ADÉLA resmi merilis album debut bertajuk PRIMA pada 4 September 2026 melalui Capitol Records, bersamaan dengan peluncuran video musik lagu “Nicole Kidman”. Album tersebut memperkenalkan sisi musikal dan personal ADÉLA melalui 11 lagu, sementara video “Nicole Kidman” menghadirkan berbagai referensi terhadap karier akting Nicole Kidman. (Universal Music Canada, 2026)
ADÉLA PRIMA Hadir dengan 11 Lagu dan Ambisi Menjadi Bintang Pop
Album PRIMA menghadirkan 11 lagu yang menggambarkan ambisi, hubungan, identitas, dan perjalanan ADÉLA menuju industri musik. ADÉLA menempatkan “KGB” sebagai lagu pembuka dan “Ain’t In LA” sebagai lagu penutup dalam susunan album tersebut. (Spotify, 2026)
Daftar lagu PRIMA terdiri dari:
- “KGB”
- “Nicole Kidman”
- “I’m The Man”
- “Boys”
- “Red Bottoms”
- “Hitachi”
- “Fantasize”
- “Starving Artist”
- “Marijuana”
- “Therapy”
- “Ain’t In LA”
Dylan Brady dan Blake Slatkin menjadi produser eksekutif bersama untuk album tersebut. Keduanya membentuk produksi PRIMA dengan pendekatan pop yang memadukan energi eksperimental, elemen hip-hop, dan karakter vokal ADÉLA. (Universal Music Canada, 2026)
Judul PRIMA memiliki makna yang berkaitan dengan posisi pertama dan istilah prima ballerina. ADÉLA menggunakan konsep tersebut untuk menggambarkan targetnya menjadi sosok utama dalam dunia pop.
Penyanyi asal Slovakia tersebut sebelumnya membangun perhatian publik melalui lagu “Ain’t In LA”. Lagu tersebut kemudian menjadi salah satu titik penting dalam perkembangan karier ADÉLA sebelum perilisan album debutnya.
“Nicole Kidman” Jadi Sorotan Utama Album Debut ADÉLA
Lagu “Nicole Kidman” menjadi salah satu lagu utama yang mendapatkan perhatian dalam PRIMA. ADÉLA menggunakan nama aktris tersebut sebagai inspirasi untuk membangun lagu tentang kepercayaan diri, citra diri, dan ambisi menjadi seorang bintang.
ADÉLA menjelaskan kepada W Magazine bahwa inspirasi lagu tersebut muncul setelah dirinya menghadiri sebuah acara Golden Globes. Pengalaman menggunakan gaun, tata rambut, dan riasan untuk acara tersebut membuat ADÉLA merasa memiliki aura seperti Nicole Kidman. (W Magazine, 2026)
Nicole Kidman kemudian memberikan perhatian langsung terhadap lagu tersebut. Aktris tersebut menyatakan dirinya mengenal ADÉLA dan mengungkapkan rencana menghadiri konser ADÉLA di Nashville pada 21 September 2026. (People, 2026)
Hubungan antara judul lagu dan sosok Nicole Kidman membuat rilisan tersebut memiliki konteks budaya pop yang kuat. ADÉLA tidak sekadar menggunakan nama seorang aktris, tetapi juga menghubungkannya dengan gambaran seorang bintang film yang memiliki pengaruh besar.
MV “Nicole Kidman” Hadirkan Referensi Filmografi Nicole Kidman
Video musik “Nicole Kidman” memperluas konsep lagu melalui visual yang mengambil inspirasi dari sejumlah karya terkenal Nicole Kidman. Hannah Lux Davis menyutradarai video tersebut dengan pendekatan sinematik yang menempatkan ADÉLA dalam berbagai karakter dan situasi visual. (Universal Music Canada, 2026)
Video tersebut memasukkan referensi terhadap beberapa film yang dibintangi Nicole Kidman, termasuk:
- Eyes Wide Shut
- Moulin Rouge!
- Birth
- Babygirl
- Iklan AMC Theatres yang dibintangi Nicole Kidman
ADÉLA menggunakan elemen visual tersebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus interpretasi terhadap citra Nicole Kidman. Video tersebut juga memperkuat tema lagu yang menempatkan ADÉLA sebagai sosok perempuan yang percaya diri dan memiliki kendali atas citranya.
Perilisan PRIMA juga memperlihatkan perkembangan ADÉLA dari seorang peserta kompetisi pencarian bakat menjadi penyanyi solo dengan identitas musik yang semakin jelas. ADÉLA sebelumnya mengikuti The Debut: Dream Academy, program yang kemudian melahirkan grup global KATSEYE. (Billboard Philippines, 2026)
Karier solonya kemudian berkembang melalui sejumlah rilisan seperti “KGB”, “Red Bottoms”, dan “Ain’t In LA”. Lagu “Ain’t In LA” bahkan mencatat pencapaian penting dengan masuk Billboard Hot 100 Amerika Serikat. (Billboard Philippines, 2026)
Tur Amerika Utara ADÉLA Dimulai Setelah PRIMA Dirilis
Perilisan PRIMA berlangsung menjelang tur utama ADÉLA di Amerika Utara. Tur tersebut dijadwalkan dimulai pada 9 September 2026 dan menjadi langkah lanjutan untuk memperkenalkan materi album kepada pendengar secara langsung. (Universal Music Canada, 2026)
Tur tersebut juga memperlihatkan peningkatan skala karier ADÉLA setelah album debutnya mendapatkan perhatian dari berbagai media musik internasional. Album PRIMA menjadi fondasi baru bagi ADÉLA untuk memperluas identitasnya sebagai penyanyi pop.
Beberapa tema utama yang muncul dalam PRIMA mencakup:
- Ambisi ADÉLA untuk mencapai puncak karier.
- Eksplorasi identitas dan kepercayaan diri.
- Pengalaman hubungan dan dinamika emosional.
- Kritik terhadap industri musik dan tuntutan menjadi bintang.
- Keinginan ADÉLA membangun citra artistiknya sendiri.
ADÉLA Memulai Era Baru Lewat PRIMA
Album PRIMA menandai awal perjalanan ADÉLA sebagai penyanyi solo dengan identitas yang lebih luas. Sebelas lagu dalam album tersebut memperlihatkan keberanian ADÉLA dalam menggabungkan pop, humor, sensualitas, dan sisi rentan dalam satu proyek. (Rolling Stone, 2026)
Video musik “Nicole Kidman” kemudian memperkuat karakter era tersebut melalui pendekatan visual yang berani dan penuh referensi budaya pop. Kolaborasi konsep antara musik dan visual membuat lagu tersebut menjadi salah satu materi yang paling menonjol dalam album debut ADÉLA.
ADÉLA kini memasuki fase baru dengan dukungan album debut, video musik, dan rangkaian tur internasional. Pembaca dapat mengikuti perkembangan karier ADÉLA dan rilisan musik internasional lainnya melalui artikel-artikel terbaru di Garap Media.
Garap Media juga menghadirkan berbagai informasi mengenai album baru, video musik, dan perjalanan musisi dari berbagai negara. Baca artikel Garap Media lainnya untuk mengikuti perkembangan musik terbaru dan rilisan yang sedang menjadi perhatian.
Referensi
