Wendy Red Velvet Comeback Solo dengan Mini Album Cerulean Verge dan Title Track Sunkiss
Wendy Red Velvet kembali mengguncang dunia musik dengan comeback solonya yang paling ditunggu. Pada 10 September 2025, penyanyi berbakat ini resmi merilis mini album ketiganya bertajuk Cerulean Verge dengan lagu utama “Sunkiss”. Album ini bukan hanya menandai kelanjutan perjalanan karier solonya, tetapi juga menjadi karya pertama Wendy setelah bergabung dengan label baru, ASND. Antusiasme penggemar pun memuncak, menjadikan comeback ini salah satu perbincangan hangat di kalangan pecinta K-pop.
Wendy dan Perjalanan Kariernya
Sejak debut bersama Red Velvet pada 2014, Wendy sudah dikenal sebagai salah satu vokalis terbaik di industri K-pop. Suara khasnya membawa nuansa berbeda dalam lagu-lagu hits Red Velvet seperti “Psycho,” “Red Flavor,” hingga “Bad Boy.” Sebagai solois, Wendy sudah lebih dulu menelurkan dua mini album, salah satunya “Wish You Hell” pada Maret 2024. Kini, Cerulean Verge hadir sebagai kelanjutan eksplorasi musikalnya.
Detail Mini Album Cerulean Verge
Mini album ketiga ini dirilis serentak secara digital dan fisik pada 10 September 2025, pukul 18.00 KST. Album dipasarkan oleh ASND dengan distribusi dari Dreamus, tersedia dalam enam versi fisik: Photobook A & B, Digipack A & B, Keyring (QR), serta LP. Setiap versi menyajikan konsep visual yang segar, menampilkan sisi Wendy yang lebih dewasa sekaligus penuh warna.
Tracklist Lengkap
Berikut enam lagu dalam mini album Cerulean Verge:
- Fireproof
- Sunkiss (Title track)
- Existential Crisis – lirik ditulis Wendy
- Hate² – ditulis dan dikomposisi langsung oleh Wendy
- Chapter You
- Believe
Tracklist ini menegaskan keberanian Wendy untuk lebih banyak terlibat dalam penciptaan musiknya sendiri, terutama lewat Existential Crisis dan Hate².
Title Track “Sunkiss”
“Sunkiss” menjadi andalan utama album ini. Lagu bergenre alternative pop ini menggabungkan piano jernih dan dentingan gitar cerah yang memberikan kesan hangat layaknya sinar matahari. Dengan lirik penuh semangat positif, lagu ini menggambarkan energi baru yang ingin dibawa Wendy di fase terbaru karier solonya. Tidak heran, MV “Sunkiss” langsung mencuri perhatian dengan visual cerah sekaligus emosional.
Promosi dan Antusiasme Fans
Proses promosi album ini berlangsung intens sejak pengumuman comeback pada 25 Juli 2025. ASND merilis teaser prologue berjudul “Believe,” dilanjutkan dengan konsep foto, highlight medley, hingga teaser MV. Wendy juga menyapa penggemar lewat live countdown di YouTube sehari sebelum perilisan. Comeback stage pertama di program musik M Countdown pada 11 September 2025 menjadi bukti betapa besarnya dukungan penggemar, yang segera menjadikan “Sunkiss” trending di berbagai platform.
Makna dan Signifikansi Album
Album Cerulean Verge merefleksikan transformasi Wendy setelah meninggalkan SM Entertainment. Ia memilih mengekspresikan sisi dirinya yang lebih jujur melalui musik, termasuk menuliskan lirik yang penuh makna personal. Dengan variasi genre mulai dari alternative rock hingga pop ballad, album ini membuktikan bahwa Wendy bukan sekadar vokalis kuat, tetapi juga musisi sejati yang berani menyelami pengalaman hidupnya.
Reaksi Penggemar dan Kritikus
Fans menyambut hangat album ini, memuji keberanian Wendy mengeksplorasi musik baru sekaligus menampilkan identitas personalnya. Kritikus musik pun menyoroti bagaimana Sunkiss bisa menjadi salah satu anthem musim panas yang ikonik tahun ini. Popularitas album di platform streaming menegaskan posisi Wendy sebagai salah satu solois K-pop yang patut diperhitungkan di panggung global.
Comeback Wendy lewat Cerulean Verge dan lagu utama “Sunkiss” menjadi bukti nyata bahwa ia terus berkembang sebagai artis yang otentik dan penuh warna. Album ini bukan sekadar rilisan baru, melainkan babak penting dalam perjalanan musikalnya.
Ikuti terus kabar terbaru dunia hiburan hanya di Garap Media!
Lampiran Referensi
