Manchester United sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge. Laga pekan ke-33 Liga Inggris 2025/2026 yang digelar Minggu (19/04/2026) dini hari WIB itu berakhir dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal menjadi pembeda dalam pertandingan yang sebenarnya dikuasai oleh tuan rumah. Namun efektivitas Setan Merah membuat The Blues harus kembali menelan pil pahit di depan pendukung sendiri.
Hasil ini memperpanjang tren negatif The Blues dalam beberapa pekan terakhir. Mereka kembali gagal mencetak gol, sekaligus menambah tekanan dalam perburuan tiket Liga Champions. Di sisi lain, kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Manchester United. Tim tamu tampil disiplin dan mampu memanfaatkan satu peluang krusial menjadi gol kemenangan.
Rekor Buruk Chelsea Kian Memburuk Usai Dijegal MU
Chelsea kembali mencatatkan hasil mengecewakan setelah takluk dari Manchester United. Kekalahan ini menjadi yang keempat secara beruntun di Liga Inggris tanpa mampu mencetak satu gol pun. Catatan tersebut menjadi rekor buruk yang tak diinginkan bagi The Blues asal London Barat itu. Menurut laporan Squawka, ini adalah pertama kalinya sejak 1998 Chelsea kalah empat kali berturut-turut di liga tanpa mencetak gol.
Mereka sebelumnya kalah melawan Newcastle, Everton, dan Manchester City. Dengan kekalahan lawan Manchester United, Chelsea telah kebobolan delapan kali dari empat laga tanpa sekalipun bisa mencetak gol. Padahal, dalam laga ini The Blues tampil dominan secara statistik. Mereka mencatatkan 21 tembakan dibandingkan hanya empat milik Manchester United, namun tak satu pun berbuah gol. Gol penentu lahir dari skema sederhana saat Bruno Fernandes mengirim umpan matang yang diselesaikan oleh Matheus Cunha dari jarak dekat. Momen tersebut kembali menyoroti lemahnya lini pertahanan dan tumpulnya lini depan The Blues dalam beberapa laga terakhir.
Pelatih Chelsea Tak Gentar Meski Tekanan Meningkat
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, tetap menunjukkan sikap tenang meski timnya sedang dalam tren negatif. Ia menegaskan bahwa tekanan terbesar justru datang dari dirinya sendiri, bukan dari luar. Rosenior menyadari situasi sulit yang tengah dihadapi timnya saat ini. Namun ia tetap yakin bahwa The Blues mampu bangkit dan memperbaiki performa di sisa musim.
Penutup
Chelsea kini harus segera melakukan evaluasi mendalam setelah kembali menelan kekalahan dari Manchester United. Hasil ini memperpanjang tren negatif yang sedang mereka alami di Liga Inggris. Situasi tersebut membuat tekanan terhadap tim semakin besar menjelang laga-laga berikutnya.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar sepak bola, Liga Inggris, Manchester United, Chelsea, jadwal pertandingan, hasil pertandingan, dan analisis pertandingan hanya di Garap Media.
Referensi:
- Liputan6. (2026). Chelsea Terpuruk! Usai Dikalahkan Man Utd, Rekor 28 Tahun Kembali Terulang. Retrieved from https://www.liputan6.com/bola/read/6319065/chelsea-terpuruk-usai-dikalahkan-man-utd-rekor-28-tahun-kembali-terulang
