Delegasi Indonesia walk out dari ruang Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersiap menyampaikan pidato pada Kamis, 24 September 2026. Aksi tersebut berlangsung bersama sejumlah delegasi negara lain yang meninggalkan ruang sidang ketika Netanyahu dipersilakan menuju mimbar (ANTARA, 2026).
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Mimbar PBB
Delegasi Indonesia sebelumnya menempati kursi di aula Majelis Umum PBB sebelum Netanyahu memasuki sesi pidato. Para diplomat Indonesia kemudian meninggalkan kursi ketika pimpinan sidang mempersilakan Netanyahu menyampaikan pernyataan nasional.
Rekaman dari Perutusan Tetap Republik Indonesia di New York memperlihatkan sejumlah diplomat Indonesia keluar dari ruang sidang. Rekaman tersebut juga memperlihatkan delegasi dari berbagai negara melakukan tindakan serupa pada waktu yang hampir bersamaan (ANTARA, 2026).
Aksi tersebut membuat suasana aula Sidang Umum PBB menjadi ramai. Banyak delegasi berjalan menuju pintu keluar sehingga antrean terlihat di beberapa bagian ruangan.
Pimpinan sidang kemudian mengetuk palu untuk meminta para delegasi menjaga ketertiban. Aksi walk out tersebut berlangsung secara terbuka ketika Netanyahu hendak memulai pidatonya (ANTARA, 2026).
Walk Out PBB Melibatkan Delegasi dari Puluhan Negara
Aksi meninggalkan ruang sidang tidak hanya dilakukan oleh delegasi Indonesia. Sejumlah negara juga tidak berada di dalam ruangan ketika Netanyahu menyampaikan pidatonya.
Sebanyak 77 negara disebut tidak hadir di ruangan atau melakukan walk out ketika Netanyahu berpidato. Data tersebut mencakup negara yang memilih meninggalkan ruang sidang maupun negara yang sebelumnya tidak berada di dalam aula (CNN Indonesia, 2026).
Beberapa fakta terkait aksi tersebut meliputi:
- Delegasi Indonesia meninggalkan ruang sidang sebelum pidato Netanyahu dimulai.
- Sejumlah delegasi negara lain melakukan walk out pada momen yang sama.
- Antrean delegasi terbentuk di area keluar aula PBB.
- Pimpinan sidang meminta peserta menjaga ketertiban setelah suasana menjadi ramai.
- Netanyahu tetap melanjutkan pidatonya setelah sejumlah kursi delegasi kosong.
Aksi tersebut kemudian menjadi salah satu peristiwa yang menonjol dalam pelaksanaan Sidang Umum PBB ke-81 di New York.
Netanyahu Tetap Melanjutkan Pidato di Tengah Kursi Kosong
Benjamin Netanyahu tetap menyampaikan pidatonya meskipun sejumlah delegasi meninggalkan aula. Netanyahu juga memberikan komentar terhadap delegasi yang masih meninggalkan ruangan sebelum dirinya memulai pidato.
Netanyahu mempersilakan peserta yang ingin keluar untuk meninggalkan aula sebelum pidatonya dimulai. Pernyataan tersebut disampaikan ketika sejumlah delegasi meninggalkan ruang sidang (ANTARA, 2026).
Pidato Netanyahu kemudian membahas sejumlah isu keamanan dan konflik di kawasan Timur Tengah. Netanyahu juga menyampaikan posisi Israel mengenai konflik dengan sejumlah pihak di kawasan dalam pidatonya di hadapan Sidang Umum PBB (CNN Indonesia, 2026).
Aksi Delegasi Indonesia Berlangsung di Tengah Isu Palestina
Kehadiran Netanyahu di Sidang Umum PBB berlangsung ketika isu Palestina dan konflik di Gaza masih menjadi perhatian dalam agenda internasional. Situasi tersebut menjadi bagian dari konteks diplomatik dalam penyelenggaraan Sidang Umum PBB tahun 2026.
Indonesia menyampaikan perhatian terhadap kondisi kemanusiaan di Gaza dan pentingnya perlindungan masyarakat sipil. Dalam forum PBB pada periode yang sama, Menteri Luar Negeri RI Sugiono juga menyampaikan isu perlindungan personel kemanusiaan di wilayah konflik (ANTARA, 2026).
Konteks tersebut membuat aksi walk out delegasi Indonesia berlangsung bersamaan dengan pembahasan isu kemanusiaan dan konflik kawasan di forum internasional. Aksi meninggalkan ruang sidang menjadi bagian dari dinamika diplomatik yang terlihat selama sidang berlangsung.
Netanyahu Hadapi Aksi Walk Out dari Sejumlah Delegasi
Aksi walk out menunjukkan adanya perbedaan sikap sejumlah delegasi terhadap kehadiran dan pidato Netanyahu di PBB. Setiap negara memiliki konteks kebijakan luar negeri dan pertimbangan diplomatik masing-masing dalam menentukan kehadiran pada sesi tersebut.
Delegasi Indonesia memilih meninggalkan aula ketika Netanyahu akan menyampaikan pidato. Delegasi negara lain juga melakukan tindakan serupa atau tidak menghadiri ruangan pada saat sesi tersebut berlangsung (CNN Indonesia, 2026).
Sidang Umum PBB tetap melanjutkan agenda setelah Netanyahu menyampaikan pidatonya. Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena banyak delegasi meninggalkan aula dan sejumlah kursi terlihat kosong selama pidato berlangsung.
Peristiwa delegasi Indonesia walk out memperlihatkan dinamika diplomasi dalam forum PBB. Forum tersebut menjadi tempat kepala pemerintahan menyampaikan pidato sekaligus ruang bagi negara anggota untuk menunjukkan sikap diplomatik melalui kehadiran mereka.
Delegasi Indonesia walk out saat Netanyahu akan berpidato menjadi salah satu peristiwa dalam Sidang Umum PBB ke-81. Aksi tersebut berlangsung bersama tindakan serupa dari sejumlah delegasi negara lain sebelum Netanyahu menyampaikan pernyataan nasionalnya (ANTARA, 2026).
Pembaca dapat mengikuti perkembangan hubungan Indonesia, Palestina, Israel, serta dinamika diplomasi internasional melalui artikel-artikel lain di Garap Media. Informasi mengenai forum PBB juga dapat membantu pembaca memahami perkembangan isu internasional secara lebih menyeluruh.
Artikel lain di Garap Media juga dapat menjadi bacaan tambahan untuk mengikuti perkembangan kebijakan luar negeri Indonesia dan isu global. Pembaca dapat menemukan informasi terkait diplomasi, konflik internasional, serta perkembangan hubungan antarnegara melalui kanal terkait.
Referensi
