Wajib Tahu! Risiko Terlalu Banyak Minum Susu pada Anak

Last Updated: 29 December 2025, 21:00

Bagikan:

minum susu
Foto: Canva / Alex Green
Table of Contents

Minum Susu – Dibutuhkan Si Kecil untuk mendukung pertumbuhannya. Namun, pemberian susu harus dilakukan dengan takaran yang tepat. Terlalu banyak minum susu justru dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada anak dan mengganggu pola makan seimbang.

Susu memiliki banyak manfaat penting sebagai sumber kalsium, protein, lemak, serta berbagai vitamin untuk menunjang tumbuh kembang anak. Meski begitu, sebagian besar jenis susu seperti susu formula dan susu sapi mengandung sedikit zat besi dan tidak memiliki serat, tetapi tinggi kalori. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memperhatikan jumlah asupan susu harian anak agar tidak berlebihan.

Risiko Minum Susu Anak Terlalu Banyak

Anak usia 2 – 5 tahun umumnya membutuhkan sekitar 550 ml atau 2 – 2,5 gelas susu per hari. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, ada beberapa risiko minum susu yang perlu diwaspadai:

1. Sulit Buang Air Besar (Sembelit)

Susu tidak mengandung serat, sehingga terlalu banyak mengonsumsinya bisa memicu sembelit. Selain itu, anak yang sering merasa kenyang karena minum susu cenderung malas makan makanan bergizi lainnya seperti sayur dan buah. Kondisi ini memperbesar kemungkinan anak mengalami sembelit, terutama jika minum susu lebih dari 500 – 700 ml per hari. Untuk menjaga kesehatan pencernaan, pilihlah jenis susu yang diperkaya prebiotik agar saluran cerna anak tetap sehat.

2. Kelebihan Berat Badan hingga Obesitas

Kandungan kalori dan lemak dalam susu, terutama susu sapi dan susu formula, cukup tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, berat badan anak bisa meningkat cepat dan berisiko mengalami obesitas. Risiko ini meningkat jika anak sering mengonsumsi susu dengan tambahan perisa atau gula, termasuk susu kental manis. Orang tua disarankan memantau porsi harian susu dan mengganti susu tinggi lemak dengan versi rendah lemak jika anak sudah berusia di atas dua tahun atau memiliki berat badan berlebih.

3. Kekurangan Zat Besi (Anemia)

Tidak semua produk susu diperkaya zat besi, padahal mineral ini penting untuk pembentukan hemoglobin yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Anak yang kekurangan zat besi berisiko mengalami anemia, yang ditandai dengan kelelahan, mudah sakit, dan nafsu makan menurun. Zat besi bisa diperoleh dari sumber makanan seperti daging, ayam, hati, sayuran hijau, dan kacang-kacangan. Oleh karena itu, susu sebaiknya tidak menjadi satu-satunya sumber gizi utama anak (Alodokter, 2025).

Tips Mencegah Anak Minum Susu Terlalu Banyak

Meski tidak dianjurkan mengonsumsi susu secara berlebihan, menghentikan asupannya juga bukan solusi. Susu tetap penting bagi pertumbuhan tulang dan gigi anak. Untuk menjaga keseimbangan, berikut beberapa tips agar Si Kecil tidak minum susu berlebihan:

1. Ganti dengan Susu Rendah Lemak

Anak usia 1 – 2 tahun masih membutuhkan susu full cream. Namun, setelah usia 2 – 3 tahun, dapat beralih ke susu rendah lemak, terutama jika anak menunjukkan tanda-tanda kelebihan berat badan. Ini membantu menjaga asupan lemak tetap seimbang.

2. Kurangi Asupan Bertahap dan Perkenalkan Minuman Sehat Lain

Kurangi jumlah dan frekuensi pemberian susu sedikit demi sedikit. Sebagai gantinya, berikan minuman sehat seperti air kelapa muda atau jus buah tanpa gula tambahan. Pastikan juga anak minum air putih minimal 2 – 5 gelas per hari agar tetap terhidrasi dengan baik.

3. Sajikan Makanan Bergizi yang Menarik

Agar anak mau makan makanan bergizi selain susu, sajikan menu dengan tampilan menarik. Misalnya, hiasi piring dengan potongan buah berwarna-warni atau bentuk lucu dari sayuran. Anak juga sebaiknya makan terlebih dahulu sebelum minum susu agar tidak cepat kenyang (Alodokter, 2025).

Penutup

Memberikan susu kepada anak memang penting, tetapi takarannya perlu diperhatikan agar tidak berdampak negatif bagi kesehatan. Konsumsi susu berlebihan dapat memicu sembelit, obesitas, hingga anemia akibat kekurangan zat besi. Dengan memahami minum susu secara bijak dan menerapkan pola makan seimbang, anak dapat tumbuh sehat dan aktif setiap hari.

Untuk informasi menarik seputar kesehatan dan tumbuh kembang anak, baca berita serta tips terbaru di Garap Media. Jangan lewatkan juga artikel yang membahas pola makan sehat dan aktivitas anak agar tumbuh optimal setiap hari.

Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /