Bau Busuk di Gardu LRT Pancoran Ungkap Jasad Pria, Polisi Selidiki Kasus

Last Updated: 2 September 2026, 07:20

Bagikan:

Bau Busuk Gardu LRT Pancoran
Evakuasi jasad pria dari gardu listrik Stasiun LRT Pancoran setelah ditemukan dengan luka bakar. Sumber gambar: Taufik/detikcom.
Table of Contents

Area Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, menggegerkan warga setelah bau busuk mengarah pada penemuan jasad pria tanpa identitas di dalam gardu listrik pada Selasa (1/9/2026). Polisi kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban untuk menjalani autopsi serta proses identifikasi, sementara penyelidikan mengarah pada dugaan korban tersengat listrik saat hendak mengambil kabel. (detikNews, 2026; ANTARA News, 2026).

Gardu LRT Pancoran Ramai Setelah Bau Busuk Terdeteksi

Bau menyengat mulai menarik perhatian warga dan petugas di sekitar Stasiun LRT Pancoran pada Selasa sore. Warga kemudian memadati area bawah stasiun hingga jembatan penyeberangan orang setelah muncul dugaan adanya jasad di dalam gardu listrik. (detikNews, 2026).

Petugas memasang garis polisi di sekitar gardu untuk mengamankan lokasi. Personel kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan juga berada di sekitar tempat kejadian perkara selama proses pemeriksaan berlangsung.

Petugas menerima informasi mengenai dugaan keberadaan mayat dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Kapolsek Pancoran Kompol Suminto kemudian menunggu tim identifikasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. (detikNews, 2026).

Jasad Pria Ditemukan dengan Luka Bakar di Gardu Listrik

Petugas menemukan jasad berjenis kelamin laki-laki di dalam gardu listrik pada proses pemeriksaan. Kondisi jasad menunjukkan luka bakar pada bagian dada dan wajah, sedangkan bau busuk masih tercium dari sekitar lokasi ketika proses evakuasi berlangsung. (detikNews, 2026).

Tim gabungan kemudian mengevakuasi jasad sekitar pukul 20.25 WIB. Petugas memasukkan jasad ke dalam kantong jenazah sebelum membawanya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi belum menemukan identitas korban saat pemeriksaan awal. Tidak adanya KTP atau dokumen identitas lain membuat kepolisian menyebut korban sebagai Mr. X untuk sementara. Polisi selanjutnya membawa korban ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi dan proses identifikasi. (ANTARA News, 2026).

Dugaan Pencurian Kabel Muncul dari Barang Bukti Korban

Polisi menduga korban masuk ke dalam gardu listrik dengan tujuan mengambil kabel. Dugaan tersebut muncul setelah petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan upaya pencurian.

Barang yang ditemukan di sekitar korban meliputi:

  • Gergaji besi.
  • Kantong plastik.
  • Topi.
  • Kabel dan sejumlah komponen gardu yang kondisinya tidak sebagaimana mestinya.

Kapolsek Pancoran Kompol Suminto menjelaskan bahwa korban diduga masuk melalui bagian bawah gardu. Korban kemudian naik ke lantai dua dan diduga tersengat listrik bertegangan tinggi. (ANTARA News, 2026).

Kondisi pintu Gardu Hubung PLN juga ditemukan rusak dan terbuka. Pemeriksaan awal PLN turut menemukan sejumlah kabel dan komponen di dalam gardu dalam kondisi tidak sebagaimana mestinya. (CNN Indonesia, 2026).

LRT Jabodetabek Pastikan Korban Bukan Pegawai

Pengelola LRT Jabodetabek memastikan korban bukan merupakan pegawai perusahaan. Pihak pengelola juga menyatakan tidak terdapat laporan mengenai pegawai yang hilang kontak pada hari kejadian.

Pihak LRT mengetahui dugaan keberadaan jasad setelah petugas mencium aroma tidak sedap dari sekitar gardu. Petugas kemudian menghubungi kepolisian karena temuan tersebut berkaitan dengan dugaan jenazah di dalam fasilitas kelistrikan. (detikNews, 2026).

Operasional LRT tetap berjalan dan tidak mengalami gangguan akibat proses penanganan kejadian tersebut. Aliran listrik di lokasi sempat dimatikan sementara untuk mendukung proses evakuasi korban. (ANTARA News, 2026).

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pria di Gardu LRT Pancoran

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Dugaan sementara menyebutkan korban meninggal setelah terkena listrik bertegangan tinggi ketika berada di lantai dua gardu.

Waktu kematian korban juga belum dapat dipastikan. Kondisi jasad dan bau yang muncul di sekitar gardu membuat polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui waktu serta penyebab kematian secara lebih akurat. (ANTARA News, 2026).

Proses autopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati diharapkan dapat membantu kepolisian mengidentifikasi korban. Pemeriksaan tersebut juga dapat memberikan informasi tambahan mengenai kondisi tubuh korban sebelum meninggal.

PLN dan kepolisian juga melakukan pemeriksaan terhadap kerusakan fasilitas gardu. Investigasi tersebut bertujuan mengungkap bagaimana korban dapat masuk ke area gardu dan memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh. (CNN Indonesia, 2026).

Informasi mengenai penemuan jasad di gardu LRT Pancoran menunjukkan pentingnya pengamanan fasilitas kelistrikan yang memiliki tegangan tinggi. Penyelidikan kepolisian masih menjadi dasar utama untuk memastikan seluruh fakta di balik kejadian tersebut.

Pembaca dapat mengikuti perkembangan kasus ini melalui artikel berita terbaru di Garap Media. Informasi mengenai kriminalitas, transportasi publik, dan peristiwa terkini juga tersedia dalam berbagai laporan lainnya.

Jangan lewatkan artikel lain di Garap Media untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai berbagai peristiwa nasional dan daerah. Pembaruan berita akan membantu pembaca memahami perkembangan kasus berdasarkan keterangan resmi dan hasil penyelidikan aparat.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /