Girl group Indonesia no na merilis video musik “star” pada Jumat, 18 September 2026, bertepatan dengan perilisan album debut island girl. MV tersebut menampilkan Baila, Christy, Esther, dan Shazfa dalam visual berkilau di tengah suasana hutan gelap, sementara lagunya membawa pesan percaya diri dengan sejumlah referensi khas Indonesia. (Creative Disc, 2026)
no na star Hadir Bersamaan dengan Album Debut island girl
no na merilis album perdana island girl melalui 88rising pada 18 September 2026. Album tersebut memuat 15 lagu yang memperkenalkan karakter musik no na melalui tema romansa, feminitas, persahabatan, kepercayaan diri, dan proses menuju kedewasaan. (The Orchard Japan, 2026)
Lagu “star” menempati posisi pertama dalam daftar lagu island girl. Posisi tersebut membuat “star” menjadi pembuka perjalanan pendengar ketika memasuki keseluruhan konsep album.
Tracklist island girl terdiri dari:
- “star”
- “seafood diet”
- “smooth”
- “island girl”
- “rollerblade”
- “rollerblade part two”
- “work”
- “honk!”
- “dizzy”
- “chaser”
- “party in the +62”
- “speaker freaker”
- “nick of time”
- “durian”
- “better on the island”
Suara island pop no na memadukan pengaruh R&B, pop, dangdut, new jack swing, dan synth-funk dengan nuansa tropis Indonesia. (The Orchard Japan, 2026)
MV “star” Menampilkan Visual Glowing di Tengah Hutan Gelap
MV “star” menghadirkan Baila, Christy, Esther, dan Shazfa sebagai pusat visual. Keempat member tampil dengan busana berkilau yang menciptakan kontras dengan latar hutan yang gelap dan bernuansa magis.
Visual tersebut memberikan kesan fantasi melalui perpaduan cahaya, aksesori berkilau, serta lanskap hutan yang menjadi latar utama. IDN Times mencatat bahwa konsep busana MV “star” menggunakan elemen sequin, material metalik, detail mutiara, dan aksesori kepala yang memperkuat karakter glamor para member. (IDN Times, 2026)
Beberapa elemen visual yang menonjol dalam MV “star” meliputi:
- Busana berwarna silver dengan detail berkilau.
- Latar hutan gelap dengan atmosfer magis.
- Aksesori kepala berbentuk teatrikal.
- Riasan wajah dengan efek glitter dan dewy look.
- Adegan penutup yang menampilkan para member di bawah fireworks.
Perpaduan tersebut membuat MV “star” mempertahankan karakter island girl yang feminin, berani, dan penuh percaya diri.
Lirik “star” Memasukkan Referensi Jakarta, Terang Bulan, dan Gamelan
Lagu “star” membawa identitas Indonesia melalui sejumlah penggalan lirik. no na memasukkan referensi Jakarta, makanan khas, hingga gamelan ke dalam lagu yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama.
Lirik “star” menyebut “Pretty girl from Jakarta” sebagai salah satu pembuka lagu. Bagian lain menyebut “Manis like terang bulan” dan “In the city, when you hear that gamelan”. Referensi tersebut membuat pengalaman lokal Indonesia masuk secara langsung ke dalam narasi pop yang ditujukan untuk pendengar global. (Lima Pagi, 2026)
Creative Disc menilai lirik “star” menggambarkan perempuan muda yang berani tampil sebagai performer sekaligus tetap membawa keseharian dan budaya Indonesia. Pengulangan frasa tentang menjadi “star” juga memperkuat pesan mengenai pengenalan terhadap kekuatan dan daya tarik diri sendiri. (Creative Disc, 2026)
“star” Membawa Pesan Confidence untuk Pendengar Indonesia
“star” tidak hanya menggunakan identitas Indonesia sebagai elemen dekoratif. Lagu tersebut menggunakan berbagai referensi lokal untuk membangun karakter perempuan yang percaya diri dan nyaman dengan identitasnya.
Pesan tersebut terlihat melalui beberapa tema utama:
- Confidence: lirik menempatkan kepercayaan diri sebagai bagian penting dari karakter lagu.
- Self-expression: no na menggambarkan perempuan yang berani menunjukkan dirinya di depan publik.
- Friendship: lirik juga memasukkan gambaran hubungan dengan sahabat.
- Indonesian identity: Jakarta, terang bulan, gamelan, dan kehidupan tropis menjadi bagian dari narasi.
- Global pop: no na menggunakan bahasa Inggris dan produksi pop modern untuk membawa referensi lokal ke audiens yang lebih luas.
EnVi Media menyebut “star” sebagai pembuka yang langsung memperkenalkan identitas no na melalui sosok perempuan dari Jakarta dan perpaduan karakter pop modern dengan elemen Indonesia. (EnVi Media, 2026)
no na Perkuat Identitas Indonesia Lewat island girl
Perilisan “star” melanjutkan pendekatan no na dalam membawa unsur Indonesia ke karya mereka. Grup yang dibentuk 88rising ini terdiri dari Baila, Christy, Esther, dan Shazfa yang memiliki latar dari berbagai wilayah Indonesia. (The Orchard Japan, 2026)
Pendekatan tersebut juga muncul dalam lagu lain di album island girl. “work” menggunakan bunyi ceng-ceng, “rollerblade” menghadirkan gamelan, sedangkan “honk!” memasukkan suara klakson minibus sebagai bagian dari musik.
Dengan “star”, no na membuka island girl melalui kombinasi percaya diri, visual fantasi, dan identitas Indonesia. MV tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana no na mengemas referensi lokal dalam bahasa pop yang lebih luas.
Bagi pembaca yang ingin mengikuti perkembangan musik, budaya pop, dan rilisan terbaru dari musisi Indonesia maupun internasional, Garap Media menghadirkan berbagai artikel dengan informasi yang aktual dan mudah diikuti.
Jangan lewatkan artikel lain di Garap Media untuk mengetahui rilisan musik, MV terbaru, serta cerita di balik karya para musisi yang sedang menjadi perhatian. Ikuti terus pembaruan Garap Media agar tidak tertinggal informasi terbaru dari dunia hiburan.
Referensi
