Taemin resmi melakukan comeback solo dengan merilis mini album terbaru PHASE 1 : Soft Violence pada 31 Agustus 2026. Album tersebut menghadirkan 11 lagu dengan “FLOAT” dan “Gooey” sebagai lagu utama serta menandai perilisan album fisik pertama Taemin dalam sekitar dua tahun setelah album ETERNAL.
Taemin Comeback Solo dengan PHASE 1 : Soft Violence
Taemin merilis PHASE 1 : Soft Violence pada 31 Agustus 2026 melalui berbagai platform musik. Album tersebut menjadi proyek solo terbaru Taemin setelah perilisan ETERNAL dan menghadirkan eksplorasi musikal yang menonjolkan pertentangan antara kelembutan dan kekerasan. (Edaily, 2026).
Konsep album menggunakan dua kata yang memiliki makna berlawanan, yaitu “Soft” dan “Violence”. Taemin menggunakan kontradiksi tersebut untuk menggambarkan ketegangan, perubahan, dan sisi asing yang tersembunyi di balik sesuatu yang terlihat indah.
Konsep tersebut juga menyoroti gagasan bahwa keindahan tidak selalu menghadirkan rasa nyaman. Album menggambarkan sisi lain dari keindahan melalui perpaduan karakter yang lembut, tajam, manis, pahit, tenang, dan agresif. (Genie, 2026).
Dua Lagu Utama Taemin Hadirkan Karakter Berlawanan
Taemin memilih “FLOAT” dan “Gooey” sebagai dua lagu utama dalam PHASE 1 : Soft Violence. Kedua lagu tersebut menghadirkan karakter musik yang berbeda sehingga memperlihatkan dua sisi Taemin dalam satu proyek.
“FLOAT” menghadirkan nuansa pop yang lembut dengan perpaduan ritme drum garage dan instrumen analog. Lagu tersebut menggambarkan perasaan romantis yang membuat kehidupan terasa lebih ringan ketika seseorang bersama orang yang dicintainya. (Bugs, 2026).
Sementara itu, “Gooey” menghadirkan pendekatan yang lebih agresif melalui perpaduan sampel piano klasik, drum kuat, dan suara synth. Lagu tersebut membawa karakter hip-hop pop yang berorientasi pada penampilan panggung dan menampilkan energi yang lebih intens.
Taemin juga berpartisipasi dalam penulisan lirik “Gooey”. Kredit tersebut menunjukkan keterlibatan Taemin dalam membangun karakter dan cerita musikal yang terdapat dalam album terbarunya. (Bugs, 2026).
Tracklist PHASE 1 : Soft Violence Berisi 11 Lagu
Mini album terbaru Taemin memiliki 11 lagu yang menggabungkan materi baru dengan sejumlah lagu yang sebelumnya telah diperkenalkan melalui penampilan langsung.
Daftar lagu PHASE 1 : Soft Violence terdiri dari:
- FLOAT – lagu utama pertama.
- Gooey – lagu utama kedua yang melibatkan Taemin dalam penulisan lirik.
- Let Me Be The One – lagu yang sebelumnya dibawakan di Coachella.
- PERMISSION – bagian dari materi yang pernah diperkenalkan melalui penampilan panggung.
- Sober – lagu yang sebelumnya dibawakan Taemin di Coachella.
- 1004 – salah satu lagu yang masuk dalam rangkaian materi album.
- Easy Loving You – bagian dari materi baru dalam album.
- SKIN – salah satu lagu yang sebelumnya diperkenalkan melalui materi promosi.
- PARASITE – lagu yang telah diperkenalkan melalui panggung Coachella.
- Frankenstein – bagian dari materi yang pernah dibawakan di Coachella.
- This Is The End – salah satu lagu yang diperkenalkan lebih awal melalui video intro. (Sports Kyunghyang, 2026).
Lagu Coachella Taemin Masuk ke Mini Album Terbaru
Taemin memasukkan sejumlah lagu yang sebelumnya telah dibawakan di Coachella Valley Music and Arts Festival pada April 2026. Strategi tersebut membuat PHASE 1 : Soft Violence menghubungkan pengalaman panggung Taemin dengan materi album solonya.
Enam lagu yang sebelumnya diperkenalkan melalui panggung Coachella meliputi:
- “Let Me Be The One”
- “PERMISSION”
- “Sober”
- “1004”
- “PARASITE”
- “Frankenstein”
Enam lagu tersebut kemudian bergabung dengan lima materi lain untuk membentuk keseluruhan album berisi 11 lagu. (Sports Kyunghyang, 2026).
PHASE 1 : Soft Violence Perlihatkan Sisi Baru Taemin
Taemin memperluas karakter musiknya melalui PHASE 1 : Soft Violence dengan menggabungkan berbagai warna suara dan pendekatan emosional. Album tersebut tidak hanya mengandalkan konsep visual, tetapi juga menggunakan perbedaan karakter lagu untuk membangun identitas keseluruhan proyek.
Keterlibatan sejumlah produser internasional juga memperkaya produksi album. Tim produksi tersebut melibatkan SOFTSERVEBOY, Drew Love, Bava, Kuk Harrell, dan sejumlah penulis serta komposer lainnya. (Edaily, 2026).
Album tersebut sekaligus memperlihatkan perkembangan Taemin sebagai solois yang semakin aktif dalam proses kreatif. Taemin tercatat ikut menulis sejumlah materi dalam album, termasuk “Gooey”, serta berpartisipasi dalam penulisan beberapa lagu lainnya berdasarkan kredit album. (Bugs, 2026).
Taemin Lanjutkan Era PHASE 1 dengan Dunia Musik Baru
Perilisan PHASE 1 : Soft Violence membuka fase baru dalam perjalanan solo Taemin pada 2026. Album tersebut menawarkan kombinasi antara konsep kontradiktif, musik dengan karakter beragam, serta materi panggung yang sebelumnya telah diperkenalkan kepada penggemar.
Taemin juga dijadwalkan melanjutkan aktivitas musik melalui LiMiNaL World Tour yang akan dimulai di Seoul pada September 2026. Rangkaian tersebut menjadi kelanjutan dari promosi album sekaligus memperluas dunia yang dibangun Taemin melalui era PHASE 1 : Soft Violence. (Edaily, 2026).
Bagi penggemar K-Pop dan SHINee, perilisan ini menjadi salah satu comeback solo yang menarik untuk diikuti karena Taemin menghadirkan konsep berbeda melalui perpaduan kelembutan dan intensitas. Baca juga artikel musik dan kabar terbaru lainnya di Garap Media untuk mengikuti perkembangan Taemin serta musisi K-Pop lainnya.
Jangan lewatkan informasi terbaru mengenai rilisan album, lagu, dan aktivitas solois K-Pop lainnya. Temukan berbagai artikel musik terbaru dan berita hiburan hanya di Garap Media.
Referensi
