Pi Cheolin, alter ego dari Dino SEVENTEEN, resmi memulai debut musiknya melalui mini album pertama bertajuk 吉BOARD (Gilboard) yang dirilis bersamaan dengan video musik Crazy Crazy. Album ini mengusung konsep budaya gilboard atau penjual kaset jalanan Korea era 1990-an serta menjadi wadah bagi Dino untuk menampilkan sisi kreatifnya sebagai musisi, penulis lagu, dan komposer. (The Chosun Daily, 2026; Weverse, 2026)
Pi Cheolin Gilboard Angkat Budaya Street Cassette Vendor Era 1990-an
Mini album 吉BOARD (Gilboard) mengambil inspirasi dari budaya gilboard, yaitu penjual kaset musik jalanan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Korea Selatan pada era 1990-an. Pi Cheolin menghidupkan kembali semangat budaya tersebut melalui konsep yang memadukan nuansa retro dengan musik modern sehingga menghadirkan identitas yang unik sekaligus penuh energi. (The Chosun Daily, 2026; Weverse, 2026)
Melalui karakter Pi Cheolin, Dino menghadirkan sosok produser jalanan yang gemar mendengarkan kisah orang-orang di sekitarnya, kemudian mengubah pengalaman tersebut menjadi karya musik yang sarat hiburan dan semangat positif. Pendekatan tersebut menjadi fondasi utama konsep album Gilboard yang mengedepankan unsur kedekatan dengan kehidupan sehari-hari. (Weverse, 2026)
Crazy Crazy Tampilkan Konsep Retro yang Penuh Energi
Video musik Crazy Crazy menghadirkan visual bergaya jalanan khas era 1990-an dengan dominasi nuansa retro yang dipadukan bersama koreografi energik dan ekspresi penuh karisma. Penampilan Pi Cheolin memberikan warna baru dibandingkan citra Dino sebagai anggota SEVENTEEN, tetapi tetap mempertahankan karakter yang menghibur dan mudah dikenali penggemar. (The Chosun Daily, 2026)
Perpaduan konsep visual, gerakan tari yang adiktif, dan nuansa humor membuat Crazy Crazy menjadi pembuka yang kuat bagi proyek solo Pi Cheolin. Video musik tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana karakter alter ego ini mampu berdiri sebagai identitas artistik tersendiri tanpa melepaskan keterkaitannya dengan Dino. (The Chosun Daily, 2026)
Beberapa daya tarik utama Crazy Crazy meliputi:
- Mengangkat konsep budaya jalanan Korea era 1990-an.
- Menampilkan gaya retro yang khas.
- Menghadirkan koreografi yang energik dan mudah diingat.
- Memadukan unsur humor dengan performa panggung.
- Menjadi title track mini album 吉BOARD (Gilboard).
Album Gilboard Hadirkan Kolaborasi Bersama Musisi Legendaris
Mini album 吉BOARD (Gilboard) memuat tujuh lagu yang melibatkan sejumlah musisi senior Korea Selatan. Lee Moon-sae berpartisipasi sebagai narator pada lagu pra-rilis There Is No Parting Without Pain, sedangkan Lee Hyundo dari duo hip-hop legendaris DEUX memproduseri lagu Really yang mengusung genre New Jack Swing. Kehadiran para kolaborator tersebut memberikan sentuhan lintas generasi yang memperkaya karakter musikal album ini. (The Chosun Daily, 2026; Weverse, 2026)
Dino Tunjukkan Kapasitas sebagai Musisi All-Rounder lewat Gilboard
Mini album 吉BOARD (Gilboard) tidak hanya memperkenalkan Pi Cheolin sebagai alter ego Dino, tetapi juga menampilkan kemampuan sang idola dalam proses kreatif di balik layar. Dino berpartisipasi dalam penulisan lirik untuk seluruh tujuh lagu di album ini serta ikut mengomposisi enam lagu, menunjukkan perannya yang semakin besar sebagai penyanyi, penulis lagu, sekaligus komposer. Keterlibatan tersebut memperlihatkan perkembangan artistik Dino di luar aktivitasnya bersama SEVENTEEN. (The Chosun Daily, 2026; Weverse, 2026)
Album Gilboard juga menghadirkan kolaborasi unik antara Pi Cheolin dan “identitas asli” Dino melalui lagu pembuka Jjan. Konsep tersebut memperkuat narasi alter ego yang telah dikenal penggemar selama beberapa tahun terakhir sekaligus menghadirkan pengalaman musik yang berbeda dibandingkan proyek solo idol pada umumnya. (The Chosun Daily, 2026; Weverse, 2026)
Beberapa keunggulan mini album 吉BOARD (Gilboard) meliputi:
- Memuat total tujuh lagu dengan berbagai genre.
