Persaingan fase grup Piala Dunia 2026 semakin ketat setelah enam negara dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar. Haiti, Turki, Tunisia, Yordania, Panama, dan Qatar sudah tidak memiliki peluang untuk finis sebagai juara grup, runner-up grup, maupun masuk dalam delapan tim peringkat ketiga terbaik. Hasil tersebut membuat perjalanan keenam negara harus berakhir lebih cepat di turnamen sepak bola terbesar dunia. (CNN Indonesia, 2026; Detik Sport, 2026).
Tim Tersingkir Piala Dunia Bertambah Jelang Akhir Fase Grup
Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti oleh 48 negara. Format baru tersebut membagi peserta ke dalam 12 grup yang masing-masing berisi empat tim. Juara dan runner-up dari setiap grup otomatis lolos ke babak 32 besar, sedangkan delapan tiket lainnya diberikan kepada tim peringkat ketiga terbaik dari seluruh grup. (CNN Indonesia, 2026).
Sistem tersebut membuat peluang lolos menjadi lebih terbuka dibanding edisi sebelumnya. Namun, persaingan tetap berlangsung ketat karena setiap pertandingan memengaruhi klasemen grup maupun peringkat ketiga terbaik. Hingga memasuki penghujung fase grup, enam negara dipastikan tidak lagi memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjuangan di turnamen. (Detik Sport, 2026).
Enam negara yang telah dipastikan tersingkir meliputi:
- Haiti (Grup C)
- Turki (Grup D)
- Tunisia (Grup F)
- Yordania (Grup J)
- Panama (Grup L)
- Qatar (Grup B)
Keenam negara tersebut gagal mengumpulkan poin yang cukup untuk mengejar posisi dua besar grup. Selain itu, perolehan poin mereka juga tidak lagi memungkinkan untuk bersaing memperebutkan tiket melalui jalur delapan peringkat ketiga terbaik. (CNN Indonesia, 2026).
Qatar Menjadi Tim Keenam yang Dipastikan Gugur
Qatar menjadi tim terbaru yang dipastikan tersingkir setelah hasil pertandingan di Grup B membuat peluang mereka menuju babak 32 besar tertutup. Meskipun masih memiliki satu pertandingan tersisa, hasil tersebut tidak lagi mampu mengubah posisi Qatar dalam klasemen maupun peringkat ketiga terbaik. (CNN Indonesia, 2026).
Sebelum Qatar, Haiti menjadi negara pertama yang kehilangan peluang lolos. Turki, Tunisia, Yordania, dan Panama kemudian menyusul setelah gagal meraih hasil yang dibutuhkan untuk menjaga asa menuju fase gugur. Rangkaian hasil tersebut menunjukkan bahwa format baru tetap menghadirkan persaingan yang sengit hingga pertandingan terakhir fase grup. (Detik Sport, 2026).
Faktor yang Membuat Enam Negara Tersingkir
Beberapa faktor yang menyebabkan enam negara tersebut dipastikan gagal lolos antara lain:
- Perolehan poin tidak mampu mengejar pesaing di grup.
- Selisih gol tidak cukup untuk masuk delapan peringkat ketiga terbaik.
- Hasil pertandingan tim lain menutup peluang lolos.
- Persaingan di setiap grup berlangsung sangat kompetitif sejak laga pertama.
Format Baru Piala Dunia 2026 Membuat Persaingan Semakin Sengit
Penambahan jumlah peserta menjadi 48 negara membuat Piala Dunia 2026 menghadirkan sistem kompetisi yang berbeda dibanding edisi sebelumnya. Sebanyak 32 tim akan melaju ke fase gugur, sedangkan 16 tim harus mengakhiri perjalanan mereka di fase grup.
Dengan masih tersisanya sejumlah pertandingan penentuan, beberapa grup belum menghasilkan wakil yang lolos ke babak 32 besar. Kondisi tersebut membuat perebutan tiket fase gugur diperkirakan berlangsung semakin menarik hingga seluruh pertandingan grup selesai dimainkan. (CNN Indonesia, 2026; Detik Sport, 2026).
Enam negara telah dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah gagal memanfaatkan peluang pada fase grup. Sementara itu, puluhan negara lain masih berjuang mengamankan tiket menuju babak 32 besar melalui jalur juara grup, runner-up, maupun peringkat ketiga terbaik.
Ikuti terus perkembangan Piala Dunia 2026 dan berita olahraga internasional lainnya hanya di Garap Media. Temukan juga berbagai artikel terbaru seputar hasil pertandingan, klasemen, hingga fakta menarik dari turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Referensi
