Google Gemini Robotics 2 Bikin Robot Makin Pintar dan Lebih Mandiri

Last Updated: 4 August 2026, 03:37

Bagikan:

Google Gemini Robotics 2
Google DeepMind memperkenalkan Gemini Robotics 2 sebagai model AI terbaru yang memungkinkan robot memahami lingkungan, bernalar, serta bergerak dan menyelesaikan tugas secara lebih mandiri. Sumber gambar: Google.
Table of Contents

Google DeepMind memperkenalkan Gemini Robotics 2, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan robot dalam memahami lingkungan, bernalar, serta mengendalikan seluruh tubuh saat menjalankan berbagai tugas. Teknologi ini memungkinkan robot humanoid berjalan, membungkuk, mengambil benda, hingga menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan koordinasi gerakan secara lebih alami dan presisi (kumparanTECH, 2026; Google DeepMind, 2026).

Gemini Robotics 2 Hadir dengan Tiga Model AI Berbeda

Google DeepMind menghadirkan Gemini Robotics 2 dalam tiga model yang memiliki fungsi berbeda agar robot dapat bekerja secara lebih cerdas dan fleksibel. Model utama menggunakan pendekatan Vision-Language-Action (VLA) yang mengubah informasi visual dan instruksi bahasa menjadi gerakan fisik robot secara langsung. Pendekatan tersebut memungkinkan robot memahami objek di sekitarnya sekaligus menentukan tindakan yang sesuai tanpa memerlukan pemrograman manual untuk setiap aktivitas (Google DeepMind, 2026).

Selain model utama, Google juga memperkenalkan Gemini Robotics ER 2 (Embodied Reasoning) yang berfungsi sebagai sistem penalaran robot. Model ini membantu robot memahami situasi, menyusun urutan pekerjaan, berinteraksi dengan manusia, hingga mengoordinasikan tugas yang berlangsung selama beberapa menit. Google turut menghadirkan model On-Device yang dapat dijalankan langsung di perangkat robot tanpa harus selalu terhubung ke internet sehingga respons menjadi lebih cepat dan efisien (The Verge, 2026; Google DeepMind, 2026).

Beberapa kemampuan utama Gemini Robotics 2 meliputi:

  • Mengendalikan seluruh tubuh robot humanoid.
  • Memahami instruksi melalui bahasa alami.
  • Mengenali objek dan kondisi lingkungan secara visual.
  • Berjalan, membungkuk, meraih, serta memindahkan benda.
  • Menyelesaikan tugas yang terdiri atas beberapa tahapan.
  • Mendukung kolaborasi antarrobot dalam satu pekerjaan.

Gemini Robotics 2 Meningkatkan Kemampuan Robot Humanoid

Google DeepMind mendemonstrasikan kemampuan Gemini Robotics 2 menggunakan robot humanoid Apollo 2 yang dikembangkan oleh Apptronik. Dalam demonstrasi tersebut, robot mampu berjalan menuju rak penyimpanan, membungkuk untuk mengambil barang, memilih objek sesuai instruksi, hingga melakukan manipulasi menggunakan kedua tangan dengan tingkat koordinasi yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Google menyebut peningkatan tersebut sebagai kemampuan whole-body intelligence karena AI tidak hanya mengendalikan lengan, tetapi juga seluruh gerakan tubuh robot (The Verge, 2026; Wired, 2026).

Selain meningkatkan koordinasi tubuh, Gemini Robotics 2 juga memperluas kemampuan tangan robot dengan dukungan kontrol yang lebih presisi. Robot dapat melakukan pekerjaan yang sebelumnya cukup sulit, seperti mengikat kantong sampah, membuka atau menutup kantong plastik, memasang bohlam, hingga memindahkan barang berukuran kecil. Kemampuan tersebut diperoleh melalui kombinasi model bahasa, pemrosesan visual, serta pembelajaran gerakan yang dilatih menggunakan simulasi, video, dan demonstrasi manusia (Wired, 2026; Axios, 2026).

