Manchester United mencuri perhatian setelah meraih kemenangan penting di markas Chelsea. Duel pekan ke-33 Liga Inggris 2025/2026 itu digelar di Stamford Bridge, Minggu (19/04/2026) dini hari WIB. Setan Merah sukses menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Matheus Cunha. Hasil ini terasa spesial karena diraih di tengah tekanan luar biasa dari tuan rumah.
Meski kalah dalam penguasaan dan jumlah peluang, United justru tampil lebih efektif. Mereka mampu menjaga keunggulan hingga laga usai berkat organisasi permainan yang solid. Kemenangan ini juga memperkuat posisi Manchester United di zona Liga Champions. Jarak poin dengan Chelsea yang berada di peringkat keenam kini semakin melebar.
Tembok Kokoh Manchester United di Tengah Badai Serangan
United datang ke laga ini dengan kondisi lini belakang yang pincang. Absennya Harry Maguire dan Lisandro Martinez, ditambah cedera Leny Yoro, membuat Carrick harus memutar otak. Situasi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran besar sebelum laga dimulai.
Namun, di lapangan, lini pertahanan United yang diperkuat Noussair Mazraoui dan Ayden Heaven justru tampil disiplin dan sulit ditembus. Chelsea tercatat melepaskan 21 tembakan sepanjang pertandingan. Bahkan, tiga di antaranya sempat membentur tiang gawang, tetapi United tetap mampu bertahan dengan rapat. Carrick pun tidak ragu memberikan pujian tinggi untuk sektor ini.
“Kami merasa itu pantas. Kemunduran yang kami alami beberapa hari terakhir, duet bek tengah yang kami miliki itu akan menjadi tantangan, tetapi saya merasa pertahanan sangat luar biasa dalam keadaan sulit,” kata pelatih United itu pada Match of the Day.
Carrick Angkat Jempol pada Manchester United
Selain pertahanan, Carrick juga menyoroti sikap dan mental para pemainnya. Ia menilai timnya menunjukkan karakter kuat saat berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan. United memang lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik.
Namun strategi itu berjalan efektif, terutama berkat peran Bruno Fernandes yang tampil gemilang dalam membangun serangan. Gol Matheus Cunha menjadi bukti efisiensi tersebut. Dalam situasi terbatas, United mampu memaksimalkan peluang dan mengubahnya menjadi kemenangan. Carrick pun menutup dengan pujian terhadap mentalitas timnya.
“Kami terlihat berbahaya saat melakukan serangan balik. Performa untuk datang ke sini dan menang membutuhkan kedisiplinan, dan sikap tim sangat bagus menurut saya malam ini, dan kami meraih kemenangan, yang membuat kami sangat senang,” serunya.
Kemenangan ini menjadi bukti perkembangan signifikan di bawah arahan Carrick. Dalam 12 laga terakhir, United telah meraih delapan kemenangan, menyamai catatan dari 21 pertandingan awal musim.
Penutup
Kemenangan Manchester United di markas Chelsea menjadi bukti bahwa tim mulai menunjukkan konsistensi dalam performa mereka di Liga Inggris 2025/2026. Meski menghadapi tekanan besar sepanjang laga, Setan Merah mampu tampil efektif dan disiplin. Hasil ini sekaligus memperkuat posisi mereka dalam persaingan zona Liga Champions.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar sepak bola, Liga Inggris, Manchester United, Chelsea, jadwal pertandingan, hasil pertandingan, dan analisis pertandingan hanya di Garap Media.
Referensi:
- Liputan6. (2026). Chelsea vs Manchester United, Michael Carrick Acungkan Jempol Pada Setan Merah. Retrieved from https://www.liputan6.com/bola/read/6319027/chelsea-vs-manchester-united-michael-carrick-acungkan-jempol-pada-setan-merah
