Film Toko Perlengkapan Mayat dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 6 Agustus 2026. Film horor berdurasi 79 menit ini menghadirkan kisah kelam mengenai sebuah toko perlengkapan mayat yang menyimpan rahasia ritual pesugihan. Cerita berpusat pada keputusan Daeng Sarro untuk mempertahankan usahanya melalui praktik ilmu hitam yang kemudian memunculkan kutukan bagi keluarganya sendiri. (RRI, 2026; Katadata, 2026).
Toko Perlengkapan Mayat Angkat Kisah Ritual Penglaris yang Berujung Petaka
Film Toko Perlengkapan Mayat mengisahkan Daeng Sarro, pemilik toko perlengkapan mayat yang ingin mempertahankan usaha turun-temurun miliknya. Demi menjaga kelangsungan bisnis, Daeng Sarro memilih menggunakan ritual penglaris yang membutuhkan tumbal berupa potongan tubuh manusia. Keputusan tersebut justru melahirkan kutukan yang terus menghantui keturunannya hingga memicu serangkaian peristiwa mengerikan. (Katadata, 2026).
Konflik semakin berkembang ketika konsekuensi dari perjanjian gaib tersebut mulai memakan korban. Keturunan Daeng Sarro harus menghadapi teror supranatural yang muncul akibat praktik pesugihan yang dilakukan pada masa lalu. Alur cerita memadukan unsur horor, misteri, dan konflik keluarga sehingga menghadirkan ketegangan sepanjang film berlangsung. (RRI, 2026).
Toko Perlengkapan Mayat Dibintangi Armhada Sijaya
Film ini menampilkan Armhada Sijaya sebagai tokoh utama yang memerankan Daeng Sarro. Karakter tersebut menjadi pusat cerita karena seluruh rangkaian peristiwa berawal dari keputusan Daeng Sarro menjalankan ritual penglaris demi mempertahankan tokonya. Selain mengandalkan unsur horor supranatural, film ini juga menyoroti dampak buruk keserakahan yang diwariskan kepada generasi berikutnya. (Katadata, 2026).
Beberapa fakta menarik mengenai film Toko Perlengkapan Mayat meliputi:
- Genre horor dengan sentuhan misteri supranatural.
- Durasi film sekitar 79 menit.
- Mengangkat tema ritual pesugihan dan kutukan keluarga.
- Tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 6 Agustus 2026.
- Menjadikan toko perlengkapan jenazah sebagai latar utama cerita yang jarang diangkat dalam film horor Indonesia. (detikJogja, 2026; Katadata, 2026).
Film Toko Perlengkapan Mayat menjadi salah satu film horor Indonesia yang meramaikan jadwal penayangan bioskop pada Agustus 2026. Kehadirannya menambah pilihan tontonan bagi pencinta horor lokal dengan menghadirkan cerita yang memadukan ritual mistis, kutukan keluarga, dan suasana mencekam dalam satu kisah. (detikJogja, 2026).
Toko Perlengkapan Mayat Hadirkan Teror dari Ritual Pesugihan
Film Toko Perlengkapan Mayat mengangkat tema pesugihan yang dipadukan dengan kutukan turun-temurun. Cerita tidak hanya menampilkan kemunculan makhluk gaib, tetapi juga menggambarkan bagaimana ambisi mempertahankan usaha keluarga dapat berubah menjadi malapetaka. Unsur horor dalam film ini dibangun melalui rangkaian ritual, misteri, dan konsekuensi mengerikan yang harus ditanggung seluruh keturunan Daeng Sarro setelah melakukan perjanjian dengan kekuatan gaib. (Katadata, 2026).
Selain menghadirkan suasana mencekam, film ini juga mengangkat konflik keluarga sebagai elemen utama cerita. Kutukan yang semula ditujukan untuk mempertahankan keberlangsungan toko perlengkapan mayat justru berkembang menjadi ancaman bagi orang-orang terdekat Daeng Sarro. Perpaduan antara drama keluarga dan horor supranatural membuat alur cerita tidak hanya berfokus pada teror, tetapi juga pada penyesalan atas pilihan yang pernah diambil. (Katadata, 2026).
Beberapa daya tarik Toko Perlengkapan Mayat antara lain:
- Mengangkat kisah ritual pesugihan dengan latar toko perlengkapan jenazah.
- Memadukan horor supranatural dengan drama keluarga.
- Menampilkan kutukan yang mengancam seluruh garis keturunan tokoh utama.
- Berdurasi sekitar 79 menit sehingga menawarkan alur yang padat.
- Dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 6 Agustus 2026. (Katadata, 2026).
Toko Perlengkapan Mayat Siap Meramaikan Film Horor Indonesia
Kehadiran Toko Perlengkapan Mayat menambah daftar film horor Indonesia yang tayang pada Agustus 2026. Film ini menawarkan latar cerita yang berbeda dengan menjadikan toko perlengkapan jenazah sebagai pusat konflik. Konsep tersebut dipadukan dengan unsur ritual mistis yang selama ini menjadi salah satu tema favorit dalam perfilman horor Indonesia. (detikJogja, 2026; Katadata, 2026).
Melalui trailer resminya, film ini memperlihatkan atmosfer gelap, kemunculan sosok misterius, dan berbagai adegan menegangkan yang berkaitan dengan kutukan Daeng Sarro. Unsur visual tersebut diperkirakan menjadi salah satu kekuatan utama film dalam menghadirkan pengalaman horor bagi penonton ketika menyaksikannya di layar lebar. (Official Trailer, 2026).
Toko Perlengkapan Mayat hadir sebagai film horor Indonesia yang menggabungkan unsur pesugihan, kutukan keluarga, dan misteri supranatural dalam satu cerita. Dengan premis yang berfokus pada konsekuensi dari ritual penglaris, film ini menawarkan pengalaman menonton yang sarat ketegangan sekaligus menghadirkan pesan mengenai bahaya keserakahan dan pilihan hidup yang salah. (Katadata, 2026).
Ikuti terus informasi terbaru mengenai film Indonesia, jadwal tayang bioskop, serta ulasan dunia hiburan hanya di Garap Media. Temukan juga berbagai artikel menarik lainnya mengenai film horor terbaru, sinopsis, hingga rekomendasi tontonan yang sayang untuk dilewatkan.
Referensi
