Liga Putri Indonesia kembali melalui Indonesia Women’s League (IWL) 2026/27 yang dijadwalkan bergulir pada Oktober 2026. Kompetisi tersebut menghadirkan enam klub peserta, yaitu Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United Banten, FC Bekasi City, Persikad Depok, dan Garudayaksa FC. (ANTARA, 2026)
Liga Putri Indonesia Kembali Setelah Vakum Tujuh Tahun
Indonesia Women’s League 2026/27 menjadi kompetisi yang menghidupkan kembali Liga Putri Indonesia setelah kompetisi level tertinggi sebelumnya vakum selama beberapa tahun. I.League akan mengelola kompetisi tersebut bersama PSSI sebagai bagian dari pengembangan sepak bola putri nasional. (RRI, 2026)
I.League menggelar Owner Meeting Indonesia Women’s League pada 30 Juli 2026 untuk mematangkan persiapan kompetisi. Pertemuan tersebut melibatkan I.League, PSSI, dan perwakilan klub peserta untuk membahas berbagai kebutuhan penyelenggaraan liga. (RRI, 2026)
Pembahasan tersebut mencakup sejumlah aspek penting dalam penyelenggaraan kompetisi. Aspek tersebut meliputi:
- Kalender pertandingan.
- Regulasi kompetisi.
- Persiapan teknis klub.
- Kebutuhan operasional pertandingan.
- Standar penyelenggaraan kompetisi.
Enam Klub Peserta Liga Putri Indonesia 2026/27
Indonesia Women’s League 2026/27 akan diikuti enam klub pada musim perdana. Keenam klub tersebut berasal dari sejumlah wilayah di sekitar Jakarta dan Jawa Barat. (RRI, 2026)
Daftar klub peserta Liga Putri Indonesia 2026/27 terdiri atas:
- Persija Jakarta
- Persita Tangerang
- Dewa United Banten
- FC Bekasi City
- Persikad Depok
- Garudayaksa FC
Keenam klub tersebut akan menjadi bagian dari upaya membangun kembali kompetisi sepak bola putri nasional. Komposisi peserta tersebut juga menjadi fondasi awal bagi perkembangan IWL pada musim-musim berikutnya. (ANTARA, 2026)
Persija Jakarta dan Persita Tangerang Tampil pada Laga Pembuka
Indonesia Women’s League 2026/27 dijadwalkan memulai pertandingan pada 17 Oktober 2026. Persija Jakarta dan Persita Tangerang akan menjadi dua klub yang tampil pada pertandingan pembuka kompetisi. (ANTARA, 2026)
Pertandingan pembuka tersebut akan menjadi momentum penting bagi kompetisi sepak bola putri Indonesia. Laga tersebut juga akan menandai dimulainya kembali kompetisi nasional yang memberikan ruang pertandingan reguler bagi pemain putri. (ANTARA, 2026)
Seluruh pertandingan IWL 2026/27 akan menggunakan Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, sebagai lokasi pertandingan terpusat. Format tersebut menjadi bagian dari strategi penyelenggaraan kompetisi pada musim pertama. (BolaSkor.com, 2026)
I.League Kelola Indonesia Women’s League 2026/27
I.League mendapatkan tanggung jawab sebagai operator Indonesia Women’s League 2026/27. Pengelolaan tersebut menjadi bagian dari langkah untuk membangun kompetisi sepak bola putri dengan struktur yang lebih profesional. (RRI, 2026)
Direktur Utama I.League Ferry Paulus menilai kompetisi putri mempunyai peran penting dalam membangun ekosistem sepak bola Indonesia. Kompetisi reguler memberikan pemain kesempatan untuk mendapatkan pengalaman pertandingan dan mengembangkan kemampuan secara berkelanjutan. (RRI, 2026)
PSSI juga menilai kompetisi reguler diperlukan untuk memperkuat pembinaan pemain putri. Anggota Komite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani Sungkono menyebut kompetisi perlu dibangun menggunakan fondasi yang realistis agar dapat berkembang secara berkelanjutan. (RRI, 2026)
Liga Putri Indonesia 2026 Berlangsung Selama 17 Pekan
Indonesia Women’s League 2026/27 direncanakan berlangsung selama 17 pekan. Enam klub peserta akan menjalani pertandingan berdasarkan kalender yang disiapkan I.League dan PSSI. (RRI, 2026)
I.League juga menyiapkan konsep entertainment sport festival untuk mendukung penyelenggaraan pertandingan. Konsep tersebut bertujuan memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi penonton dan keluarga yang datang ke lokasi pertandingan. (RRI, 2026)
Penyelenggara juga mempersiapkan beberapa aspek pendukung kompetisi, yaitu:
- Regulasi pertandingan.
- Kalender kompetisi.
- Kesiapan teknis klub.
- Pengelolaan operasional pertandingan.
- Aktivitas pendukung untuk penonton.
Dua Pemain Diaspora Ramaikan Liga Putri Indonesia
Indonesia Women’s League 2026/27 juga akan menghadirkan pemain diaspora Timnas Putri Indonesia. Isabelle Nottet dan Estella Loupattij menjadi dua pemain diaspora yang dijadwalkan tampil dalam kompetisi tersebut. (BolaSkor.com, 2026)
PSSI memberikan status marquee player kepada Isabelle Nottet dan Estella Loupattij. Regulasi kompetisi juga memberikan kesempatan kepada klub peserta untuk merekrut pemain asing dengan batas maksimal empat pemain asing untuk setiap klub. (BolaSkor.com, 2026)
Kehadiran pemain diaspora dan pemain asing dapat memberikan variasi dalam komposisi skuad peserta. Pengalaman pemain tersebut juga dapat memberikan tambahan pembelajaran bagi pemain lokal yang tampil dalam kompetisi. (BolaSkor.com, 2026)
Liga Putri Indonesia Menjadi Ruang Pembinaan Pemain
Kembalinya kompetisi memberikan pemain putri kesempatan memperoleh jam terbang melalui pertandingan reguler. Kompetisi tersebut juga memberikan klub wadah untuk menjalankan pembinaan pemain secara lebih terstruktur. (RRI, 2026)
Pemain Timnas Putri Indonesia menyambut positif kembalinya kompetisi nasional. Safira Ika dan Zahra Muzdalifah menilai kompetisi reguler dapat membantu pemain meningkatkan kemampuan setelah sepak bola putri Indonesia mengalami kekosongan kompetisi. (ANTARA, 2026)
Kompetisi reguler dapat memberikan beberapa manfaat bagi ekosistem sepak bola putri Indonesia:
- Pemain memperoleh lebih banyak jam terbang.
- Klub memiliki wadah pembinaan pemain putri.
- Pelatih dapat mengevaluasi pemain melalui pertandingan.
- Pemain muda memiliki jalur menuju level senior.
- Tim nasional memperoleh basis pemain yang lebih luas.
Liga Putri Indonesia kembali melalui Indonesia Women’s League 2026/27 pada Oktober 2026 dengan enam klub peserta. Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United Banten, FC Bekasi City, Persikad Depok, dan Garudayaksa FC akan menjadi bagian dari musim perdana kompetisi tersebut. (ANTARA, 2026; RRI, 2026)
Kembalinya kompetisi menjadi momentum penting bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia setelah kompetisi nasional mengalami vakum. Pembaca dapat mengikuti perkembangan klub, pemain, dan pertandingan Liga Putri Indonesia melalui Garap Media.
Musim perdana IWL juga akan menjadi tahap penting untuk melihat perkembangan kompetisi sepak bola putri di Indonesia. Pembaca dapat membaca artikel olahraga lainnya di Garap Media untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai sepak bola nasional.
Referensi
