Elena Rybakina menjuarai US Open 2026 setelah mengalahkan Aryna Sabalenka dalam final tiga set di Arthur Ashe Stadium, New York. Rybakina menang 6-4, 5-7, 6-2 dan mengamankan gelar US Open pertamanya sekaligus Grand Slam ketiganya. Kemenangan tersebut juga mengukuhkan Rybakina sebagai petenis nomor satu dunia. (US Open, 2026)
Rybakina US Open Berakhir dengan Kemenangan atas Sabalenka
Rybakina langsung memberikan tekanan kepada Sabalenka sejak set pertama. Petenis Kazakhstan tersebut memanfaatkan permainan agresif lawannya dengan pukulan baseline yang konsisten dan servis yang kuat. Rybakina kemudian mengamankan set pembuka dengan skor 6-4. (ANTARA, 2026)
Sabalenka merespons pada set kedua dengan meningkatkan intensitas permainannya. Petenis Belarus tersebut berhasil memaksakan banyak reli dan merebut set kedua dengan skor 7-5. Hasil tersebut membuat pertandingan berlanjut ke set penentuan setelah kedua pemain menunjukkan kekuatan masing-masing. (US Open, 2026)
Rybakina kembali mengendalikan pertandingan pada set ketiga. Ia meningkatkan tekanan melalui servis dan pukulan keras dari baseline hingga membuat Sabalenka kesulitan mempertahankan ritme. Rybakina akhirnya merebut set penentuan dengan skor 6-2 setelah pertandingan berlangsung selama sekitar dua jam 21 menit. (ANTARA, 2026)
Gelar US Open 2026 Tambah Koleksi Grand Slam Rybakina
Kemenangan di New York menjadi gelar Grand Slam ketiga bagi Rybakina. Sebelumnya, ia meraih Wimbledon 2022 dan Australian Open 2026. Rybakina juga menjadi satu-satunya kemenangan di US Open yang belum pernah ia raih sebelum turnamen tahun ini. (Media Indonesia, 2026)
Gelar tersebut semakin memperkuat catatan Rybakina pada musim 2026. Ia berhasil mengalahkan Sabalenka dalam dua final Grand Slam tahun ini, setelah sebelumnya menundukkan petenis yang sama pada final Australian Open. Rybakina kini hanya membutuhkan gelar French Open untuk melengkapi koleksi empat gelar Grand Slam dalam kariernya. (The Guardian, 2026)
Beberapa pencapaian Rybakina setelah menjuarai US Open 2026 meliputi:
- Meraih gelar US Open pertama dalam karier.
- Mengoleksi tiga gelar Grand Slam.
- Menjadi juara Australian Open dan US Open pada 2026.
- Mengalahkan Aryna Sabalenka pada dua final Grand Slam tahun ini.
- Mengambil alih posisi nomor satu dunia dari Sabalenka.
- Tinggal membutuhkan gelar French Open untuk meraih career Grand Slam.
Rybakina Merebut Peringkat Nomor 1 Dunia dari Sabalenka
Rybakina sebenarnya sudah memastikan posisi nomor satu dunia sebelum final US Open. Ia mengamankan posisi tersebut setelah mengalahkan Zheng Qinwen pada perempat final. Hasil itu membuat Rybakina menggantikan Sabalenka sebagai pemuncak peringkat WTA setelah Sabalenka mempertahankan posisi tersebut selama 99 pekan. (Media Indonesia, 2026)
Petenis Kazakhstan tersebut menjadi petenis nomor satu dunia ke-30 dalam sejarah WTA. Peringkat baru tersebut berlaku setelah pembaruan ranking, sehingga Rybakina memasuki pekan berikutnya sebagai pemimpin baru tenis putri dunia. (US Open, 2026)
Status tersebut menjadi semakin istimewa karena Rybakina langsung melengkapinya dengan gelar US Open. Ia tidak hanya menggantikan Sabalenka di puncak ranking, tetapi juga menghentikan ambisi rivalnya untuk meraih tiga gelar US Open secara beruntun. (WTA, 2026)
Perjalanan Rybakina menuju gelar US Open juga menunjukkan konsistensi setelah menghadapi sejumlah lawan berat. Ia mengalahkan Zheng Qinwen pada perempat final dan Coco Gauff pada semifinal sebelum bertemu Sabalenka di partai puncak. Rangkaian kemenangan tersebut membuat Rybakina melewati tiga pertandingan penting dengan tekanan besar di fase akhir turnamen. (US Open, 2026)
Rybakina juga menghadapi tantangan fisik sebelum tampil di New York. Ia sempat mengalami masalah tumit dan mundur dari Cincinnati Open pada Agustus. Namun, Rybakina mampu menjalani pemulihan dan tampil kompetitif sepanjang US Open hingga mencapai final. (Media Indonesia, 2026)
Rybakina Akhiri Dominasi Sabalenka di Flushing Meadows
Kemenangan Rybakina sekaligus menghentikan dominasi Sabalenka di US Open. Sabalenka sebelumnya memenangi turnamen tersebut pada 2024 dan 2025 serta datang ke final 2026 dengan target meraih gelar ketiga secara beruntun. Kekalahan dari Rybakina membuat target tersebut gagal tercapai. (The Guardian, 2026)
Rybakina kini membawa momentum besar menuju sisa musim sebagai petenis nomor satu dunia. Gelar US Open juga mempertegas persaingannya dengan Sabalenka yang berkembang menjadi salah satu rivalitas utama tenis putri dalam beberapa musim terakhir.
Pembaca dapat mengikuti perkembangan Rybakina dan berita tenis dunia lainnya melalui Garap Media. Berbagai informasi mengenai hasil turnamen, prestasi atlet, dan persaingan ranking dunia tersedia dengan pembahasan yang ringkas dan mudah dipahami.
Garap Media juga menghadirkan berita olahraga dari berbagai cabang dan kompetisi internasional. Jangan lewatkan artikel terbaru Garap Media untuk mengikuti perjalanan para atlet Indonesia maupun bintang olahraga dunia.
Referensi
