Harga pangan menunjukkan pergerakan pada sejumlah komoditas, dengan cabai rawit merah menyentuh Rp78.450 per kilogram (kg). Pada saat yang sama, telur ayam ras tercatat Rp32.500 per kg dan bawang merah berada di level Rp44.900 per kg.
Data tersebut merupakan catatan komoditas berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia. Pemantauan dilakukan pada Kamis, 26 Februari 2026, untuk melihat perkembangan harga di tingkat pedagang eceran nasional.
Daftar Harga Pangan di Tingkat Pedagang Eceran Nasional
Harga pangan lainnya di tingkat pedagang eceran secara nasional yakni bawang putih Rp40.800 per kg. Selain itu, beras kualitas bawah I berada di harga Rp14.450 per kg dan beras kualitas bawah II Rp14.500 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I tercatat Rp15.950 per kg dan beras kualitas medium II di harga Rp15.800 per kg. Lalu, beras kualitas super I berada di harga Rp17.150 per kg dan beras kualitas super II Rp16.700 per kg.
Kemudian, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp45.150 per kg, cabai merah keriting Rp47.700 per kg, dan cabai rawit hijau Rp54.850 per kg. Lalu, daging ayam ras berada di harga Rp42.150 per kg, daging sapi kualitas I Rp143.900 per kg, serta daging sapi kualitas II di harga Rp135.750 per kg. Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.850 per kg dan gula pasir lokal Rp18.450 per kg. Sementara itu, minyak goreng curah berada di harga Rp19.000 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp22.700 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp21.650 per liter.
Mendag Jamin Harga Pangan Jelang Lebaran Stabil
Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Budi Santoso, memastikan harga pangan dan pasokannya dalam kondisi relatif stabil menjelang Lebaran. Pemerintah, kata dia, terus melakukan pemantauan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) serta pengecekan langsung ke sejumlah daerah.
“Karena ini menghadapi Lebaran, kami sampaikan kepada masyarakat beberapa hari ini kami terus memantau perkembangan harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok melalui SP2KP dan juga kemarin kami melakukan pengecekan langsung ke Pidie di Aceh,” ujar Budi dalam konferensi pers di Stasiun Gambir.
Ia menyebutkan, secara umum harga barang relatif stabil dan pasokan terjaga. Meski terdapat daerah tertentu dengan harga di atas atau sama dengan harga eceran tertinggi (HET), di wilayah lain harga masih berada di kisaran HET bahkan di bawahnya.
Pemerintah Terus Berkoordinasi
“Harga barang-barang relatif stabil, pasokan terjaga. Memang ada mungkin daerah tertentu yang harganya naik di atas HET atau sama dengan HET, tapi di daerah lain juga banyak yang sama dengan atau di bawah HET. Tetapi secara keseluruhan harga-harga kebutuhan pokok relatif stabil dan sesuai dengan HET,” katanya.
Menurut Budi, pemerintah terus berkoordinasi secara intensif untuk memastikan daerah yang mengalami kenaikan harga tetap mendapatkan pasokan yang lancar. Langkah ini dilakukan secara menyeluruh agar tidak terjadi hambatan distribusi menjelang hari raya.
Ia juga menyinggung hasil kunjungan ke Pidie, Aceh, yang sebelumnya terdampak bencana. Dalam pengecekan tersebut, harga kebutuhan pokok dinilai tetap stabil dengan mayoritas berada di bawah harga acuan, seiring distribusi pasokan dari luar kota maupun luar provinsi yang sudah kembali berjalan baik.
Penutup
Perkembangan harga pangan per 26 Februari 2026 menunjukkan cabai rawit merah berada di level Rp78.450 per kg dengan sejumlah komoditas lain terpantau dalam kondisi relatif stabil. Pemerintah memastikan pemantauan terus dilakukan untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan menjelang Lebaran.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar ekonomi, bisnis, harga kebutuhan pokok, pasar tradisional, kebijakan perdagangan, distribusi pangan, inflasi, dan perkembangan pasar nasional hanya di Garap Media.
Referensi:
- Liputan6. (2026). Harga Pangan Hari Ini 26 Februari 2026: Bawang Merah Tembus Level Segini. Retrieved from https://www.liputan6.com/bisnis/read/6286381/harga-pangan-hari-ini-26-februari-2026-bawang-merah-tembus-level-segini