Google DeepMind Tambahkan Fitur Keamanan untuk Robot

Selain meningkatkan kemampuan robot, Google DeepMind juga memperkenalkan sejumlah fitur keamanan baru pada Gemini Robotics 2. Sistem AI ini mampu mendeteksi keberadaan manusia di sekitar robot, menghentikan gerakan secara otomatis apabila teridentifikasi potensi bahaya, serta mengatur ulang jalur pergerakan agar tetap aman saat beroperasi di lingkungan nyata. Google juga memperkenalkan benchmark keselamatan ASIMOV-Agentic untuk mengevaluasi perilaku robot yang dikendalikan AI sebelum diterapkan pada berbagai skenario penggunaan (Google DeepMind, 2026; Axios, 2026).

Gemini Robotics 2 Berpotensi Digunakan di Berbagai Industri

Google DeepMind menyatakan bahwa Gemini Robotics 2 dirancang agar dapat diterapkan pada berbagai jenis robot dan lingkungan kerja. Model AI ini tidak hanya ditujukan untuk robot humanoid, tetapi juga dapat diadaptasi pada lengan robot industri maupun robot bergerak yang digunakan di sektor manufaktur, logistik, kesehatan, hingga penelitian. Fleksibilitas tersebut memungkinkan pengembang mengintegrasikan Gemini Robotics 2 ke berbagai platform robot sesuai kebutuhan masing-masing (Google DeepMind, 2026).

Kemampuan bernalar dan memahami lingkungan secara lebih baik juga membuat robot mampu menyelesaikan tugas yang sebelumnya memerlukan campur tangan manusia. Robot dapat menerima instruksi menggunakan bahasa alami, mengidentifikasi objek yang diminta, menyusun langkah kerja secara mandiri, hingga menyesuaikan tindakan ketika kondisi di lapangan berubah. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas pemanfaatan robot dalam aktivitas sehari-hari maupun industri (The Verge, 2026; kumparanTECH, 2026).

Beberapa potensi penerapan Gemini Robotics 2 meliputi:

  • Otomatisasi proses manufaktur dan perakitan.
  • Pengelolaan gudang serta distribusi logistik.
  • Bantuan operasional di rumah sakit dan laboratorium.
  • Robot layanan di sektor ritel dan perhotelan.
  • Penelitian di bidang robotika dan kecerdasan buatan.
  • Asisten robot untuk membantu pekerjaan rumah tangga.

Google Fokus pada Pengembangan Robot yang Lebih Aman dan Adaptif

Selain meningkatkan kecerdasan robot, Google DeepMind juga memprioritaskan aspek keselamatan dalam pengembangan Gemini Robotics 2. Perusahaan mengembangkan sistem evaluasi yang membantu robot memahami batasan tindakan dan mengenali keberadaan manusia. Sistem tersebut juga dirancang untuk mengurangi risiko saat robot berinteraksi di lingkungan nyata. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya Google untuk memastikan perkembangan AI tetap diiringi standar keselamatan yang memadai. (Google DeepMind, 2026).

Google turut membuka akses Gemini Robotics ER 2 Preview melalui Google AI for Developers. Langkah ini memungkinkan pengembang dan peneliti menguji kemampuan model lebih awal. Google berharap program tersebut dapat mempercepat inovasi di bidang robotika. Perusahaan juga ingin memperluas ekosistem pengembangan robot berbasis kecerdasan buatan. Menurut Google, kolaborasi dengan komunitas riset dan industri akan menjadi kunci dalam menghadirkan robot yang lebih adaptif, aman, dan bermanfaat bagi berbagai sektor. (Google AI for Developers, 2026).

Peluncuran Gemini Robotics 2 menandai langkah baru Google DeepMind dalam mengembangkan robot berbasis AI. Model ini mampu memahami bahasa, mengenali lingkungan, bernalar, dan mengendalikan seluruh tubuh robot. Kemampuan tersebut membuka peluang bagi robot untuk bekerja lebih mandiri di berbagai bidang, mulai dari industri hingga layanan publik.

Ikuti terus perkembangan kecerdasan buatan, robotika, dan teknologi terbaru hanya di Garap Media. Jangan lewatkan artikel menarik lainnya di Garap Media untuk memperoleh informasi terkini mengenai inovasi digital, gadget, dan perkembangan AI dari berbagai perusahaan teknologi dunia.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /