakaran Tabalong Capai Rp2 Miliar

Kebakaran di perbatasan Belimbing dan Kapar meninggalkan kerugian besar bagi warga terdampak. Sebanyak 11 rumah mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang cukup parah pada sejumlah bangunan. (Polres Tabalong, 2026)

Kerugian material sementara mencapai sekitar Rp2 miliar. Pemerintah daerah kemudian bergerak memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak.

Penanganan pascakebakaran menjadi perhatian pemerintah bersama masyarakat. Bantuan kebutuhan dasar dan dukungan bagi keluarga terdampak diharapkan dapat membantu warga melewati masa pemulihan.

Kebakaran Tabalong menunjukkan besarnya risiko kebakaran pada kawasan permukiman dengan bangunan yang mudah terbakar. Kondisi cuaca kering dan angin kencang juga dapat mempercepat penyebaran api sehingga kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah kejadian serupa.

Pembaca dapat mengikuti artikel lain di Garap Media untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kebakaran, bencana daerah, dan kondisi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Informasi tersebut dapat membantu pembaca memahami perkembangan penanganan bencana dan bantuan bagi warga terdampak.

Artikel lainnya di Garap Media juga dapat menjadi rujukan untuk mengetahui perkembangan sosial dan peristiwa terkini di Kalimantan Selatan. Simak informasi terbaru agar tidak melewatkan kabar mengenai penanganan bencana serta kondisi masyarakat setelah kejadian.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /