Bandung Angkot Utama Siapkan Angkot Listrik, Tarif Rp7 Ribu

Last Updated: 24 September 2026, 08:25

Bagikan:

Bandung Angkot Utama
Bandung Angkot Utama menghadirkan konsep angkot listrik dengan fasilitas modern untuk mendukung transportasi publik Kota Bandung. Sumber gambar: Humas Kota Bandung.
Table of Contents

Pemkot Bandung menyiapkan Bandung Angkot Utama sebagai program peremajaan angkot konvensional menjadi angkot listrik. Program tersebut akan menempatkan angkot listrik sebagai kendaraan pengumpan Bus Rapid Transit (BRT) sekaligus penghubung berbagai moda transportasi di Kota Bandung. Pemerintah juga memastikan program tersebut tidak menghilangkan mata pencaharian pengemudi lama. (Pemerintah Provinsi Jawa Barat, 2026)

Bandung Angkot Utama Mengubah Angkot Lama Menjadi Armada Listrik

Bandung Angkot Utama mengarahkan peremajaan angkot melalui penggantian kendaraan lama dengan armada listrik. Program tersebut tidak menargetkan penambahan jumlah angkot karena pemerintah ingin mempertahankan ekosistem angkutan kota yang sudah berjalan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa kendaraan listrik akan menggantikan armada lama secara bertahap. Pengemudi lama juga akan tetap menjalankan kendaraan dalam sistem operasional baru.

Perubahan tersebut juga menyentuh pola kerja pengemudi. Pengelola akan mengarahkan pengemudi dari sistem kejar setoran menuju sistem penggajian harian atau bulanan.

Sistem tersebut bertujuan mengurangi kebiasaan pengemudi mengetem untuk mencari penumpang. Pola kerja berbasis gaji juga dapat membuat layanan lebih teratur karena pendapatan pengemudi tidak lagi bergantung langsung pada jumlah penumpang yang diperoleh.

Beberapa perubahan utama dalam Bandung Angkot Utama meliputi:

  • Kendaraan konvensional akan diremajakan menjadi kendaraan listrik.
  • Angkot listrik akan berfungsi sebagai feeder BRT.
  • Pengemudi lama tetap masuk dalam sistem operasional.
  • Sistem penghasilan pengemudi akan menggunakan skema gaji.
  • Pengadaan kendaraan akan dilakukan melalui kerja sama bisnis.
  • Pemkot Bandung akan menjalankan fungsi perizinan dan pengawasan.

(Pemerintah Provinsi Jawa Barat, 2026)

Angkot Listrik Bandung Angkot Utama Membawa AC, Wi-Fi, dan CCTV

Bandung Angkot Utama akan membawa sejumlah fasilitas yang berbeda dari angkot konvensional. Armada tersebut dirancang untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus keamanan penumpang selama perjalanan.

Setiap kendaraan akan menggunakan pendingin udara untuk menjaga kenyamanan kabin. Armada juga akan menyediakan Wi-Fi bagi penumpang yang membutuhkan akses internet selama perjalanan.

Sistem keamanan kendaraan akan menggunakan kamera CCTV. Armada juga akan menyediakan kursi prioritas untuk penyandang disabilitas dan penumpang yang membutuhkan akses khusus.

Sistem pembayaran akan menggunakan metode nontunai. Tarif perjalanan Bandung Angkot Utama ditetapkan sebesar Rp7.000.

Fasilitas utama yang disiapkan meliputi:

  • AC untuk menjaga kenyamanan kabin.
  • Wi-Fi untuk menyediakan akses internet.
  • CCTV untuk mendukung keamanan penumpang.
  • Kursi prioritas untuk penyandang disabilitas.
  • Pembayaran nontunai untuk mempermudah transaksi.
  • Tarif Rp7.000 untuk perjalanan penumpang.

Rancangan tersebut menempatkan angkot sebagai bagian dari layanan transportasi publik yang lebih terintegrasi. Angkot listrik nantinya tidak hanya melayani perjalanan dalam satu kawasan, tetapi juga membantu penumpang mencapai jaringan transportasi utama. (Pikiran Rakyat Jabar, 2026)

Bandung Angkot Utama Menjadi Feeder BRT dan Penghubung Moda Transportasi

Bandung Angkot Utama akan menjalankan fungsi sebagai kendaraan pengumpan bagi jaringan BRT. Fungsi tersebut memungkinkan angkot listrik membawa penumpang dari kawasan permukiman menuju jaringan transportasi utama.

Konektivitas tersebut juga diarahkan untuk menghubungkan berbagai moda transportasi di Kota Bandung. Jaringan yang disiapkan mencakup BRT, kereta cepat, kereta antarkota, penerbangan, hingga angkutan kota.

Peran sebagai feeder membuat angkot memiliki fungsi yang lebih spesifik dalam jaringan transportasi. Angkot tidak hanya mencari penumpang di sepanjang rute, tetapi juga membantu menghubungkan penumpang dengan moda transportasi lainnya.

Model tersebut dapat membantu menciptakan perjalanan yang lebih terstruktur. Penumpang dapat menggunakan angkot listrik sebagai bagian awal atau akhir perjalanan sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan BRT atau moda lainnya. (Pasjabar, 2026)

Dua Angkot Listrik Bandung Sudah Memasuki Tahap Uji Coba

Kopamas saat ini mengelola sekitar 475 unit angkutan kota di Bandung. Organisasi tersebut telah memasukkan dua unit kendaraan listrik ke tahap uji coba sebagai bagian dari persiapan peralihan armada.

Salah satu kendaraan listrik telah memperoleh izin operasional di kawasan Bandara Husein Sastranegara. Kendaraan tersebut juga telah menjalani operasional selama sekitar satu bulan.

Uji coba tersebut menjadi tahap awal sebelum peremajaan armada dilakukan secara lebih luas. Pengelola masih perlu mengevaluasi operasional kendaraan, kebutuhan pengisian daya, pemeliharaan, serta kesiapan pengemudi.

Peralihan armada juga tidak akan dilakukan secara serentak. Kopamas akan menjalankan migrasi kendaraan listrik secara bertahap sesuai kesiapan operasional.

Rencana tersebut mencakup beberapa aspek penting:

  • Uji coba kendaraan listrik dilakukan sebelum peremajaan massal.
  • Salah satu unit telah beroperasi di kawasan Bandara Husein Sastranegara.
  • Sekitar 475 angkot Kopamas menjadi bagian dari rencana peralihan.
  • Pengisian daya dan pemeliharaan kendaraan akan membutuhkan sistem pendukung.
  • Peralihan armada akan berlangsung secara bertahap.

(Lintas Priangan, 2026)

Pengadaan Bandung Angkot Utama Tidak Menggunakan APBD

Pengadaan armada Bandung Angkot Utama menggunakan skema business-to-business antara Kopamas dan penyedia kendaraan. Pemkot Bandung tidak menjadi pihak yang membeli kendaraan dalam skema tersebut.

Kopamas akan melakukan pengadaan melalui Agen Tunggal Pemegang Merek atau penyedia kendaraan. Pemkot Bandung akan menjalankan fungsi perizinan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program.

Skema tersebut memungkinkan proses peremajaan berjalan melalui kerja sama antara pengelola transportasi dan pihak swasta. Pemerintah tetap berperan dalam memastikan pelaksanaan program sesuai dengan kebutuhan transportasi Kota Bandung. (Pemerintah Provinsi Jawa Barat, 2026)

Bandung Angkot Utama menjadi langkah peremajaan transportasi yang menggabungkan kendaraan listrik, integrasi BRT, pembayaran nontunai, dan perubahan sistem kerja pengemudi. Program tersebut juga mempertahankan pengemudi lama sehingga transformasi armada tidak diarahkan untuk menghilangkan mata pencaharian mereka.

Pembaca dapat mengikuti artikel Garap Media lainnya untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai transportasi publik, kendaraan listrik, dan kebijakan pemerintah daerah. Garap Media terus menghadirkan berita aktual yang membahas perkembangan transportasi di berbagai wilayah Indonesia.

Garap Media juga menyajikan informasi mengenai teknologi, ekonomi, gaya hidup, dan kebijakan publik. Pembaca dapat mengikuti artikel lainnya untuk mengetahui perkembangan terbaru yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /