Dua Urban Climber Panjat Empire State Building, Bentangkan Spanduk Perdamaian hingga Lamaran Berujung Penangkapan

Last Updated: 3 July 2026, 23:13

Bagikan:

Empire State Building
Aksi ekstrem Angela Nikolau dan Ivan Beerkus di puncak Empire State Building menarik perhatian dunia setelah keduanya membentangkan spanduk perdamaian dan melangsungkan lamaran di ketinggian. Peristiwa tersebut berakhir dengan penangkapan oleh NYPD dan proses hukum atas dugaan pelanggaran sejumlah aturan keamanan. Sumber gambar: The Guardian.
Table of Contents

Dua warga negara Rusia, Angela Nikolau dan Ivan Beerkus, memanjat hingga ke puncak Empire State Building di New York sebelum membentangkan spanduk bertuliskan, “When the power of love overcomes the love of power, the world will know peace.” Aksi tersebut berlangsung pada 1 Juli dan berakhir dengan penangkapan oleh Kepolisian New York (NYPD) setelah keduanya turun dari bagian atas gedung (Reuters, 2026).

Peristiwa tersebut menarik perhatian publik karena tidak hanya melibatkan aksi pendakian ilegal terhadap salah satu gedung paling ikonik di dunia, tetapi juga momen lamaran yang dilakukan Ivan Beerkus kepada Angela Nikolau di salah satu platform menara. Insiden itu kemudian memicu proses hukum karena pasangan tersebut diduga memasuki area terbatas dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain (ABC News, 2026).

Empire State Building Menjadi Lokasi Aksi Urban Climbing Berisiko Tinggi

Empire State Building merupakan salah satu gedung pencakar langit paling terkenal di Kota New York. Bangunan tersebut memiliki tinggi sekitar 443 meter hingga ujung antena dan menjadi destinasi wisata yang setiap hari dikunjungi ribuan orang.

Menurut hasil penyelidikan awal, Angela Nikolau dan Ivan Beerkus diduga memasuki area menara melalui akses pemeliharaan di lantai 103 yang tidak dibuka untuk pengunjung. Jalur tersebut memungkinkan keduanya mencapai bagian antena sebelum akhirnya terlihat berada di puncak bangunan (AP News, 2026).

Selama berada di atas gedung, pasangan tersebut membentangkan sebuah spanduk berisi pesan perdamaian yang berbunyi, “When the power of love overcomes the love of power, the world will know peace.” Aksi itu berlangsung sekitar 10 menit sebelum keduanya mulai turun dari struktur antena telekomunikasi (Reuters, 2026).

Beberapa fakta utama dalam peristiwa tersebut meliputi:

  • Lokasi aksi berada di puncak Empire State Building.
  • Pelaku merupakan dua warga negara Rusia.
  • Spanduk yang dibentangkan membawa pesan perdamaian.
  • Aksi berlangsung sekitar 10 menit.
  • NYPD mengamankan keduanya setelah mereka berhasil turun.

Lamaran di Atas Menara Menjadi Momen yang Menarik Perhatian Publik

Di tengah aksi yang berlangsung di atas gedung, Ivan Beerkus berlutut dan melamar Angela Nikolau di salah satu platform menara. Momen tersebut terekam dalam dokumentasi yang kemudian beredar luas di media sosial dan berbagai pemberitaan internasional.

Lamaran itu menjadi salah satu alasan mengapa peristiwa tersebut mendapat perhatian besar dari masyarakat. Meski demikian, aparat penegak hukum tetap memproses tindakan pasangan tersebut karena dinilai melanggar sejumlah aturan yang berlaku terkait keamanan gedung dan keselamatan publik (The Guardian, 2026).

Setelah menyelesaikan momen lamaran, pasangan tersebut melanjutkan perjalanan turun dari bagian antena hingga akhirnya diamankan oleh petugas yang telah menunggu di bawah.

Angela Nikolau dan Ivan Beerkus Dikenal sebagai Urban Climber Internasional

Angela Nikolau dan Ivan Beerkus dikenal sebagai urban climber yang telah melakukan pendakian terhadap berbagai gedung tinggi di sejumlah negara. Aktivitas mereka kerap dibagikan melalui media sosial dan memperlihatkan aksi ekstrem tanpa menggunakan perlengkapan pengaman yang lengkap.

Nama keduanya semakin dikenal setelah kisah hubungan mereka diangkat dalam film dokumenter Skywalkers: A Love Story yang dirilis pada 2024. Dokumenter tersebut menampilkan perjalanan keduanya sebagai pasangan sekaligus urban climber yang mengejar tantangan di berbagai belahan dunia.

Karier mereka sebagai urban climber membuat aksi di Empire State Building bukan menjadi pengalaman pertama. Namun, berbeda dengan pendakian sebelumnya, insiden kali ini berujung pada proses hukum karena dilakukan di salah satu bangunan dengan tingkat pengamanan yang sangat ketat di Amerika Serikat (Reuters, 2026; The Guardian, 2026).

Respons NYPD dan Dakwaan Hukum terhadap Angela Nikolau serta Ivan Beerkus

Setelah berhasil turun dari bagian atas gedung, Angela Nikolau dan Ivan Beerkus langsung diamankan oleh petugas New York Police Department (NYPD). Aparat kemudian membawa keduanya untuk menjalani pemeriksaan terkait aksi pendakian tanpa izin yang dilakukan di salah satu bangunan paling ikonik di Amerika Serikat (ABC News, 2026).

Berdasarkan informasi dari aparat penegak hukum, pasangan tersebut menghadapi sejumlah dakwaan yang berkaitan dengan tindakan mereka selama berada di Empire State Building. Dakwaan tersebut muncul karena aksi pendakian dinilai melanggar aturan keamanan gedung serta berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain (AP News, 2026).

Beberapa dakwaan yang dikenakan kepada Angela Nikolau dan Ivan Beerkus meliputi:

  • Pembobolan (burglary).
  • Membahayakan keselamatan orang lain.
  • Perusakan (criminal mischief).
  • Masuk tanpa izin (criminal trespass).
  • Mengganggu ketertiban umum.

Pihak berwenang juga menyatakan bahwa penyelidikan dilakukan untuk mengetahui bagaimana pasangan tersebut dapat mengakses area yang seharusnya tertutup bagi publik. Berdasarkan informasi awal, keduanya diduga memasuki jalur pemeliharaan di lantai 103 sebelum melanjutkan pendakian menuju antena gedung (ABC News, 2026).

Aksi Urban Climbing Kembali Soroti Isu Keselamatan di Gedung Ikonik

Peristiwa di Empire State Building kembali menyoroti aktivitas urban climbing, yaitu aksi memanjat bangunan tinggi tanpa izin. Aktivitas tersebut juga sering dilakukan tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai. Akibatnya, banyak pihak menilai aksi semacam ini memiliki risiko tinggi bagi pelaku maupun masyarakat di sekitar lokasi.

Selain itu, Empire State Building merupakan salah satu destinasi wisata paling ramai di Kota New York. Gedung tersebut setiap hari menerima ribuan pengunjung dari berbagai negara. Oleh karena itu, sistem keamanan di kawasan tersebut dirancang untuk melindungi wisatawan, pekerja, dan operasional gedung. Insiden yang melibatkan Angela Nikolau dan Ivan Beerkus menunjukkan bahwa akses menuju area terbatas masih menjadi perhatian bagi pengelola maupun aparat keamanan (Reuters, 2026).

Di sisi lain, aksi pasangan tersebut memunculkan beragam tanggapan di media sosial. Sebagian publik menganggap tindakan mereka sebagai bentuk ekspresi ekstrem yang membawa pesan perdamaian. Sementara itu, sebagian lainnya menyoroti risiko keselamatan serta pelanggaran hukum yang ditimbulkan. Meski demikian, proses hukum terhadap keduanya tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku di Amerika Serikat (The Guardian, 2026).

Pada akhirnya, aksi Angela Nikolau dan Ivan Beerkus di puncak Empire State Building menarik perhatian dunia. Peristiwa tersebut memadukan pendakian ekstrem, pembentangan spanduk perdamaian, dan momen lamaran di ketinggian. Namun, aksi itu juga berakhir dengan penangkapan serta sejumlah dakwaan hukum karena keduanya diduga memasuki area terbatas tanpa izin.

Ikuti terus informasi terbaru mengenai peristiwa internasional, isu global, dan berita unik dari berbagai belahan dunia hanya di Garap Media. Jangan lupa membaca artikel menarik lainnya untuk mendapatkan informasi terkini yang dikemas secara faktual dan mudah dipahami.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /