Cuci Mobil Touchless – Kini menjadi pilihan populer bagi pemilik kendaraan yang ingin menjaga mobil tetap bersih tanpa risiko goresan. Metode ini menggunakan tekanan air tinggi dan deterjen khusus sehingga tidak ada kontak langsung dengan cat mobil. Keuntungan utama dari metode ini adalah keamanan bagi cat dan permukaan mobil, terutama untuk mobil baru atau kendaraan dengan cat premium.
Selain aman untuk cat, cuci mobil touchless menawarkan proses pembersihan lebih cepat dibanding metode manual. Waktu yang efisien membuatnya cocok bagi orang dengan mobilitas tinggi. Namun, metode ini memiliki keterbatasan, terutama dalam mengangkat kotoran yang menempel kuat atau area yang sulit dijangkau. Pemilik mobil sebaiknya mengetahui kelebihan dan kekurangan sebelum memilih layanan ini.
Kelebihan Cuci Mobil Touchless
1. Aman untuk Cat Mobil
Cuci mobil touchless mengurangi risiko goresan karena tidak ada kontak fisik dengan permukaan kendaraan. Tanpa sikat atau spons, cat tetap terjaga mulus. Metode ini sangat cocok untuk mobil baru atau mobil dengan cat berkualitas tinggi yang mudah tergores. Dengan touchless wash, pemilik mobil dapat menjaga tampilan mobil tetap bersih dan nilai jualnya tetap terjaga (BengkelCat; Shine Armor, 2020).
2. Waktu Pencucian Lebih Cepat
Touchless wash memanfaatkan tekanan air dan deterjen khusus untuk membersihkan mobil secara cepat. Proses yang singkat membuatnya lebih efisien dibanding cuci manual. Hal ini memungkinkan pemilik mobil menghemat waktu tanpa mengorbankan kualitas pembersihan. Bagi mereka dengan jadwal padat, metode ini menjadi solusi ideal (BengkelCat; Shine Armor, 2020).
3. Menjangkau Area Sulit
Tekanan air tinggi mampu membersihkan area yang sulit dijangkau seperti celah trim, velg, dan bagian bawah mobil. Area-area ini biasanya sulit dibersihkan dengan cuci manual atau sikat. Dengan touchless wash, kotoran di sudut-sudut tersembunyi dapat terangkat lebih efektif. Hal ini juga mengurangi risiko korosi akibat sisa kotoran menumpuk (Shine Armor, 2020).
4. Ramah Lingkungan
Beberapa sistem touchless modern menggunakan daur ulang air untuk mengurangi limbah. Deterjen khusus yang digunakan pun biasanya ramah lingkungan. Ini menjadikan metode ini lebih berkelanjutan dibanding cuci manual. Pemilik mobil yang peduli lingkungan dapat memilih touchless wash sebagai opsi yang lebih bertanggung jawab (Shine Armor, 2020).
Kekurangan Cuci Mobil Touchless
1. Kurang Efektif untuk Kotoran Membandel
Touchless wash kadang kesulitan menghilangkan kotoran berat seperti lumpur, tar, atau noda lama. Kotoran yang menempel erat membutuhkan pembersihan manual tambahan. Jika tidak dibersihkan sepenuhnya, sisa kotoran bisa menimbulkan noda permanen atau kerusakan cat. Oleh karena itu, untuk mobil sangat kotor, metode ini sebaiknya dikombinasikan dengan pembersihan manual (Shine Armor, 2020).
2. Tekanan Air Bisa Berisiko
Mesin touchless menggunakan tekanan air tinggi, yang kadang bisa merusak bagian sensitif mobil seperti spion atau antena. Kesalahan tekanan dapat menyebabkan kerusakan fisik pada komponen kecil. Oleh karena itu, penting bagi operator untuk menyesuaikan tekanan agar aman. Pemilik mobil harus memastikan layanan touchless dilakukan dengan peralatan yang tepat (Shine Armor, 2020).
3. Area Sulit Masih Bisa Tersisa
Meskipun air bertekanan tinggi, beberapa area ekstrem seperti bagian dalam velg atau bawah mobil tetap sulit dibersihkan. Sisa kotoran di area ini bisa menumpuk dan memicu korosi. Kombinasi cuci manual dan touchless sering diperlukan untuk hasil optimal. Pemilik mobil harus memahami bahwa touchless bukan pengganti sepenuhnya dari pembersihan manual (Shine Armor, 2020).
4. Biaya Lebih Tinggi
Layanan touchless biasanya lebih mahal dibanding cuci manual biasa. Penggunaan peralatan canggih dan deterjen khusus menjadi faktor biaya tambahan. Pemilik mobil harus menimbang antara efisiensi, keamanan cat, dan biaya yang dikeluarkan. Namun, banyak pemilik mobil merasa harga ini sepadan karena keamanan dan kecepatan layanan (Shine Armor, 2020).
Penutup
Cuci mobil touchless adalah solusi cepat dan aman untuk menjaga kebersihan mobil. Keunggulannya meliputi keamanan cat, efisiensi waktu, kemampuan menjangkau area sulit, dan ramah lingkungan. Namun, keterbatasannya pada kotoran membandel, risiko tekanan air, area ekstrem, dan biaya lebih tinggi tetap perlu diperhatikan.
Bagi pemilik kendaraan yang ingin merawat mobil secara optimal, touchless wash bisa dijadikan metode utama dengan cuci manual tambahan bila diperlukan. Temukan juga berita lainnya di Garap Media untuk tips perawatan mobil, rekomendasi layanan otomotif, dan inovasi terbaru agar kendaraan selalu bersih dan terawat.
Referensi:
- BengkelCat. Cuci Mobil Touchless Wash: Kelebihan dan Kekurangannya. Retrieved from https://bengkelcat.com/cuci-mobil-touchless-wash-kelebihan-dan-kekurangannya/
- Shine Armor. (2020). Are Touchless Car Washes Good or Bad?. Retrieved from https://www.shinearmor.com/blogs/news/touchless-car-wash-good-or-bad-effects-of-touchless-car-washes
