Pemerintah Sulawesi Selatan menerapkan pembelajaran daring selama satu pekan sebagai respons terhadap kelangkaan BBM yang memicu antrean panjang di sejumlah SPBU. Kebijakan tersebut bertujuan mengurangi mobilitas masyarakat, terutama perjalanan pelajar menuju sekolah, sekaligus membantu menekan konsumsi BBM di tengah gangguan distribusi. (Media Indonesia, 2026)
Kelangkaan BBM Sulsel Mendorong Sekolah Beralih ke Pembelajaran Daring
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengambil kebijakan pembelajaran daring setelah antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM semakin mengganggu aktivitas masyarakat. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyatakan kegiatan pendidikan tetap berjalan meskipun siswa tidak mengikuti pembelajaran secara tatap muka selama masa penyesuaian. (Media Indonesia, 2026)
Menurut Andi Sudirman, penerapan kebijakan tersebut berlangsung selama satu pekan dan akan dievaluasi setelah periode tersebut berakhir. Pemerintah provinsi juga meminta pemerintah kabupaten dan kota menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran dengan kondisi di wilayah masing-masing. (Media Indonesia, 2026)
Sementara itu, kegiatan pendidikan tetap berjalan melalui sistem dalam jaringan. Dengan pola tersebut, siswa dapat mengikuti pembelajaran dari rumah tanpa perlu melakukan perjalanan menuju sekolah. (ANTARA News Makassar, 2026)
Makassar Kurangi Mobilitas Pelajar di Tengah Antrean SPBU
Mulai 12 September 2026, Pemerintah Kota Makassar menerapkan pembelajaran jarak jauh bagi peserta didik PAUD hingga SMP. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menginstruksikan Dinas Pendidikan mengeluarkan edaran setelah pemerintah menerima keluhan masyarakat mengenai antrean BBM dan pengaruhnya terhadap mobilitas warga. (ANTARA News Makassar, 2026)
Di sejumlah SPBU Makassar, antrean kendaraan terjadi dan turut memengaruhi kelancaran lalu lintas. Penumpukan kendaraan di sekitar lokasi pengisian membuat perjalanan masyarakat membutuhkan waktu lebih lama. (ANTARA News Makassar, 2026)
Melalui pembelajaran dari rumah, pemerintah berharap perjalanan kendaraan pada jam sekolah dapat berkurang. Selain itu, pengurangan mobilitas dinilai dapat membantu menekan konsumsi BBM sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan. (ANTARA News Makassar, 2026)
Beberapa tujuan kebijakan pembelajaran daring tersebut meliputi:
- Mengurangi perjalanan pelajar menuju sekolah.
- Menekan mobilitas kendaraan pada jam sibuk.
- Mengurangi konsumsi BBM harian masyarakat.
- Membantu mengurai kepadatan kendaraan di sekitar SPBU.
- Menjaga kegiatan belajar tetap berlangsung dari rumah.
Antrean BBM Makassar Mendorong Penyesuaian Layanan Pertamina
Pertamina Patra Niaga melakukan sejumlah penyesuaian pelayanan untuk menghadapi lonjakan kebutuhan BBM di Makassar. Sebanyak 12 SPBU mendapatkan tambahan nozzle BBM subsidi, sedangkan konfigurasi pelayanan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan di lapangan. (tvOneNews, 2026)
Selain penambahan fasilitas, Pertamina mengoperasikan 25 SPBU selama 24 jam. Langkah tersebut memberikan pilihan waktu pengisian yang lebih luas kepada masyarakat sekaligus membantu mengatur distribusi BBM. Pemantauan stok juga dilakukan agar pasokan dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap SPBU. (tvOneNews, 2026)
Dengan peningkatan kapasitas tersebut, proses pelayanan diharapkan berlangsung lebih cepat. Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar ketersediaan pasokan dapat menjangkau lebih banyak pengguna. (tvOneNews, 2026)
Pemerintah dan Pertamina Siapkan Pengaturan Antrean
Untuk mengurangi kepadatan pada siang hari, Pemerintah Kota Makassar turut membahas pengaturan kendaraan berukuran besar. Salah satu usulan yang dibahas adalah menyediakan waktu pengisian khusus bagi bus dan truk pada malam hingga dini hari. (Newsurban, 2026)
Pengaturan waktu tersebut menjadi langkah taktis untuk memisahkan antrean berdasarkan jenis kendaraan. Dengan demikian, kendaraan besar tidak terlalu memenuhi ruas jalan ketika aktivitas masyarakat sedang meningkat. Pemerintah berharap pola tersebut dapat menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus membuat pelayanan di SPBU lebih teratur. (Newsurban, 2026)
Kelangkaan BBM Sulsel Pengaruhi Aktivitas Pendidikan dan Mobilitas
Kelangkaan BBM di Sulawesi Selatan tidak hanya memengaruhi aktivitas transportasi, tetapi juga mendorong pemerintah menyesuaikan kegiatan pendidikan. Untuk sementara, pembelajaran daring menjadi pilihan agar aktivitas belajar tetap berlangsung sambil pemerintah dan Pertamina berupaya memperbaiki distribusi serta mengurangi antrean di SPBU. (Media Indonesia, 2026)
Di tengah proses penanganan, pemerintah meminta masyarakat tetap bersabar. Koordinasi bersama Pertamina terus dilakukan untuk memperkuat distribusi BBM, mengamankan stok, menambah pasokan, serta mengawasi operasional SPBU. (Media Indonesia, 2026)
Evaluasi Sekolah Daring Menunggu Kondisi BBM Sulsel
Perkembangan pasokan BBM dan kondisi antrean di lapangan akan menjadi dasar evaluasi kebijakan pembelajaran daring. Hasil evaluasi tersebut nantinya menentukan apakah kegiatan belajar tatap muka dapat kembali berjalan setelah masa penerapan sementara selesai. (Media Indonesia, 2026)
Kondisi ini menunjukkan bahwa gangguan pasokan energi dapat memberikan pengaruh langsung terhadap berbagai aktivitas masyarakat. Pemerintah memilih mengurangi mobilitas yang masih dapat ditunda sambil mempertahankan layanan pendidikan melalui pembelajaran jarak jauh. (ANTARA News Makassar, 2026)
Bagi masyarakat, kelancaran distribusi BBM menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan normalisasi aktivitas harian. Perbaikan pelayanan SPBU dan ketersediaan pasokan diharapkan mampu mengurangi antrean sehingga mobilitas warga dapat kembali berjalan secara normal.
Garap Media akan terus menghadirkan informasi terbaru mengenai kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi, serta berbagai persoalan yang berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Pembaca dapat mengikuti artikel lainnya untuk memperoleh informasi aktual dari berbagai wilayah Indonesia.
Simak terus Garap Media untuk mendapatkan berita terbaru seputar kebijakan publik, ekonomi, pendidikan, dan isu sosial yang sedang berkembang. Informasi yang disajikan diharapkan membantu pembaca memahami perkembangan peristiwa secara lebih lengkap dan mudah dipahami.
Referensi
