Yayasan Peduli Kasih Salurkan 300 Bantuan ke Warga Kendal

Last Updated: 16 February 2026, 11:00

Bagikan:

yayasan peduli kasih
Foto: Liputan6
Table of Contents

Yayasan Peduli Kasih menyerahkan bantuan berupa paket sembako serta ratusan bibit tanaman kepada keluarga besar Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang di Gedung Grha Kebangsaan, Sabtu (14/2). Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan kepada masyarakat di Desa Kalikesek, Kabupaten Kendal.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis sebelum didistribusikan kepada warga setempat di Kendal. Total bantuan yang diberikan mencapai 300 paket, terdiri dari 100 paket perlengkapan sekolah, 100 paket sembako, dan 100 bibit pohon buah.

Yayasan Peduli Kasih Serahkan Bantuan Secara Simbolis

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Gilang Isakandar, menjelaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan melalui yayasan. Penyaluran itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial.

“Kami dari ATVSI melalui Yayasan Peduli Kasih sudah memberikan bantuan secara simbolis berupa 100 paket perlengkapan sekolah, 100 paket sembako, dan 100 bibit pohon buah. Ini kita serahkan langsung kepada Rektor Untag Semarang,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATVSI (Asosiasi Televisi Swasta Indonesia), Gilang Isakandar dalam webinar dengan tema perlindungan kekayaan intelektual dalam industri media digital untuk mendorong ekonomi kreatif.

Dia menyebut bahwa pemberian bibit tanaman ini menjadi pesan simbolis ‘pertumbuhan’. Selain memberikan bantuan sembako, yayasan juga mengajak civitas akademik untuk terus selalu mengabdi kepada masyarakat agar nantinya bisa dinikmati.

“Sinergi ini bentuk apresiasi kami kepada Untag yang terus konsisten pengabdian masyarakat. Maka dari itu, kami ingin memastikan kepedulian dimulai dari lingkungan terdekat yakni kampus,” ungkapnya.

Rencananya, ratusan paket tersebut akan kembali disalurkan kepada warga Desa Kalikesek, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah pada Minggu (15/2/2026). Sebagian besar warga masyarakat berprofesi sebagai petani.

“Jadi dengan adanya bibit tanaman bagian dari investasi masa depan. Sehingga bibit berupa buah-buahan nantinya hasil panenya bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Bentuk Kepedulian Yayasan Peduli Kasih untuk Desa Kalikesek

Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang, Prof Dr Drs Suparjo mengapresiasi kolaborasi kemanusiaan melalui penyaluran bantuan Yayasan Peduli Kasih kepada warga Desa Kalikesek, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Pemberian bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah terkait kampus berdampak.

“Jadi sebagai bentuk pengabdian Fakultas Hukum Untag kepada masyarakat, soal kegiatan kita harus berdampak pada masyarakat. Seperti pemberian bantuan sembako kepada keluarga kurang mampu dan kegiatan sosialisasi hukum ke warga,” kata Prof Suparjo.

Dia menyebut bantuan ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat relevan. “Mahasiswa dan dosen tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi harus melihat dan merasakan langsung denyut nadi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran dekan, dosen, dan mahasiswa UNTAG ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat berkelanjutan yang telah direncanakan. Langkah ini sejalan dengan komitmen kampus untuk menjadikan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai landasan dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Desa Kalikesek memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan pariwisata alam, namun membutuhkan dukungan sarana dan pengetahuan untuk mengoptimalkannya. Bantuan yang kami berikan sebagai wujud kepedulian kampus dalam membantu mengatasi tantangan yang dihadapi warga,” ujarnya.

Penyuluhan dan Pendampingan Hukum Gratis

Dekan Fakultas Hukum Untag, Prof Edy Lisdiyono, mengatakan bahwa selain memberikan bantuan, para mahasiswa Magister juga akan turun langsung ke masyarakat. Mereka akan memberikan penyuluhan hukum kepada warga, terutama kelompok tani dan PKK.

“Jadi nanti mahasiswa langsung menyampaikan penyuluhan hukum tentang pernikahan,” kata dia.

Terkait adanya kasus petani yang dikriminalisasi di Kabupaten Kendal, pihaknya akan berusaha mendampingi warga. Tentunya pendampingan ini gratis tanpa dipungut biaya.

“Kita dampingi berikan edukasi hukum terkait permasalahan tentang hukum,” pungkasnya.

Penutup

Penyaluran 300 paket bantuan oleh Yayasan Peduli Kasih menjadi wujud nyata kolaborasi antara lembaga sosial dan perguruan tinggi dalam menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat Desa Kalikesek, Kabupaten Kendal. Bantuan sembako, perlengkapan sekolah, hingga bibit pohon buah diharapkan dapat membantu kebutuhan warga sekaligus menjadi investasi jangka panjang.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar sosial, pendidikan, bantuan kemanusiaan, kegiatan kampus, pengabdian masyarakat, ekonomi kreatif, dan perkembangan daerah hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /