Buah Ciplukan – Tanaman liar kecil yang memiliki rasa manis dan sedikit asam. Buah ini banyak dijumpai di kebun, pekarangan, dan pinggiran jalan, serta disukai anak-anak karena rasanya yang segar.
Selain rasanya yang unik, buah ciplukan dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan. Kandungan nutrisi dan antioksidannya membuat buah ini populer sebagai bahan alami untuk gaya hidup sehat.
Asal-usul dan Habitat Buah Ciplukan
Ciplukan (Physalis angulata), disebut juga ceplukan, kopok-kopokan, atau nyeoran, adalah tumbuhan liar dengan buah kecil yang manis dan asam segar. Tanaman ini tumbuh hingga 1 meter, dengan daun oval, bunga di ketiak cabang, dan buah yang dibungkus kelopak tipis seperti kertas. Ciplukan tumbuh liar di hutan terbuka, semak belukar, pinggiran jalan, kebun, sawah, dan tepian sungai. (Wikipedia).
Kandungan Buah Ciplukan
Ciplukan mengandung berbagai nutrisi yang penting untuk mendukung kesehatan tubuh. Kandungannya mulai dari serat, kalsium, zat besi, fosfor, vitamin C, B1, B2, B3, dan vitamin A. Selain itu, buah berwarna jingga kekuningan ini juga mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Tak ketinggalan, kandungan antioksidan beta karoten dan polifenol. Tanaman herbal ini mengandung karotenoid, sejenis antioksidan yang membantu mencegah sekaligus memperlambat kerusakan sel tubuh. Antioksidan ini juga dapat membantu memperkuat sistem kardiovaskular (Halodoc, 2025).
Manfaat Buah Ciplukan untuk Kesehatan
1. Mengatasi Peradangan
Studi dalam Journal of Crohn’s and Colitis menemukan, ekstrak dari sekam ciplukan mampu mengurangi peradangan pada tikus dengan penyakit radang usus. Selain itu, tikus yang mendapatkan pengobatan dengan ekstrak tanaman ini memiliki tingkat penanda peradangan yang lebih rendah pada jaringannya.
2. Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol
Tanaman herbal ini juga mengandung fitosterol, sejenis antioksidan yang dapat membantu menurunkan jumlah kolesterol jahat dalam darah. Terdapat pula asam lemak seperti asam linoleat dan asam oleat, yang bekerja dengan menurunkan kolesterol secara keseluruhan.
3. Meningkatkan Imunitas Tubuh
Studi dalam The Journal of Evidence-Based Integrative Medicine menemukan bahwa buah ciplukan mampu membantu mengatur sistem kekebalan tubuh manusia. Khasiat ini berasal dari polifenol yang bekerja dengan menghalangi peradangan tubuh. Selain itu, tanaman herbal ini juga merupakan sumber vitamin C yang baik.
4. Menjaga Kesehatan Tulang
Penelitian lain dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menyebutkan, ciplukan kaya akan vitamin K, jenis vitamin larut dalam lemak yang terlibat dalam metabolisme tulang. Faktanya, vitamin K merupakan komponen penting dari tulang dan tulang rawan. Selain itu, nutrisi tersebut juga turut serta dalam pergantian tulang yang sehat, yaitu proses pemecahan dan perbaikan tulang.
5. Menyembuhkan Penyakit Kuning
Ciplukan mengandung antioksidan jenis saponin, fisalin, flavonoid, dan polifenol yang dapat membantu meredakan gejala penyakit kuning.
6. Mengelola Diabetes
Fungsi tanaman obat ini dalam mengelola diabetes berkat senyawa yang bekerja dengan memperlambat asupan gula sederhana dari karbohidrat. Hal tersebut dapat mencegah masuknya gula ke dalam aliran darah.
7. Meningkatkan Kemampuan Penglihatan
Studi dalam Advances in Nutrition menyebutkan bahwa lutein dan karotenoid lainnya, termasuk zeaxanthin dan lycopene, terbukti melindungi dari kehilangan penglihatan akibat penyakit kencing manis.
8. Meningkatkan Kinerja Saluran Kemih
Ciplukan adalah obat diuretik yang bisa memperlancar buang air kecil, mencegah infeksi saluran kemih, dan menurunkan risiko batu kandung kemih. Selain itu, tanaman satu ini juga dapat menjadi obat alami penyakit kencing nanah.
9. Melindungi Organ Hati dan Ginjal
Buah ciplukan dapat melindungi hati dan ginjal terhadap jaringan parut. Gangguan ini juga memiliki istilah medis fibrosis hati. Buah ini menstimulasi pengeluaran urine, sehingga lemak, racun, dan garam keluar dari tubuh.
10. Membantu Meningkatkan Kesehatan Otak
Buah ciplukan kaya akan vitamin C yang dapat membantu mencegah gangguan pada otak, termasuk demensia dan Alzheimer (Halodoc, 2025).
Cara Mengolah Buah Ciplukan
Buah ini dapat dinikmati secara langsung atau dikeringkan setelah dikupas. Selain itu, beberapa cara mengonsumsi buah ciplukan:
- Menjadikannya sebagai campuran salad buah
- Menaburkannya sebagai topping salad sayur
- Menjadi minuman smoothie
- Mencelupkannya ke dalam saus coklat sebagai pencuci mulut
- Mengolah menjadi saus untuk santapan bersama daging atau ikan
- Mengolah menjadi selai
- Sebagai topping yoghurt dan granola (Halodoc, 2025)
Penutup
Buah ciplukan adalah pilihan alami untuk menambah nutrisi dan menjaga kesehatan tubuh. Dengan berbagai manfaat dan cara olah yang mudah, buah ini cocok dikonsumsi semua kalangan.
Jangan lewatkan berita menarik lainnya di Garap Media, temukan tips sehat, kuliner, dan informasi berguna lainnya yang bisa membantu gaya hidup sehari-hari.
Referensi:
- Halodoc. (2025). 15 Manfaat Buah Ciplukan dan Cara Mengolahnya. Retrieved from https://www.halodoc.com/artikel/15-manfaat-buah-ciplukan-dan-cara-mengolahnya
- Wikipedia. Cecendet. Retrieved from https://id.wikipedia.org/wiki/Cecendet
