Bilal Hasan mencatat debut mengesankan di UFC setelah mengalahkan Nilson Rojas melalui knockout (KO) pada ronde kedua dalam UFC Fight Night di Shanghai, China, Sabtu (29/8/2026). Petarung berdarah Indonesia tersebut menghentikan Rojas melalui pukulan tangan kanan yang membuat lawannya terjatuh sebelum wasit menghentikan pertandingan (ANTARA, 2026).
Bilal Hasan UFC Menang KO pada Ronde Kedua
Bilal Hasan langsung mengambil inisiatif serangan sejak ronde pertama. Petarung berjuluk The IndoNinja tersebut menggunakan kombinasi tendangan, pukulan, dan serangan lutut untuk menekan Rojas di dalam oktagon. Serangan Bilal membuat wajah Rojas mengalami luka dan membuat petarung Peru tersebut beberapa kali kesulitan mengembangkan serangan (ANTARA, 2026).
Bilal juga berhasil mencatat satu takedown pada ronde pertama. Rojas tetap mampu bertahan sampai ronde tersebut berakhir meskipun Bilal mempertahankan tekanan sepanjang pertarungan. Kedua petarung kemudian memasuki ronde kedua tanpa keputusan setelah lima menit pertama belum menghasilkan KO atau TKO (ANTARA, 2026).
Memasuki ronde kedua, Rojas sempat menjatuhkan Bilal melalui sebuah tendangan pada sekitar detik ke-40. Bilal segera bangkit dan kembali melanjutkan pertarungan. Petarung berusia 25 tahun tersebut kemudian mengurangi intensitas serangan untuk mencari momentum yang lebih tepat (ANTARA, 2026).
Pukulan Kanan Bilal Hasan Mengakhiri Duel
Bilal akhirnya menemukan celah setelah pertengahan ronde kedua. Sebuah gerakan tipuan membuka ruang bagi Bilal untuk melepaskan pukulan tangan kanan yang mengenai wajah Rojas. Pukulan tersebut membuat Rojas terjatuh dan memberikan kesempatan kepada Bilal untuk melanjutkan serangan sebelum wasit menghentikan pertandingan (ANTARA, 2026).
UFC mencatat kemenangan Bilal sebagai KO pada ronde kedua. Organisasi tersebut juga menempatkan kemenangan itu sebagai salah satu sorotan utama debut Bilal di UFC Shanghai. Hasil tersebut memberikan awal positif bagi perjalanan Bilal di kelas flyweight UFC (UFC, 2026).
Beberapa catatan penting dari kemenangan Bilal meliputi:
- Lawan: Nilson Rojas dari Peru.
- Divisi: Flyweight.
- Hasil: Bilal Hasan menang KO.
- Ronde kemenangan: Ronde kedua.
- Metode: Pukulan tangan kanan.
- Ajang: UFC Fight Night Shanghai.
- Tanggal: 29 Agustus 2026.
Rekor Sempurna Bilal Hasan Berlanjut di UFC
Kemenangan atas Rojas membuat Bilal mempertahankan rekor profesional sempurnanya. ANTARA mencatat Bilal kini memiliki rekor 10 kemenangan tanpa kekalahan dalam karier MMA profesionalnya. Dari 10 kemenangan tersebut, Bilal hanya satu kali memenangkan pertarungan melalui keputusan juri, sedangkan kemenangan lainnya berasal dari KO, TKO, dan kuncian (ANTARA, 2026).
Data UFC juga menunjukkan kekuatan Bilal dalam menyelesaikan pertarungan. Profil resmi UFC mencatat Bilal memiliki tujuh kemenangan KO/TKO sebelum laga debutnya dan hanya sekali menjalani pertarungan hingga keputusan. Kemenangan atas Rojas kemudian menambah satu kemenangan KO ke dalam catatan profesionalnya (UFC, 2026).
Bilal juga membawa momentum kuat menuju debut UFC setelah mendapatkan kontrak dari organisasi tersebut. Sebelumnya, Bilal mengalahkan petarung India Mridul Saikia melalui TKO hanya dalam 45 detik pada Dana White’s Contender Series. Kemenangan tersebut membuka jalan bagi Bilal untuk langsung tampil di panggung UFC (ANTARA, 2026).
Nilson Rojas Kehilangan Rekor Tak Terkalahkan
Nilson Rojas memasuki debut UFC dengan catatan profesional yang juga sempurna. Petarung asal Peru tersebut membawa sembilan kemenangan tanpa kekalahan sebelum menghadapi Bilal. Rekor tersebut terdiri dari lima kemenangan TKO, dua kemenangan KO, dan dua kemenangan melalui keputusan juri (ANTARA, 2026).
Kemenangan Bilal sekaligus mengakhiri catatan sempurna Rojas di level profesional. Rojas sebelumnya dikenal sebagai petarung yang memiliki kemampuan menyelesaikan pertarungan melalui serangan keras. Profil UFC mencatat tujuh kemenangan KO/TKO dalam karier Rojas sebelum debutnya di UFC (UFC, 2026).
Pertemuan kedua petarung menghasilkan duel antara dua debutan UFC yang sama-sama memiliki rekor profesional tanpa kekalahan. Bilal akhirnya keluar sebagai pemenang setelah mampu mempertahankan tekanan dan menemukan pukulan penentu pada ronde kedua.
Bilal Hasan Membuka Jalan Menuju Persaingan Flyweight UFC
Debut Bilal Hasan memberikan sinyal positif mengenai potensinya di kelas flyweight UFC. Kemenangan KO atas Rojas menunjukkan kemampuan Bilal dalam mempertahankan tekanan sekaligus memanfaatkan momentum ketika celah pertahanan lawan terbuka. Penampilan tersebut juga memperpanjang rekor tidak terkalahkan Bilal menjadi 10 kemenangan (ANTARA, 2026).
Perjalanan Bilal di UFC masih berada pada tahap awal. Namun, kemenangan atas Rojas memberikan modal penting bagi petarung berdarah Indonesia tersebut untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di kelas flyweight. Pembaca dapat mengikuti artikel olahraga lainnya di Garap Media untuk mengetahui perkembangan terbaru Bilal Hasan dan petarung Indonesia di panggung internasional.
Informasi mengenai hasil pertandingan UFC, profil petarung, serta perkembangan kompetisi bela diri campuran juga dapat ditemukan melalui artikel lain di Garap Media. Pembaca dapat mengikuti pembaruan tersebut untuk mengetahui lawan berikutnya dan perjalanan Bilal Hasan setelah debut gemilangnya di UFC.
Referensi