- Dino menulis lirik seluruh lagu dalam album.
- Dino berpartisipasi dalam komposisi enam lagu.
- Lee Moon-sae menjadi narator lagu pra-rilis There Is No Parting Without Pain.
- Lee Hyundo (DEUX) memproduseri lagu Really bergenre New Jack Swing.
- Lagu pembuka Jjan menampilkan kolaborasi Pi Cheolin bersama Dino.
Pi Cheolin Hadirkan Nuansa Retro dengan Sentuhan Humor
Karakter Pi Cheolin membawa konsep yang terinspirasi dari budaya jalanan Korea Selatan era 1990-an melalui estetika retro, musik penuh semangat (heung), dan pendekatan yang menghibur. Melalui Gilboard, karakter tersebut digambarkan sebagai produser jalanan yang mengumpulkan kisah masyarakat lalu mengubahnya menjadi karya musik yang mampu menghadirkan energi positif bagi para pendengar. (Weverse, 2026)
Konsep tersebut membuat proyek Pi Cheolin tampil berbeda dibandingkan debut solo idol pada umumnya. Selain menghadirkan nostalgia terhadap budaya musik Korea era 1990-an, album ini juga memperlihatkan kreativitas Dino dalam membangun dunia cerita yang telah berkembang sejak karakter Pi Cheolin pertama kali diperkenalkan pada konten fan meeting SEVENTEEN tahun 2021. (KapanLagi, 2026; Weverse, 2026)
Gilboard Perluas Identitas Artistik Dino SEVENTEEN
Perilisan 吉BOARD (Gilboard) menjadi tonggak baru dalam perjalanan karier Dino sebagai musisi. Melalui alter ego Pi Cheolin, ia mengeksplorasi konsep visual dan musikal yang berbeda. Dino juga membuktikan kemampuannya dalam menciptakan karya secara menyeluruh. Keterlibatannya mencakup penulisan lirik, komposisi, hingga pengembangan karakter yang kuat. (The Chosun Daily, 2026; Weverse, 2026)
Proyek ini memperlihatkan bagaimana karakter fiktif dapat berkembang menjadi identitas artistik yang utuh di industri K-pop. Album tersebut didukung oleh musisi senior serta mengusung konsep retro yang khas. Sentuhan humor yang melekat pada Pi Cheolin turut memperkuat daya tariknya. Dengan demikian, Gilboard menawarkan pengalaman baru bagi CARAT maupun pendengar umum yang ingin menikmati sisi berbeda dari Dino SEVENTEEN. (The Chosun Daily, 2026; Weverse, 2026)
Mini album 吉BOARD (Gilboard) menjadi langkah resmi Pi Cheolin memasuki industri musik. Album ini menghadirkan konsep retro yang segar dan melibatkan sejumlah kolaborator legendaris. Selain itu, Dino berperan penuh dalam proses kreatif. Perpaduan tersebut menjadikan Gilboard bukan sekadar proyek alter ego, tetapi juga bukti perkembangan Dino sebagai musisi all-rounder. (The Chosun Daily, 2026; Weverse, 2026)
Ikuti terus berita terbaru seputar comeback, debut, album baru, dan perkembangan dunia K-pop hanya di Garap Media. Jangan lewatkan juga artikel menarik lainnya untuk memperoleh informasi hiburan Korea Selatan yang akurat, lengkap, dan selalu diperbarui.
Referensi
